alexametrics
25.4 C
Manado
Rabu, 18 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Demi Menghindari Wilayah Rusia dan Ukraina, Cathay Pacific Tawarkan Rute Terpanjang

MANADOPOST.ID – Cathay Pacific bersiap menorehkan rekor. Ia akan menggeser kedudukan Singapore Airlines sebagai maskapai yang menempuh rute terpanjang dalam sekali jalan. Itu bukan tanpa sebab.

Maskapai yang berbasis di Hongkong tersebut ditengarai menghindari wilayah udara Rusia dan Ukraina yang kini terlibat konflik. ’’Kami selalu menjalankan rute darurat untuk peristiwa atau skenario potensial dalam dunia penerbangan,’’ bunyi pernyataan Cathay Pacific Selasa (29/3) petang seperti dikutip Agence France-Presse.

Pada 3 April nanti, maskapai itu terbang dari Bandara Internasional John F. Kennedy, New York, AS, ke Bandara Internasional Hongkong. Rutenya akan memutar melintasi Samudra Atlantik dan jalur modifikasi sepanjang Eropa.

Penerbangan nonstop sepanjang 16.668 kilometer tersebut bakal ditempuh dalam waktu 17 jam 50 menit. Rekor sebelumnya adalah penerbangan dari Singapura ke New York nonstop dengan jarak tempuh 15.349 kilometer oleh Singapore Airlines. Waktu tempuh penerbangan mencapai 17 jam 30 menit.

Cathay Pacific menjelaskan, pesawat Airbus A350-1000 milik mereka bisa melalui penerbangan tersebut dengan nyaman. Konsumsi bahan bakarnya hampir serupa dengan penerbangan rute lama lewat Samudra Pasifik atau trans-Pasifik.

Tidak seperti maskapai dari negara lain yang secara terbuka menyatakan menghindari langit Rusia karena imbas invasi ke Ukraina, Cathay Pacific memilih alasan lain. Yaitu, angin.

Perwakilan maskapai mengungkapkan, angin kencang di jalur trans-Atlantik lebih menguntungkan untuk penerbangan jarak jauh. Mereka juga mengklaim membandingkan rute penerbangan rutin dengan jalur yang paling efisien. Jika nanti kekuatan angin sudah berkurang, mereka mungkin kembali ke rute lama.

Beberapa maskapai lain yang menghindari rute di atas langit Rusia adalah Japan Airlines. Mereka melewati Alaska dan Kanada untuk rute Bandara Haneda, Tokyo, menuju Bandara Heathrow, London. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Cathay Pacific bersiap menorehkan rekor. Ia akan menggeser kedudukan Singapore Airlines sebagai maskapai yang menempuh rute terpanjang dalam sekali jalan. Itu bukan tanpa sebab.

Maskapai yang berbasis di Hongkong tersebut ditengarai menghindari wilayah udara Rusia dan Ukraina yang kini terlibat konflik. ’’Kami selalu menjalankan rute darurat untuk peristiwa atau skenario potensial dalam dunia penerbangan,’’ bunyi pernyataan Cathay Pacific Selasa (29/3) petang seperti dikutip Agence France-Presse.

Pada 3 April nanti, maskapai itu terbang dari Bandara Internasional John F. Kennedy, New York, AS, ke Bandara Internasional Hongkong. Rutenya akan memutar melintasi Samudra Atlantik dan jalur modifikasi sepanjang Eropa.

Penerbangan nonstop sepanjang 16.668 kilometer tersebut bakal ditempuh dalam waktu 17 jam 50 menit. Rekor sebelumnya adalah penerbangan dari Singapura ke New York nonstop dengan jarak tempuh 15.349 kilometer oleh Singapore Airlines. Waktu tempuh penerbangan mencapai 17 jam 30 menit.

Cathay Pacific menjelaskan, pesawat Airbus A350-1000 milik mereka bisa melalui penerbangan tersebut dengan nyaman. Konsumsi bahan bakarnya hampir serupa dengan penerbangan rute lama lewat Samudra Pasifik atau trans-Pasifik.

Tidak seperti maskapai dari negara lain yang secara terbuka menyatakan menghindari langit Rusia karena imbas invasi ke Ukraina, Cathay Pacific memilih alasan lain. Yaitu, angin.

Perwakilan maskapai mengungkapkan, angin kencang di jalur trans-Atlantik lebih menguntungkan untuk penerbangan jarak jauh. Mereka juga mengklaim membandingkan rute penerbangan rutin dengan jalur yang paling efisien. Jika nanti kekuatan angin sudah berkurang, mereka mungkin kembali ke rute lama.

Beberapa maskapai lain yang menghindari rute di atas langit Rusia adalah Japan Airlines. Mereka melewati Alaska dan Kanada untuk rute Bandara Haneda, Tokyo, menuju Bandara Heathrow, London. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/