32.4 C
Manado
Selasa, 9 Agustus 2022

Serang Jantung Mesin Perang Vladimir Putin! Inggris, AS, Jepang, Kanada Larang Impor Emas Rusia

MANADOPOST.ID – Inggris, Amerika Serikat, Jepang, dan Kanada akan melarang impor baru emas dari Rusia sebagai upaya memperketat sanksi terhadap Moskow atas invasinya ke Ukraina.

Larangan itu akan segera berlaku untuk emas yang baru ditambang atau dimurnikan, kata pemerintah Inggris melalui pernyataan yang dirilis Minggu, menjelang pertemuan para pemimpin G7 di Jerman.

“Langkah-langkah yang kami umumkan hari ini akan langsung menghantam oligarki Rusia dan menyerang jantung mesin perang Putin,” kata Perdana Menteri Boris Johnson dalam pernyataannya.

“Kita perlu membuat rezim Putin kelaparan dalam pendanaannya. Inggris dan sekutu kita melakukan hal itu.”

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Langkah itu tidak akan mempengaruhi emas asal Rusia yang diekspor sebelumnya.

Inisiatif terbaru ini menyusul penangguhan akreditasi London Bullion Market Association (LBMA) untuk enam penyuling logam mulia Rusia, Maret lalu.

Ekspor emas Rusia bernilai 12,6 miliar pound (sekitar Rp229,2 triliun) tahun lalu.

Sejumlah orang kaya Rusia baru-baru ini membeli emas batangan untuk mengurangi dampak keuangan sanksi Barat, kata pemerintah. (Antara)

MANADOPOST.ID – Inggris, Amerika Serikat, Jepang, dan Kanada akan melarang impor baru emas dari Rusia sebagai upaya memperketat sanksi terhadap Moskow atas invasinya ke Ukraina.

Larangan itu akan segera berlaku untuk emas yang baru ditambang atau dimurnikan, kata pemerintah Inggris melalui pernyataan yang dirilis Minggu, menjelang pertemuan para pemimpin G7 di Jerman.

“Langkah-langkah yang kami umumkan hari ini akan langsung menghantam oligarki Rusia dan menyerang jantung mesin perang Putin,” kata Perdana Menteri Boris Johnson dalam pernyataannya.

“Kita perlu membuat rezim Putin kelaparan dalam pendanaannya. Inggris dan sekutu kita melakukan hal itu.”

Langkah itu tidak akan mempengaruhi emas asal Rusia yang diekspor sebelumnya.

Inisiatif terbaru ini menyusul penangguhan akreditasi London Bullion Market Association (LBMA) untuk enam penyuling logam mulia Rusia, Maret lalu.

Ekspor emas Rusia bernilai 12,6 miliar pound (sekitar Rp229,2 triliun) tahun lalu.

Sejumlah orang kaya Rusia baru-baru ini membeli emas batangan untuk mengurangi dampak keuangan sanksi Barat, kata pemerintah. (Antara)

Most Read

Artikel Terbaru

/