alexametrics
28.4 C
Manado
Rabu, 18 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Dubes AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield Bertemu Menlu Indonesia, Puji Presidensi G20

MANADOPOST.ID-Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Linda Thomas-Greenfield, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, Jumat (6/5), di New York.

 

Melalui rilis resmi yang diterima manadopost.id, Juru Bicara Misi Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Olivia Dalton menyebutkan, Dubes Thomas-Greenfield memuji presidensi G20 Indonesia.

 

Kedua pejabat juga membahas beragam isu yang menjadi perhatian bersama, termasuk dampak perang Rusia terhadap Ukraina, di mana perlunya tindakan bersama untuk mengatasi ketahanan pangan global; dan pentingnya menjaga integritas institusi multilateral yang kita ikut bangun bersama.

 

“Mereka sepakat akan kebutuhan mendesak untuk mengimplementasikan Lima Poin Konsensus ASEAN terkait situasi di Birma, serta untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan secara tidak memihak kepada siapa saja di sana yang membutuhkan, dan untuk menegakkan hak-hak perempuan dan anak perempuan di Afghanistan, juga agar Taliban mengizinkan anak perempuan di Afghanistan kembali ke sekolah menengah di seluruh negeri sesegera mungkin,” bunyi rilis resmi tersebut.(gnr)

 

MANADOPOST.ID-Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Linda Thomas-Greenfield, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, Jumat (6/5), di New York.

 

Melalui rilis resmi yang diterima manadopost.id, Juru Bicara Misi Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Olivia Dalton menyebutkan, Dubes Thomas-Greenfield memuji presidensi G20 Indonesia.

 

Kedua pejabat juga membahas beragam isu yang menjadi perhatian bersama, termasuk dampak perang Rusia terhadap Ukraina, di mana perlunya tindakan bersama untuk mengatasi ketahanan pangan global; dan pentingnya menjaga integritas institusi multilateral yang kita ikut bangun bersama.

 

“Mereka sepakat akan kebutuhan mendesak untuk mengimplementasikan Lima Poin Konsensus ASEAN terkait situasi di Birma, serta untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan secara tidak memihak kepada siapa saja di sana yang membutuhkan, dan untuk menegakkan hak-hak perempuan dan anak perempuan di Afghanistan, juga agar Taliban mengizinkan anak perempuan di Afghanistan kembali ke sekolah menengah di seluruh negeri sesegera mungkin,” bunyi rilis resmi tersebut.(gnr)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/