31.4 C
Manado
Kamis, 30 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Joe Biden Siapkan 102 Juta Dolar AS untuk Perluas Kemitraan Strategis AS-ASEAN

- Advertisement -

MANADOPOST.ID – Presiden Joe Biden mengumumkan Amerika Serikat bermaksud untuk menyediakan hingga 102 juta dolar AS dalam prakarsa baru untuk memperluas Kemitraan Strategis AS-ASEAN dalam KTT AS-ASEAN 26 Oktober, yang mencerminkan komitmen mendalam Pemerintahan Biden-Harris terhadap peran sentral ASEAN dalam visi AS untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Masa Depan AS-ASEAN dalam Bidang Kesehatan: Amerika Serikat berkomitmen untuk memimpin perjuangan global melawan pandemi COVID-19. Amerika Serikat bermaksud  menyediakan hingga 40 juta dolar dalam upaya-upaya baru guna mempercepat penelitian bersama, memperkuat kapasitas sistem kesehatan, serta mengembangkan modal sumber daya manusia generasi berikutnya dalam bidang kesehatan melalui prakarsa Masa Depan Kesehatan AS-ASEAN. Upaya-upaya ini sebagai tambahan atas lebih dari 3,5 miliar dolar yang telah diinvestasikan oleh Amerika Serikat dalam mendukung kesehatan publik di ASEAN selama 20 tahun terakhir. Prakarsa masa depan kesehatan akan membantu mengatasi pandemi yang sedang terjadi sekarang ini serta memperkuat kemampuan ASEAN untuk mencegah, mendeteksi, serta menanggapi wabah zoonosis dan penyakit menular lainnya di masa depan. Kegiatan-kegiatan dalam prakarsa ini dapat mencakup hal-hal berikut:

Memperluas Sistem Koordinasi Darurat Kesehatan Publik ASEAN dari USAID (APHECS) untuk mendukung negara-negara anggota ASEAN menanggapi COVID-19 serta darurat kesehatan publik lainnya melalui kerangka kerja regional untuk mengarahkan koordinasi dan komunikasi dalam hal darurat kesehatan publik.

Memberikan hibah untuk penelitian penyakit menular yang sedang muncul di ASEAN antara ilmuwan AS dan ilmuwan karier tahap awal di Asia Tenggara, termasuk fokus untuk mempromosikan kesetaraan gender di bidang ini.

- Advertisement -

Mendukung proyek-proyek untuk membantu mengendalikan penyebaran tuberkulosis yang  terkait  dengan  masalah lintas batas dan migrasi dengan mengembangkan sistem pelaporan transnasional serta rencana tindakan nasional berkenaan dengan tuberkulosis.

Bermitra dengan rumah sakit-rumah sakit regional melalui kesepakatan kerjasama CDC yang baru untuk mendeteksi dan menahan laju ancaman penyakit menular yang muncul sebelum penyebaran terjadi.

Mempromosikan kerja sama untuk mengembangkan, mengimplementasikan, serta menegakkan regulasi serta praktik-praktik terbaik untuk menurunkan risiko transmisi penyakit dari satwa liar serta memperkuat mekanisme untuk memonitor, peringatan dini, pengawasan, pencegahan, serta pengendalian penyakit-penyakit zoonosis.

Memperluas Jaringan Alumni Kerja Sama Masa Depan AS-ASEAN dalam bidang Kesehatan melalui peningkatan kapasitas dengan program-program yang mencakup program pelatihan keterampilan unggulan bagi para pemimpin muda (YSEALI), Beasiswa   Manajemen Darurat Kesehatan Publik dari Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat AS, serta program-program Fullbright AS-ASEAN.

MANADOPOST.ID – Presiden Joe Biden mengumumkan Amerika Serikat bermaksud untuk menyediakan hingga 102 juta dolar AS dalam prakarsa baru untuk memperluas Kemitraan Strategis AS-ASEAN dalam KTT AS-ASEAN 26 Oktober, yang mencerminkan komitmen mendalam Pemerintahan Biden-Harris terhadap peran sentral ASEAN dalam visi AS untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Masa Depan AS-ASEAN dalam Bidang Kesehatan: Amerika Serikat berkomitmen untuk memimpin perjuangan global melawan pandemi COVID-19. Amerika Serikat bermaksud  menyediakan hingga 40 juta dolar dalam upaya-upaya baru guna mempercepat penelitian bersama, memperkuat kapasitas sistem kesehatan, serta mengembangkan modal sumber daya manusia generasi berikutnya dalam bidang kesehatan melalui prakarsa Masa Depan Kesehatan AS-ASEAN. Upaya-upaya ini sebagai tambahan atas lebih dari 3,5 miliar dolar yang telah diinvestasikan oleh Amerika Serikat dalam mendukung kesehatan publik di ASEAN selama 20 tahun terakhir. Prakarsa masa depan kesehatan akan membantu mengatasi pandemi yang sedang terjadi sekarang ini serta memperkuat kemampuan ASEAN untuk mencegah, mendeteksi, serta menanggapi wabah zoonosis dan penyakit menular lainnya di masa depan. Kegiatan-kegiatan dalam prakarsa ini dapat mencakup hal-hal berikut:

Memperluas Sistem Koordinasi Darurat Kesehatan Publik ASEAN dari USAID (APHECS) untuk mendukung negara-negara anggota ASEAN menanggapi COVID-19 serta darurat kesehatan publik lainnya melalui kerangka kerja regional untuk mengarahkan koordinasi dan komunikasi dalam hal darurat kesehatan publik.

Memberikan hibah untuk penelitian penyakit menular yang sedang muncul di ASEAN antara ilmuwan AS dan ilmuwan karier tahap awal di Asia Tenggara, termasuk fokus untuk mempromosikan kesetaraan gender di bidang ini.

Mendukung proyek-proyek untuk membantu mengendalikan penyebaran tuberkulosis yang  terkait  dengan  masalah lintas batas dan migrasi dengan mengembangkan sistem pelaporan transnasional serta rencana tindakan nasional berkenaan dengan tuberkulosis.

Bermitra dengan rumah sakit-rumah sakit regional melalui kesepakatan kerjasama CDC yang baru untuk mendeteksi dan menahan laju ancaman penyakit menular yang muncul sebelum penyebaran terjadi.

Mempromosikan kerja sama untuk mengembangkan, mengimplementasikan, serta menegakkan regulasi serta praktik-praktik terbaik untuk menurunkan risiko transmisi penyakit dari satwa liar serta memperkuat mekanisme untuk memonitor, peringatan dini, pengawasan, pencegahan, serta pengendalian penyakit-penyakit zoonosis.

Memperluas Jaringan Alumni Kerja Sama Masa Depan AS-ASEAN dalam bidang Kesehatan melalui peningkatan kapasitas dengan program-program yang mencakup program pelatihan keterampilan unggulan bagi para pemimpin muda (YSEALI), Beasiswa   Manajemen Darurat Kesehatan Publik dari Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat AS, serta program-program Fullbright AS-ASEAN.

Most Read

Artikel Terbaru

/