alexametrics
26.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pasien Positif Covid-19 di Hongkong Melonjak Tinggi, RS Mulai Kewalahan

MANADOPOST.ID – Situasi di Hongkong makin memburuk. Pasien Covid-19 terus merangkak naik dan membuat rumah sakit kewalahan.

Sebagian pasien bahkan harus ditempatkan di lorong-lorong dan halaman rumah sakit. Di lain pihak jumlah perawat juga terus berkurang karena banyak di antaranya yang akhirnya tumbang.

Libur musim panas yang seharusnya berakhir Maret diperpanjang hingga pertengahan April. Saat ini hampir semua sekolah dan universitas dipakai untuk tempat isolasi, pusat vaksinasi dan fasilitas penanganan Covid-19 lainnya.

Tes Covid-19 wajib akan diberlakukan mulai pertengahan bulan Maret. Chief Executive Hongkong Carrie Lam mengakui bahwa lonjakan kasus saat ini sangat tinggi. Karena itu Hongkong membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat lewat tes massal tadi.

Para pakar memprediksi pada Maret, angka penularan harian bakal mencapai 183 ribu kasus. Fasilitas karantina dan rumah sakit bakal kewalahan menampung pasien. Hongkong memiliki 8 ribu tempat tidur untuk pasien isolasi. Saat ini mereka berusaha menyelesaikan fasilitas isolasi yang bisa menampung 40 ribu pasien.

’’Total penularan bisa mencapai 4,5 juta penduduk pada April nanti,’’ bunyi laporan penelitian yang dipublikasikan University of Hong Kong (HKU) kemarin (22/2). Padahal penduduk Hongkong hanya 7,4 juta jiwa. Artinya lebih dari separo populasi bakal terpapar Covid-19. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Situasi di Hongkong makin memburuk. Pasien Covid-19 terus merangkak naik dan membuat rumah sakit kewalahan.

Sebagian pasien bahkan harus ditempatkan di lorong-lorong dan halaman rumah sakit. Di lain pihak jumlah perawat juga terus berkurang karena banyak di antaranya yang akhirnya tumbang.

Libur musim panas yang seharusnya berakhir Maret diperpanjang hingga pertengahan April. Saat ini hampir semua sekolah dan universitas dipakai untuk tempat isolasi, pusat vaksinasi dan fasilitas penanganan Covid-19 lainnya.

Tes Covid-19 wajib akan diberlakukan mulai pertengahan bulan Maret. Chief Executive Hongkong Carrie Lam mengakui bahwa lonjakan kasus saat ini sangat tinggi. Karena itu Hongkong membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat lewat tes massal tadi.

Para pakar memprediksi pada Maret, angka penularan harian bakal mencapai 183 ribu kasus. Fasilitas karantina dan rumah sakit bakal kewalahan menampung pasien. Hongkong memiliki 8 ribu tempat tidur untuk pasien isolasi. Saat ini mereka berusaha menyelesaikan fasilitas isolasi yang bisa menampung 40 ribu pasien.

’’Total penularan bisa mencapai 4,5 juta penduduk pada April nanti,’’ bunyi laporan penelitian yang dipublikasikan University of Hong Kong (HKU) kemarin (22/2). Padahal penduduk Hongkong hanya 7,4 juta jiwa. Artinya lebih dari separo populasi bakal terpapar Covid-19. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/