alexametrics
31.4 C
Manado
Jumat, 20 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pendiri Wikileaks Terpaksa Menikah di Penjara

MANADOPOST.ID – Mimpi Julian Assange untuk menikahi kekasih hatinya, Stella Moris, segera menjadi kenyataan. Pasangan yang sudah bertunangan pada 2017 itu rencananya mengesahkan hubungan pada 23 Maret nanti.

Karena Assange masih berada di balik jeruji besi, pernikahan bakal digelar di Penjara Belmarsh, lokasi dia ditahan saat ini.

Kantor Berita Press Association mengungkapkan bahwa pasangan itu akan mengenakan baju pengantin karya Vivienne Westwood. Desainer kenamaan Inggris tersebut memang sudah lama menjadi pendukung Assange.

Pendiri Wikileaks itu bakal memakai rok tartan layaknya orang Skotlandia. Orang tuanya memang masih berdarah Skotlandia.

Pernikahan tersebut hanya akan dihadiri 4 tamu, 2 saksi, dan 2 penjaga. Belum diketahui siapa saja yang bakal menjadi tamu pasangan yang telah dikaruniai dua anak tersebut. Pernikahan akan digelar pada jam kunjungan normal.

’’Kami sangat senang meski kondisinya dibatasi,’’ ujar Moris. Dia masih bertanya kepada pihak penjara, apakah boleh membawa fotografer untuk mengabadikan momen penting tersebut. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Mimpi Julian Assange untuk menikahi kekasih hatinya, Stella Moris, segera menjadi kenyataan. Pasangan yang sudah bertunangan pada 2017 itu rencananya mengesahkan hubungan pada 23 Maret nanti.

Karena Assange masih berada di balik jeruji besi, pernikahan bakal digelar di Penjara Belmarsh, lokasi dia ditahan saat ini.

Kantor Berita Press Association mengungkapkan bahwa pasangan itu akan mengenakan baju pengantin karya Vivienne Westwood. Desainer kenamaan Inggris tersebut memang sudah lama menjadi pendukung Assange.

Pendiri Wikileaks itu bakal memakai rok tartan layaknya orang Skotlandia. Orang tuanya memang masih berdarah Skotlandia.

Pernikahan tersebut hanya akan dihadiri 4 tamu, 2 saksi, dan 2 penjaga. Belum diketahui siapa saja yang bakal menjadi tamu pasangan yang telah dikaruniai dua anak tersebut. Pernikahan akan digelar pada jam kunjungan normal.

’’Kami sangat senang meski kondisinya dibatasi,’’ ujar Moris. Dia masih bertanya kepada pihak penjara, apakah boleh membawa fotografer untuk mengabadikan momen penting tersebut. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/