24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Joe Biden Siapkan 102 Juta Dolar AS untuk Perluas Kemitraan Strategis AS-ASEAN

Menyediakan bantuan USAID untuk memperkuat konvergensi standar-standar kefarmasian serta kualitas produk di ASEAN.

Berbagi informasi serta memperkuat jaringan untuk mendeteksi serta memerangi patogen serta vektor-vektor tinggi ancaman yang kebal antibiotik, mencegah resistensi antimikrobial, serta meningkatkan pertukaran teknis mengenai ancaman kesehatan dan pendemi yang muncul. Mentransformasikan angkatan kerja kesehatan negara-negara ASEAN serta kurikulum universitas jurusan kesehatan masyarakat dan melatih tenaga profesional bidang kesehatan generasi berikutnya melalui pendekatan multidisiplin melalui proyek Satu Angkatan Kerja Kesehatan – Generasi Berikutnya atau One Health Workforce – Next Generation (OHW-NG)

Meningkatkan peran serta melalui kerja sama tingkat Menteri ASEAN-AS.

Masa Depan AS-ASEAN Terkait Iklim: Amerika Serikat bermaksud menyediakan hingga 20,5 juta dolar untuk sebuah parakarsa baru Kerja Sama Iklim AS-ASEAN yang didedikasikan untuk menanggulangi krisis iklim serta mempertahankan target mendesak tentang pembatasan pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius tetap dalam jangkauan. Kegiatan-kegiatan Prakarsa ini dapat mencakup hal-hal berikut ini:

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Meluncurkan Program U.S.-ASEAN Climate Action guna mendukung lingkungan hidup serta pembangunan berkelanjutan ASEAN melalui riset, koordinasi, dan inovasi tentang perubahan iklim serta peningkatan implementasi Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (NDC)

Bermitra dengan komunitas negara anggota ASEAN melalui program Katalis Udara Bersih USAID untuk lebih memahami sumber-sumber polusi lokal dan mengidentifikasi solusi yang mengarah pada progres berkelanjutan untuk udara yang lebih bersih, dan lebih sehat.

Meningkatkan adaptasi iklim melalui prakarsa USAID SERVIR Mekong dengan NASA, yang memanfaatkan teknologi pegindraan jarak jauh serta data terbuka untuk membantu menangani tantangan-tantangan pembangunan yang terkait dengan iklim yang terus berubah.

Memperluas upaya-upaya tenaga listrik pintar melalui Program Tenaga Listrik Pintar Asia Tenggara USAID untuk mendekarbonisasi dan memperkuat sistem tenaga listrik kawasan tersebut dengan meningkatkan perdagangan energi regional serta percepatan penerapan teknologi energi bersih.

Menyediakan bantuan USAID untuk memperkuat konvergensi standar-standar kefarmasian serta kualitas produk di ASEAN.

Berbagi informasi serta memperkuat jaringan untuk mendeteksi serta memerangi patogen serta vektor-vektor tinggi ancaman yang kebal antibiotik, mencegah resistensi antimikrobial, serta meningkatkan pertukaran teknis mengenai ancaman kesehatan dan pendemi yang muncul. Mentransformasikan angkatan kerja kesehatan negara-negara ASEAN serta kurikulum universitas jurusan kesehatan masyarakat dan melatih tenaga profesional bidang kesehatan generasi berikutnya melalui pendekatan multidisiplin melalui proyek Satu Angkatan Kerja Kesehatan – Generasi Berikutnya atau One Health Workforce – Next Generation (OHW-NG)

Meningkatkan peran serta melalui kerja sama tingkat Menteri ASEAN-AS.

Masa Depan AS-ASEAN Terkait Iklim: Amerika Serikat bermaksud menyediakan hingga 20,5 juta dolar untuk sebuah parakarsa baru Kerja Sama Iklim AS-ASEAN yang didedikasikan untuk menanggulangi krisis iklim serta mempertahankan target mendesak tentang pembatasan pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius tetap dalam jangkauan. Kegiatan-kegiatan Prakarsa ini dapat mencakup hal-hal berikut ini:

Meluncurkan Program U.S.-ASEAN Climate Action guna mendukung lingkungan hidup serta pembangunan berkelanjutan ASEAN melalui riset, koordinasi, dan inovasi tentang perubahan iklim serta peningkatan implementasi Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (NDC)

Bermitra dengan komunitas negara anggota ASEAN melalui program Katalis Udara Bersih USAID untuk lebih memahami sumber-sumber polusi lokal dan mengidentifikasi solusi yang mengarah pada progres berkelanjutan untuk udara yang lebih bersih, dan lebih sehat.

Meningkatkan adaptasi iklim melalui prakarsa USAID SERVIR Mekong dengan NASA, yang memanfaatkan teknologi pegindraan jarak jauh serta data terbuka untuk membantu menangani tantangan-tantangan pembangunan yang terkait dengan iklim yang terus berubah.

Memperluas upaya-upaya tenaga listrik pintar melalui Program Tenaga Listrik Pintar Asia Tenggara USAID untuk mendekarbonisasi dan memperkuat sistem tenaga listrik kawasan tersebut dengan meningkatkan perdagangan energi regional serta percepatan penerapan teknologi energi bersih.

Most Read

Artikel Terbaru

/