31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Malaysia Cabut Larangan Bepergian Warga ke Luar Negeri, Pendatang Boleh Karantina di Rumah  

MANADOPOST.ID – Setelah selama berbulan-bulan melakukan penutupan wilayah dan pembatasan yang ketat, kini Malaysia mencabut larangan perjalanan dalam dan luar negeri untuk warganya.

Dilansir dari VOA, Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan, negaranya membuka kembali perbatasannya untuk perjalanan domestik dan internasional warganya yang sudah divaksinasi lengkap.

“Sekarang saya ingin menyampaikan dan mengumumkan bahwa perjalanan antar negara bagian akan diizinkan oleh pemerintah dan kebebasan ini akan dimulai esok,” kata Perdana Menteri Yaakob, Minggu (10/10/2021).

Kebijakan ini juga diharapkan akan memulihkan industri pariwisata serta mendorong perekonomian negara itu.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Perdana Menteri Yaakob menyebut pencabutan itu terkait dengan vaksinasi warga.

Malaysia mengatakan sebagian besar penduduknya telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19.

“Menurut Kementerian Kesehatan tingkat vaksinasi orang dewasa berdasarkan rencana imunisasi secara nasional telah mencapai 90%,” ujarnya.

Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob mengatakan, warga Malaysia yang divaksinasi lengkap sekarang bisa melakukan perjalanan ke negara bagian lain untuk berlibur dan kembali ke kampung halaman mereka. Selain itu, warga juga sekarang bebas bepergian ke luar negeri tanpa memerlukan persetujuan, tetapi mereka masih harus menjalani tes virus dan karantina setelah kembali.

MANADOPOST.ID – Setelah selama berbulan-bulan melakukan penutupan wilayah dan pembatasan yang ketat, kini Malaysia mencabut larangan perjalanan dalam dan luar negeri untuk warganya.

Dilansir dari VOA, Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan, negaranya membuka kembali perbatasannya untuk perjalanan domestik dan internasional warganya yang sudah divaksinasi lengkap.

“Sekarang saya ingin menyampaikan dan mengumumkan bahwa perjalanan antar negara bagian akan diizinkan oleh pemerintah dan kebebasan ini akan dimulai esok,” kata Perdana Menteri Yaakob, Minggu (10/10/2021).

Kebijakan ini juga diharapkan akan memulihkan industri pariwisata serta mendorong perekonomian negara itu.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Perdana Menteri Yaakob menyebut pencabutan itu terkait dengan vaksinasi warga.

Malaysia mengatakan sebagian besar penduduknya telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19.

“Menurut Kementerian Kesehatan tingkat vaksinasi orang dewasa berdasarkan rencana imunisasi secara nasional telah mencapai 90%,” ujarnya.

Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob mengatakan, warga Malaysia yang divaksinasi lengkap sekarang bisa melakukan perjalanan ke negara bagian lain untuk berlibur dan kembali ke kampung halaman mereka. Selain itu, warga juga sekarang bebas bepergian ke luar negeri tanpa memerlukan persetujuan, tetapi mereka masih harus menjalani tes virus dan karantina setelah kembali.

Most Read

Artikel Terbaru

/