alexametrics
24.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Berikut Faktor-faktor Kenapa Pemulihan Sektor Wisata Akibat Pandemi Jadi Lambat

MANADOPOST.ID – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Kehadiran vaksin diharapkan bisa memulihkan keadaan. Optimisme bahwa tahun ini bakal membaik juga sudah muncul.

Namun, Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) menegaskan bahwa sektor wisata tahun 2022 mungkin hanya mencapai 50,63 persen dari level sebelum pandemi.

Ada beberapa alasan yang membuat pemulihan sektor wisata lambat. Vaksin, salah satunya. Saat ini masih terjadi ketidaksetaraan ketersediaan dan pemberian vaksin Covid-19.

Di negara-negara maju dan berkembang, vaksin bisa diakses dengan mudah. Tapi, itu tidak terjadi di negara-negara miskin. Angka vaksinasinya masih rendah. Misalnya saja pada negara-negara di Benua Afrika.

Varian Omicron juga membuat beberapa pembatasan kembali berlaku. Tiongkok, Filipina, Maroko, dan beberapa negara lainnya masih memberlakukan aturan ketat. Beberapa maskapai juga terpaksa membatalkan penerbangan karena awak kabin tertular dan harus dikarantina.

Faktor-faktor tersebut membuat kepercayaan konsumen untuk melakukan wisata antarnegara menurun. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Kehadiran vaksin diharapkan bisa memulihkan keadaan. Optimisme bahwa tahun ini bakal membaik juga sudah muncul.

Namun, Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) menegaskan bahwa sektor wisata tahun 2022 mungkin hanya mencapai 50,63 persen dari level sebelum pandemi.

Ada beberapa alasan yang membuat pemulihan sektor wisata lambat. Vaksin, salah satunya. Saat ini masih terjadi ketidaksetaraan ketersediaan dan pemberian vaksin Covid-19.

Di negara-negara maju dan berkembang, vaksin bisa diakses dengan mudah. Tapi, itu tidak terjadi di negara-negara miskin. Angka vaksinasinya masih rendah. Misalnya saja pada negara-negara di Benua Afrika.

Varian Omicron juga membuat beberapa pembatasan kembali berlaku. Tiongkok, Filipina, Maroko, dan beberapa negara lainnya masih memberlakukan aturan ketat. Beberapa maskapai juga terpaksa membatalkan penerbangan karena awak kabin tertular dan harus dikarantina.

Faktor-faktor tersebut membuat kepercayaan konsumen untuk melakukan wisata antarnegara menurun. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/