alexametrics
25.4 C
Manado
Selasa, 24 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

PASUKAN NATO Dicuekin, tetap Digempur Habis-habisan Oleh Rusia, Ini Respon Terbaru Presiden Ukraina

MANADOPOST.ID-Rusia terus menggempur sejumlah kota besar Ukraina, termasuk Ibukota Kiev. Korban pun terus berjatuhan, kehancuran poun tak terelakkan.

 

Namun demikian, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersumpah untuk tetap tinggal di negaranya meski pasukan Rusia mulai masuk Kiev. Zelensky menyadari bahwa ia adalah target utama serangan Rusia.

 

“Menurut informasi kami, musuh menargetkan saya sebagai target nomor 1, keluarga saya, sebagai target nomor dua,” kata Zelensky dalam sebuah pernyataan video, yang dikeluarkan Jumat 25 Februari 2022.

 

“Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara. Kami memiliki informasi bahwa kelompok sabotase musuh telah memasuki Kiev,” lanjutnya.

 

Keberadaan Zelensky masih dirahasiakan. Akan tetapi, dia mengatakan kepada para pemimpin Eropa melalui telepon bahwa mereka mungkin tidak akan melihatnya lagi dalam keadaan hidup.

 

Pada video lainnya, dia menegaskan bahwa Ukraina akan terus melakukan perlawanan dari invasi Rusia. Pernyataannya sekaligus menjawab kabar yang menyebutkan bahwa dia sudah melarikan diri.

 

“Kita semua ada di sini. Kami di sini, Kami di Kiev. Kita semua disini membela kemerdekaan kita. Negara kita. Kemuliaan bagi para pembela kami, kejayaan bagi Ukraina!” seru Zelensky, dengan latar para pemimpin Ukraina lainnya, dikutip dari Cuitan seorang Correspondent @BuzzFeedNews, melalui akun twitter @ChristopherJM, dikutip Sabtu 26 Februari 2022. (fin/fajar)

 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia. (ForeignPolicy)

MANADOPOST.ID-Rusia terus menggempur sejumlah kota besar Ukraina, termasuk Ibukota Kiev. Korban pun terus berjatuhan, kehancuran poun tak terelakkan.

 

Namun demikian, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersumpah untuk tetap tinggal di negaranya meski pasukan Rusia mulai masuk Kiev. Zelensky menyadari bahwa ia adalah target utama serangan Rusia.

 

“Menurut informasi kami, musuh menargetkan saya sebagai target nomor 1, keluarga saya, sebagai target nomor dua,” kata Zelensky dalam sebuah pernyataan video, yang dikeluarkan Jumat 25 Februari 2022.

 

“Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara. Kami memiliki informasi bahwa kelompok sabotase musuh telah memasuki Kiev,” lanjutnya.

 

Keberadaan Zelensky masih dirahasiakan. Akan tetapi, dia mengatakan kepada para pemimpin Eropa melalui telepon bahwa mereka mungkin tidak akan melihatnya lagi dalam keadaan hidup.

 

Pada video lainnya, dia menegaskan bahwa Ukraina akan terus melakukan perlawanan dari invasi Rusia. Pernyataannya sekaligus menjawab kabar yang menyebutkan bahwa dia sudah melarikan diri.

 

“Kita semua ada di sini. Kami di sini, Kami di Kiev. Kita semua disini membela kemerdekaan kita. Negara kita. Kemuliaan bagi para pembela kami, kejayaan bagi Ukraina!” seru Zelensky, dengan latar para pemimpin Ukraina lainnya, dikutip dari Cuitan seorang Correspondent @BuzzFeedNews, melalui akun twitter @ChristopherJM, dikutip Sabtu 26 Februari 2022. (fin/fajar)

 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia. (ForeignPolicy)

Most Read

Artikel Terbaru

/