29.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Presiden Afghanistan Kabur, Sebut Taliban Menang, Kalahkan Militer Nasional Hanya Dalam 10 Hari

MANADOPOST.ID – Afghanistan kembali genting. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan Taliban telah menang karena berhasil menduduki Kantor Kepresidenan. Dilansir dari detikcom, dia pun mengatakan Taliban bertanggung jawab penuh terhadap apa yang mereka lakukan.

“Taliban telah menang dengan penghakiman pedang dan senjata mereka, dan sekarang bertanggung jawab atas kehormatan, properti, dan pertahanan diri warga negara mereka,” kata Ghani dalam sebuah pernyataan yang diposting ke Facebook, seperti dilansir AFP, Minggu (16/8/2021).

Ghani menegaskan bahwa Taliban akan menghadapi ujian baru. Ghani juga menjelaskan alasan dirinya meninggalkan Afghanistan.

“Mereka sekarang menghadapi ujian sejarah baru. Entah mereka akan mempertahankan nama dan kehormatan Afghanistan atau mereka akan memprioritaskan tempat dan jaringan lain,” kata Ghani seraya mengatakan dia pergi untuk mencegah “banjir pertumpahan darah,” tuturnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Ghani diketahui meninggalkan Kabul ketika Taliban mendekati ibu kota. Taliban akhirnya memasuki kota dan mengambil alih istana presiden. Taliban menyegel kemenangan militer nasional hanya dalam 10 hari.

Taliban telah melakukan serangan kilat di negara itu. Pasukan pemerintah Afghanistan runtuh tanpa dukungan militer AS.

MANADOPOST.ID – Afghanistan kembali genting. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan Taliban telah menang karena berhasil menduduki Kantor Kepresidenan. Dilansir dari detikcom, dia pun mengatakan Taliban bertanggung jawab penuh terhadap apa yang mereka lakukan.

“Taliban telah menang dengan penghakiman pedang dan senjata mereka, dan sekarang bertanggung jawab atas kehormatan, properti, dan pertahanan diri warga negara mereka,” kata Ghani dalam sebuah pernyataan yang diposting ke Facebook, seperti dilansir AFP, Minggu (16/8/2021).

Ghani menegaskan bahwa Taliban akan menghadapi ujian baru. Ghani juga menjelaskan alasan dirinya meninggalkan Afghanistan.

“Mereka sekarang menghadapi ujian sejarah baru. Entah mereka akan mempertahankan nama dan kehormatan Afghanistan atau mereka akan memprioritaskan tempat dan jaringan lain,” kata Ghani seraya mengatakan dia pergi untuk mencegah “banjir pertumpahan darah,” tuturnya.

Ghani diketahui meninggalkan Kabul ketika Taliban mendekati ibu kota. Taliban akhirnya memasuki kota dan mengambil alih istana presiden. Taliban menyegel kemenangan militer nasional hanya dalam 10 hari.

Taliban telah melakukan serangan kilat di negara itu. Pasukan pemerintah Afghanistan runtuh tanpa dukungan militer AS.

Most Read

Artikel Terbaru

/