alexametrics
24.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Konflik Rusia-Ukraina Berlarut Harus Didamaikan, Ini…

MANADOPOST.ID-Pertikaian antara Rusia dengan Ukraina semakin memanas. Imbasnya, banyak warga sipil yang menjadi korban meninggal dunia akibat peperangan itu.

 

Umat muslim di seluruh dunia pun diminta melerai pertikaian itu. Penceramah Ustaz Adi Hidayat, mengatakan, muslim harus hadir di tengah kedua pihak yang sedang perang itu.

 

Pihak yang ditengah itu mesti punya niat baik untuk menyudahi perang itu, tanpa ingin meraup untung di balik upaya perdamaian tersebut.

 

“Kika ada dua pihak atau lebih dalam suasana bertikai, mak orang Islam harus jadi penengah menjadi solusi yang tidak memprovokasi satu atau dua pihak untuk mengambil keuntungan yang sifatnya justru sifatnya menghancurkan pihak yang bertikai,” kata Ustaz Adi, dikutip dari ceramah di kanal Youtubenya, Adi Hidayat Official, Jumat (11/3/2022).

 

Pada zaman Rasulullah, lanjut Adi, ternyata pernah meredam emosi dua pihak yang berpotensi terjadi peperangan antarsuku di Arab pada masa itu.

 

“Seperti Rasulullah pernah mencontohkan dalam peristiwa peletakan batu Hajar Aswad itu setelah direnovasi, Ka’bah bagaimana beliau mendamaikan potensi konflik yang mungkin terjadi di suku-suku Arab pada masa itu,” katanya.

 

Lebih jauh, pernah ada dua pihak yang terlibat perselisihan yang berpotensi terjadi perang besar, adalah Bani Aus dan Khazraj yang berlangsung sekitar selama empat generasi manusia.(fajar)

MANADOPOST.ID-Pertikaian antara Rusia dengan Ukraina semakin memanas. Imbasnya, banyak warga sipil yang menjadi korban meninggal dunia akibat peperangan itu.

 

Umat muslim di seluruh dunia pun diminta melerai pertikaian itu. Penceramah Ustaz Adi Hidayat, mengatakan, muslim harus hadir di tengah kedua pihak yang sedang perang itu.

 

Pihak yang ditengah itu mesti punya niat baik untuk menyudahi perang itu, tanpa ingin meraup untung di balik upaya perdamaian tersebut.

 

“Kika ada dua pihak atau lebih dalam suasana bertikai, mak orang Islam harus jadi penengah menjadi solusi yang tidak memprovokasi satu atau dua pihak untuk mengambil keuntungan yang sifatnya justru sifatnya menghancurkan pihak yang bertikai,” kata Ustaz Adi, dikutip dari ceramah di kanal Youtubenya, Adi Hidayat Official, Jumat (11/3/2022).

 

Pada zaman Rasulullah, lanjut Adi, ternyata pernah meredam emosi dua pihak yang berpotensi terjadi peperangan antarsuku di Arab pada masa itu.

 

“Seperti Rasulullah pernah mencontohkan dalam peristiwa peletakan batu Hajar Aswad itu setelah direnovasi, Ka’bah bagaimana beliau mendamaikan potensi konflik yang mungkin terjadi di suku-suku Arab pada masa itu,” katanya.

 

Lebih jauh, pernah ada dua pihak yang terlibat perselisihan yang berpotensi terjadi perang besar, adalah Bani Aus dan Khazraj yang berlangsung sekitar selama empat generasi manusia.(fajar)

Most Read

Artikel Terbaru

/