26.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Tak Diundang di KTT ASEAN, Pemimpin Junta Militer Salahkan Oposisi

MANADOPOST.ID – Pemimpin Junta Militer Myanmar Min Aung Hlaing mencoba berkelit. Dia menyalahkan oposisi atas kerusuhan yang tak kunjung berhenti di negaranya.

Myanmar dipastikan tak diundang dalam KTT ASEAN di Brunei pada 26-28 Oktober nanti. Myanmar dianggap tidak membuat kemajuan atas rencana perdamaian dengan oposisi yang disepakati pada April lalu. ASEAN hanya mengundang perwakilan non politik saja dari Myanmar.

’’Kekerasan terjadi lebih sering karena provokasi kelompok teroris,’’ tegas Min Aung Hlaing dalam pidatonya yang disiarkan di tv kemarin (18/10). Dia menambahkan bahwa tidak ada yang peduli bahwa pelaku kekerasannya adalah oposisi. Berbagai pihak hanya meminta junta militer menyelesaikan masalah tersebut.

Asosiasi Pendampingan untuk Tahanan Politik (AAPP) mengungkapkan bahwa sejak awal kudeta, militer telah membunuh setidaknya 1.178 penduduk sipil. Di dalamnya termasuk anak-anak. Lebih dari 9 ribu orang juga ditangkap. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Pemimpin Junta Militer Myanmar Min Aung Hlaing mencoba berkelit. Dia menyalahkan oposisi atas kerusuhan yang tak kunjung berhenti di negaranya.

Myanmar dipastikan tak diundang dalam KTT ASEAN di Brunei pada 26-28 Oktober nanti. Myanmar dianggap tidak membuat kemajuan atas rencana perdamaian dengan oposisi yang disepakati pada April lalu. ASEAN hanya mengundang perwakilan non politik saja dari Myanmar.

’’Kekerasan terjadi lebih sering karena provokasi kelompok teroris,’’ tegas Min Aung Hlaing dalam pidatonya yang disiarkan di tv kemarin (18/10). Dia menambahkan bahwa tidak ada yang peduli bahwa pelaku kekerasannya adalah oposisi. Berbagai pihak hanya meminta junta militer menyelesaikan masalah tersebut.

Asosiasi Pendampingan untuk Tahanan Politik (AAPP) mengungkapkan bahwa sejak awal kudeta, militer telah membunuh setidaknya 1.178 penduduk sipil. Di dalamnya termasuk anak-anak. Lebih dari 9 ribu orang juga ditangkap. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/