32.4 C
Manado
Selasa, 9 Agustus 2022

Joe Biden Siapkan 102 Juta Dolar AS untuk Perluas Kemitraan Strategis AS-ASEAN

Berinvestasi dalam proyek Ikan Berkelanjutan Asia yang baru dari USAID untuk memperkuat peran regional ASEAN dalam bidang perikanan, menangani masalah-masalah gender dan perburuhan, meningkatkan perdagangan ikan dan kepatuhan, mempromosikan alat-alat untuk memerangi penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur.

Meluncurkan program Transpor Pintar Asia untuk mendukung praktik-praktik terbaik serta teknik-teknik canggih untuk memperbaiki sistem transportasi serta standar ekonomi bahan bakar, meningkatkan penggunaan teknologi transportasi bersih, serta menurunkan konsumsi energi dan emisi.

Mengembangkan Dana Inovasi Bisnis Kota Pintar untuk membantu kota-kota di ASEAN dalam mengembangkan dan mengadopsi inovasi yang mendukung perubahan transformatif yang diperlukan untuk menangani tantangan-tantangan urban saat ini dan masa depan.

Meningkatkan keterlibatan melalui suatu kerja sama tingkat Menteri bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim ASEAN-AS serta melanjutkan kerja sama tingkat Menteri Energi ASEAN-AS yang diadakan pada September 2021.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Masa Depan Ekonomi AS-ASEAN: Pemerintahan Biden terus berupaya untuk mempromosikan pertumbuhan dan peluang ekonomi serta pembangunan kembali secara lebih baik dari dampak serius  ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19. Amerika Serikat berencana untuk memberikan 10 juta dolar dalam bentuk pinjaman baru serta penawaran   memberikan tambahan hingga 10 juta dolar dalam bentuk pendanaan baru untuk mendukung kerja sama AS-ASEAN dalam bidang perdagangan dan inovasi. Kegiatan-kegiatan prakarsa ini dapat mencakup yang berikut:

Memperluas dukungan USAID untuk mendukung Satu Pintu ASEAN dengan maskud  memperkuat pengembangan secara global sistem Satu Pintu yang dapat saling dioperasikan guna memfasilitasi perdagangan di seluruh kawasan Pasifik serta mengadopsi praktik-praktik internasional yang terbaik dalam teknologi bea cukai.

Meluncurkan Program Kerja Sama Inovasi Teknologi dan Ilmu Pengetahuan (STIC) untuk mendukung proyek-proyek inovatif, mendukung ekonomi digital, serta memfasilitasi koneksi antara laboratorium publik dan swasta, akademia, pembuat kebijakan, industri, dan asosiasi bisnis di Amerika Serikat dan ASEAN.

Menyediakan dana melalui U.S. International Development Finance Corporation (DFC) kepada Integra Partners Fund II L.P., sebuah dana modal ventura yang berfokus pada melakukan investasi berdampak di Asia Tenggara pada tahap awal, investasi teknologi berorientasi dampak yang menjembatani kesenjangan signifikan antara permintaan dan penawaran dalam jasa keuangan, asuransi, serta perawatan kesehatan.

Berinvestasi dalam proyek Ikan Berkelanjutan Asia yang baru dari USAID untuk memperkuat peran regional ASEAN dalam bidang perikanan, menangani masalah-masalah gender dan perburuhan, meningkatkan perdagangan ikan dan kepatuhan, mempromosikan alat-alat untuk memerangi penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur.

Meluncurkan program Transpor Pintar Asia untuk mendukung praktik-praktik terbaik serta teknik-teknik canggih untuk memperbaiki sistem transportasi serta standar ekonomi bahan bakar, meningkatkan penggunaan teknologi transportasi bersih, serta menurunkan konsumsi energi dan emisi.

Mengembangkan Dana Inovasi Bisnis Kota Pintar untuk membantu kota-kota di ASEAN dalam mengembangkan dan mengadopsi inovasi yang mendukung perubahan transformatif yang diperlukan untuk menangani tantangan-tantangan urban saat ini dan masa depan.

Meningkatkan keterlibatan melalui suatu kerja sama tingkat Menteri bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim ASEAN-AS serta melanjutkan kerja sama tingkat Menteri Energi ASEAN-AS yang diadakan pada September 2021.

Masa Depan Ekonomi AS-ASEAN: Pemerintahan Biden terus berupaya untuk mempromosikan pertumbuhan dan peluang ekonomi serta pembangunan kembali secara lebih baik dari dampak serius  ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19. Amerika Serikat berencana untuk memberikan 10 juta dolar dalam bentuk pinjaman baru serta penawaran   memberikan tambahan hingga 10 juta dolar dalam bentuk pendanaan baru untuk mendukung kerja sama AS-ASEAN dalam bidang perdagangan dan inovasi. Kegiatan-kegiatan prakarsa ini dapat mencakup yang berikut:

Memperluas dukungan USAID untuk mendukung Satu Pintu ASEAN dengan maskud  memperkuat pengembangan secara global sistem Satu Pintu yang dapat saling dioperasikan guna memfasilitasi perdagangan di seluruh kawasan Pasifik serta mengadopsi praktik-praktik internasional yang terbaik dalam teknologi bea cukai.

Meluncurkan Program Kerja Sama Inovasi Teknologi dan Ilmu Pengetahuan (STIC) untuk mendukung proyek-proyek inovatif, mendukung ekonomi digital, serta memfasilitasi koneksi antara laboratorium publik dan swasta, akademia, pembuat kebijakan, industri, dan asosiasi bisnis di Amerika Serikat dan ASEAN.

Menyediakan dana melalui U.S. International Development Finance Corporation (DFC) kepada Integra Partners Fund II L.P., sebuah dana modal ventura yang berfokus pada melakukan investasi berdampak di Asia Tenggara pada tahap awal, investasi teknologi berorientasi dampak yang menjembatani kesenjangan signifikan antara permintaan dan penawaran dalam jasa keuangan, asuransi, serta perawatan kesehatan.

Most Read

Artikel Terbaru

/