33.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Ada Ancaman Teroris di Bandara Kabul, Penduduk Afghanistan Resah

MANADOPOST.ID— Penduduk Afghanistan yang ingin hengkang dari negaranya kian resah. Pasalnya, Menteri Pasukan Bersenjata Inggris James Heappey memperingatkan ada ancaman teroris di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul.

Kantor Persemakmuran dan Luar Negeri Inggris meminta agar warganya di Afghanistan menjauhi bandara dan mundur ke lokasi yang aman hingga ada pemberitahuan selanjutnya. Jika ada cara untuk keluar dari negara tersebut selain lewat bandara, mereka diminta segera melakukannya.

’’Laporan selama sepekan ini kian kredibel. Itu adalah ancaman nyawa serius yang segera terjadi,’’ ujarnya saat diwawancarai Times Radio. Menurut dia, serangan teroris itu bahkan mungkin terjadi dalam hitungan jam. Ancaman tersebut datang saat pasukan Inggris berencana melakukan 11 penerbangan keluar Kabul dalam 24 jam ke depan.

BACA JUGA: Ahmad Massoud, Pemimpin Anti-Taliban Afganistan, Mengaku Siap Berperang

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

PM Inggris Boris Johnson menegaskan, di Afghanistan masih ada Islamic State Khorasan. Itu adalah cabang militan ISIS. Inggris sudah mengevakuasi setidaknya 15 ribu orang dari Afghanistan. Mayoritas penduduk yang berhak diterbangkan sudah terangkut. Mereka adalah orang-orang yang bekerja untuk pasukan AS dan NATO selama 20 tahun terakhir beserta semua keluarganya.

Setali tiga uang, AS juga memberikan peringatan serupa kepada penduduknya di Afghanistan. Mereka diminta menjauhi beberapa gerbang di Bandara Internasional Hamid Karzai. Alasannya sama, ada laporan ISIS akan menyerang di luar bandara. Di dalam bandara, ribuan tentara membantu penduduk dan warga AS masuk ke pesawat kargo agar bisa segera dievakuasi.

Namun, penduduk Afghanistan yang putus asa tetap saja menjejali semua gerbang dengan harapan bisa masuk. Hanya sebagian yang memiliki dokumen lengkap. Sebagian besar hanya mencoba peruntungan saja.(jawapos)

MANADOPOST.ID— Penduduk Afghanistan yang ingin hengkang dari negaranya kian resah. Pasalnya, Menteri Pasukan Bersenjata Inggris James Heappey memperingatkan ada ancaman teroris di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul.

Kantor Persemakmuran dan Luar Negeri Inggris meminta agar warganya di Afghanistan menjauhi bandara dan mundur ke lokasi yang aman hingga ada pemberitahuan selanjutnya. Jika ada cara untuk keluar dari negara tersebut selain lewat bandara, mereka diminta segera melakukannya.

’’Laporan selama sepekan ini kian kredibel. Itu adalah ancaman nyawa serius yang segera terjadi,’’ ujarnya saat diwawancarai Times Radio. Menurut dia, serangan teroris itu bahkan mungkin terjadi dalam hitungan jam. Ancaman tersebut datang saat pasukan Inggris berencana melakukan 11 penerbangan keluar Kabul dalam 24 jam ke depan.

BACA JUGA: Ahmad Massoud, Pemimpin Anti-Taliban Afganistan, Mengaku Siap Berperang

PM Inggris Boris Johnson menegaskan, di Afghanistan masih ada Islamic State Khorasan. Itu adalah cabang militan ISIS. Inggris sudah mengevakuasi setidaknya 15 ribu orang dari Afghanistan. Mayoritas penduduk yang berhak diterbangkan sudah terangkut. Mereka adalah orang-orang yang bekerja untuk pasukan AS dan NATO selama 20 tahun terakhir beserta semua keluarganya.

Setali tiga uang, AS juga memberikan peringatan serupa kepada penduduknya di Afghanistan. Mereka diminta menjauhi beberapa gerbang di Bandara Internasional Hamid Karzai. Alasannya sama, ada laporan ISIS akan menyerang di luar bandara. Di dalam bandara, ribuan tentara membantu penduduk dan warga AS masuk ke pesawat kargo agar bisa segera dievakuasi.

Namun, penduduk Afghanistan yang putus asa tetap saja menjejali semua gerbang dengan harapan bisa masuk. Hanya sebagian yang memiliki dokumen lengkap. Sebagian besar hanya mencoba peruntungan saja.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/