alexametrics
26.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Demi Genjot Pariwisata dan Ekonomi, Negara-negara Arab Mulai Longgarkan Aturan Pandemi

MANADOPOST.ID – Negara-negara Arab mulai melonggarkan aturan terkait Covid-19. Uni Emirat Arab (UEA) Sabtu (26/2) mengakhiri aturan untuk memakai masker di luar ruangan. Kebijakan karantina mandiri untuk orang kontak dengan pasien Covid-19 juga dicabut.

’’Untuk sektor pariwisata dan perekonomian, jaga jarak ditiadakan sedangkan aturan pemakaian masker di ruang tertutup masih berlaku,’’ bunyi pernyataan Otoritas Manajemen Bencara dan Krisis Darurat Nasional UEA seperti dikutip Channel News Asia.

Negara yang terletak di ujung timur Semenanjung Arab itu memang menjadi jujugan wisatawan. Utamanya di Dubai. Karena itu mereka juga mencabut kebijakan tes PCR ketika tiba di UEA. Itu berlaku bagi turis yang sudah divaksin lengkap dua dosis. Ibu kota UEA, Abu Dhabi, juga sudah menghapuskan kebijakan untuk menunjukkan bukti negatif tes PCR bagi pengunjung dari wilayah lain di dalam negeri.

Seluruh aturan itu diambil karena angka penularan Covid-19 di UEA terus menurun. Kasus Covid-19 harian di negara tersebut kini hanya 600an. Itu jauh lebih sedikit dibandingkan Januari lalu yang mendekati angka 3 ribu.

Tetangganya, Arab Saudi, juga mengalami penurunan kasus. Kemarin (27/2) tercatat hanya ada 632 kasus dan 2 orang yang meninggal karena komplikasi. Penurunan itu membuat pemerintah juga melonggarkan aturan. Yaitu mencabut pembatasan usia untuk memasuki dua masjid suci yaitu Masjidil Haram di Makkah serta Masjid Nabawi di Madinah.

Dengan catatan status mereka di aplikasi Tawakkalna adalah sudah divaksin alias memiliki kekebalan. Sebelumnya, lansia dilarang masuk ke dua masjid tersebut. Meski kini bebas tanpa batasan usia, tapi khusus di dalam masjid jamaah masih wajib memakai masker dan jaga jarak. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Negara-negara Arab mulai melonggarkan aturan terkait Covid-19. Uni Emirat Arab (UEA) Sabtu (26/2) mengakhiri aturan untuk memakai masker di luar ruangan. Kebijakan karantina mandiri untuk orang kontak dengan pasien Covid-19 juga dicabut.

’’Untuk sektor pariwisata dan perekonomian, jaga jarak ditiadakan sedangkan aturan pemakaian masker di ruang tertutup masih berlaku,’’ bunyi pernyataan Otoritas Manajemen Bencara dan Krisis Darurat Nasional UEA seperti dikutip Channel News Asia.

Negara yang terletak di ujung timur Semenanjung Arab itu memang menjadi jujugan wisatawan. Utamanya di Dubai. Karena itu mereka juga mencabut kebijakan tes PCR ketika tiba di UEA. Itu berlaku bagi turis yang sudah divaksin lengkap dua dosis. Ibu kota UEA, Abu Dhabi, juga sudah menghapuskan kebijakan untuk menunjukkan bukti negatif tes PCR bagi pengunjung dari wilayah lain di dalam negeri.

Seluruh aturan itu diambil karena angka penularan Covid-19 di UEA terus menurun. Kasus Covid-19 harian di negara tersebut kini hanya 600an. Itu jauh lebih sedikit dibandingkan Januari lalu yang mendekati angka 3 ribu.

Tetangganya, Arab Saudi, juga mengalami penurunan kasus. Kemarin (27/2) tercatat hanya ada 632 kasus dan 2 orang yang meninggal karena komplikasi. Penurunan itu membuat pemerintah juga melonggarkan aturan. Yaitu mencabut pembatasan usia untuk memasuki dua masjid suci yaitu Masjidil Haram di Makkah serta Masjid Nabawi di Madinah.

Dengan catatan status mereka di aplikasi Tawakkalna adalah sudah divaksin alias memiliki kekebalan. Sebelumnya, lansia dilarang masuk ke dua masjid tersebut. Meski kini bebas tanpa batasan usia, tapi khusus di dalam masjid jamaah masih wajib memakai masker dan jaga jarak. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/