alexametrics
28.4 C
Manado
Jumat, 17 September 2021
spot_img

Tiongkok Tawarkan Bantuan Rp 441 Miliar untuk Taliban

MANADOPOST.ID – Taliban memenuhi janjinya. Mereka mengizinkan proses evakuasi kembali dilanjutkan. Kemarin (9/9) sekitar 200 penumpang dijadwalkan meninggalkan Afghanistan via Bandara Hamid Karzai, Kabul.

Beberapa di antaranya adalah penduduk Amerika Serikat, Kanada dan Inggris. Penduduk Afghanistan yang memiliki kewarganegaraan ganda juga diperbolehkan naik pesawat.

Itu adalah penerbangan internasional pertama sejak Washington mengakhiri evakuasi dan menarik semua pasukannya dari negara tersebut pada 31 Agustus lalu. Saat itu AS dan sekutunya berhasil menerbangkan 120 ribu orang.

Salah satu anggota Taliban Bilal Karimi menjelaskan bahwa ada tiga penerbangan dari negara-negara Teluk Persia yang telah mendarat di bandara. Belum diketahui negara mana saja yang dimaksud. Agence France-Presse mengungkapkan bahwa salah satunya adalah pesawat milik maskapai Qatar Airways yang akan membawa penumpang ke Doha, Qatar. Bakal ada beberapa pesawat lagi yang datang.

’’Mereka tiba dengan membawa bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan (warga Afghanistan, Red),’’ ujar Karimi seperti dikutip The New York Times. Tentara Taliban tampak berjaga di berbagai sudut bandara. Tidak seperti evakuasi pertama yang penuh kepanikan, kali ini semua berjalan kondusif.

Afghanistan memang membutuhkan bantuan kemanusiaan tersebut. Sebab sejak berhasil mengambil alih kekuasaan, situasi perekonomian di dalam negeri masih kacau. Terlebih banyak aset negara di luar negeri masih dibekukan oleh AS.

PBB bahkan menyebut bahwa penduduk Afghanistan bakal kekurangan pangan dalam hitungan hari. Harga bahan pokok sudah melonjak berkali lipat. Mungkin karena itulah Taliban akhirnya mengizinkan pesawat bantuan masuk dan sebagai gantinya proses evakuasi boleh dilanjutkan.

Tiongkok yang mencoba mendekati Taliban juga menawarkan bantuan senilai USD 31 juta, atau Rp 441 miliar. Bantuan kemanusiaan itu bukan hanya dalam bentuk uang tunai, tapi juga kebutuhan pokok dan vaksin Covid-19. Afghanistan memang dilanda “bencana” ganda. Yaitu pertempuran dan juga pandemi. Tiongkok akan mengirimkan 3 juta dosis vaksin ke Afghanistan. (Jawa Pos)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru