alexametrics
25.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Tak Ada Korban Selamat dari Jatuhnya Pesawat China Eastern

MANADOPOST.ID – Dompet bernoda lumpur, kartu bank, kartu identitas resmi dan barang-barang lainnya ditaruh berjajar oleh petugas penyelamat. Mereka seakan menjadi bukti sang pemilik menjadi korban jatuhnya pesawat China Eastern Airlines dengan nomer penerbangan MU5735 di pegunungan dekat Wuzhou, Guangxi, Tiongkok, Senin (21/3).
Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan tersebut. Seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 132 orang dipastikan meninggal. Banyak benda yang terbakar ketika pesawat meledak. Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengungkapkan bahwa tidak ada orang asing dalam penerbangan dengan rute Kunming-Guangzhou itu.
Berdasarkan beberapa video amatir yang beredar, pesawat tersebut jatuh menukik dengan bagian hidung terlebih dahulu sebelum akhirnya meledak menjadi bola api. Besarnya ledakan hingga terlihat dari satelit milik NASA.
’’Pesawat itu tampak utuh saat menukik. Dalam hitungan detik, jatuh,’’ ujar Chen Weihao salah satu saksi mata. Lokasi jatuhnya pesawat berada di celah pegunungan yang tidak berpenghuni.
Ini menjadi kecelakaan pesawat terburuk di Tiongkok selama hampir 3 dekade terakhir. Insiden pesawat komersial dengan korban jiwa terbanyak sebelumnya terjadi pada China Northwest Airlines di tahun 1994. Saat itu 160 orang penumpang dan kru di dalamnya tewas.
Pecahan pesawat tampak tersebar di berbagai lokasi. Mulai dari area yang masih hijau hingga rerumputan dan pohon yang menghitam bekas terbakar. Tim yang diterjunkan ke lokasi memberi nomer pada tiap serpihan yang ditemukan. Dilansir Xinhua, kecelakaan tersebut meninggalkan lubang cukup dalam di area lereng gunung. (Jawa Pos)
MANADOPOST.ID – Dompet bernoda lumpur, kartu bank, kartu identitas resmi dan barang-barang lainnya ditaruh berjajar oleh petugas penyelamat. Mereka seakan menjadi bukti sang pemilik menjadi korban jatuhnya pesawat China Eastern Airlines dengan nomer penerbangan MU5735 di pegunungan dekat Wuzhou, Guangxi, Tiongkok, Senin (21/3).
Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan tersebut. Seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 132 orang dipastikan meninggal. Banyak benda yang terbakar ketika pesawat meledak. Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengungkapkan bahwa tidak ada orang asing dalam penerbangan dengan rute Kunming-Guangzhou itu.
Berdasarkan beberapa video amatir yang beredar, pesawat tersebut jatuh menukik dengan bagian hidung terlebih dahulu sebelum akhirnya meledak menjadi bola api. Besarnya ledakan hingga terlihat dari satelit milik NASA.
’’Pesawat itu tampak utuh saat menukik. Dalam hitungan detik, jatuh,’’ ujar Chen Weihao salah satu saksi mata. Lokasi jatuhnya pesawat berada di celah pegunungan yang tidak berpenghuni.
Ini menjadi kecelakaan pesawat terburuk di Tiongkok selama hampir 3 dekade terakhir. Insiden pesawat komersial dengan korban jiwa terbanyak sebelumnya terjadi pada China Northwest Airlines di tahun 1994. Saat itu 160 orang penumpang dan kru di dalamnya tewas.
Pecahan pesawat tampak tersebar di berbagai lokasi. Mulai dari area yang masih hijau hingga rerumputan dan pohon yang menghitam bekas terbakar. Tim yang diterjunkan ke lokasi memberi nomer pada tiap serpihan yang ditemukan. Dilansir Xinhua, kecelakaan tersebut meninggalkan lubang cukup dalam di area lereng gunung. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/