alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Gara-gara Perang di Ukraina, Kanada Perkuat Militer dengan Beli Puluhan Jet Tempur

MANADOPOST.ID – Perang di Ukraina memicu perlombaan kepemilikan senjata di dunia. Beberapa negara besar mulai menambah dan memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) mereka. Kanada contohnya. Rencananya, Kanada membeli puluhan pesawat jet tempur baru.

’’Kanada telah memilih Lockheed Martin Corp sebagai penawar pilihan untuk memasok 88 jet tempur baru,’’ ujar Menteri Pengadaan Kanada Filomena Tassi Senin (28/3) seperti dikutip CNN. Perusahaan asal AS itu dipastikan bakal memenangi tender kontrak senilai USD 15 miliar atau setara Rp 215,13 triliun tersebut.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina, penduduk Kanada mendesak pemerintah menguatkan pertahanannya. Selama belasan tahun, Ottawa memang ingin mengganti pesawat tempur F-18 tua mereka.

Pada 2010, pemerintah sempat merencanakan membeli 65 jet tempur F-35, tetapi lantas membatalkannya. Pada 2015, Perdana Menteri (PM) Justin Trudeau menyatakan tidak akan membeli F-35 karena terlalu mahal. Namun, situasi geopolitik saat ini memaksanya untuk mengubah keputusan. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Perang di Ukraina memicu perlombaan kepemilikan senjata di dunia. Beberapa negara besar mulai menambah dan memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) mereka. Kanada contohnya. Rencananya, Kanada membeli puluhan pesawat jet tempur baru.

’’Kanada telah memilih Lockheed Martin Corp sebagai penawar pilihan untuk memasok 88 jet tempur baru,’’ ujar Menteri Pengadaan Kanada Filomena Tassi Senin (28/3) seperti dikutip CNN. Perusahaan asal AS itu dipastikan bakal memenangi tender kontrak senilai USD 15 miliar atau setara Rp 215,13 triliun tersebut.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina, penduduk Kanada mendesak pemerintah menguatkan pertahanannya. Selama belasan tahun, Ottawa memang ingin mengganti pesawat tempur F-18 tua mereka.

Pada 2010, pemerintah sempat merencanakan membeli 65 jet tempur F-35, tetapi lantas membatalkannya. Pada 2015, Perdana Menteri (PM) Justin Trudeau menyatakan tidak akan membeli F-35 karena terlalu mahal. Namun, situasi geopolitik saat ini memaksanya untuk mengubah keputusan. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/