alexametrics
25.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Versi Ukraina, 12 Ribu Tentara Rusia Berhasil Dibunuh

MANADOPOST.ID – Kiev kini menjadi sasaran utama untuk dilumpuhkan. Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengaku khawatir bahwa Rusia akan menggunakan senjata biologi dan kimia.

Amerika Serikat (AS) juga sempat menyatakan bahwa Rusia bisa menggunakan senjata kimia maupun biologis di Ukraina. Tapi sejauh ini belum ada bukti yang memadai itu bakal terjadi.

Versi Ukraina, sejak perang berkecamuk, mereka telah berhasil membunuh 12 ribu tentara Rusia, menghancurkan 374 tank, 1.226 mesin tempur lapis baja serta 140 sistem artileri. Namun Rusia belum berkomentar terkait hal ini.

Satu yang pasti, korban di Ukraina jauh lebih banyak. Mariupol merupakan wilayah yang terdampak paling parah. Kota itu hampir tak berbentuk.

Sebanyak 1.500 penduduk sipil dilaporkan tewas. Penduduk yang tersisa dan belum sempat dievakuasi kini seperti dipenjara. Mereka terkepung tanpa listrik dan aliran air bersih.

Saat ini total ada 2.6 juta warga Ukraina yang mengungsi ke negara-negara di sekitarnya. Kemarin, sekitar 13 ribu pengungsi berhasil dievakuasi via koridor kemanusiaan.

Inggris berencana untuk menggunakan kediaman miliarder-miliarder Rusia yang kini disita guna menampung para pengungsi. Tapi itu masih wacana. Pemerintah Inggris juga menawarkan GBP 350 per bulan atau setara Rp 6,5 juta bagi keluarga yang mau menampung pengungsi Ukraina. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Kiev kini menjadi sasaran utama untuk dilumpuhkan. Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengaku khawatir bahwa Rusia akan menggunakan senjata biologi dan kimia.

Amerika Serikat (AS) juga sempat menyatakan bahwa Rusia bisa menggunakan senjata kimia maupun biologis di Ukraina. Tapi sejauh ini belum ada bukti yang memadai itu bakal terjadi.

Versi Ukraina, sejak perang berkecamuk, mereka telah berhasil membunuh 12 ribu tentara Rusia, menghancurkan 374 tank, 1.226 mesin tempur lapis baja serta 140 sistem artileri. Namun Rusia belum berkomentar terkait hal ini.

Satu yang pasti, korban di Ukraina jauh lebih banyak. Mariupol merupakan wilayah yang terdampak paling parah. Kota itu hampir tak berbentuk.

Sebanyak 1.500 penduduk sipil dilaporkan tewas. Penduduk yang tersisa dan belum sempat dievakuasi kini seperti dipenjara. Mereka terkepung tanpa listrik dan aliran air bersih.

Saat ini total ada 2.6 juta warga Ukraina yang mengungsi ke negara-negara di sekitarnya. Kemarin, sekitar 13 ribu pengungsi berhasil dievakuasi via koridor kemanusiaan.

Inggris berencana untuk menggunakan kediaman miliarder-miliarder Rusia yang kini disita guna menampung para pengungsi. Tapi itu masih wacana. Pemerintah Inggris juga menawarkan GBP 350 per bulan atau setara Rp 6,5 juta bagi keluarga yang mau menampung pengungsi Ukraina. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/