Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kurangnya Kesadaran Warga Soal Buang Sampah Sembarangan, Wali Kota Manado: Padahal Sudah Tahu Itu Salah

Livrando Kambey • Minggu, 25 Januari 2026 | 18:13 WIB
Wali Kota Andrei Angou dan Wakil Wali Kota Richard Sualang bersama Sekretaris Daerah Steaven Dandel saat menyampaikan keterangan pers awal tahun 2026, Jumat (23/1).
Wali Kota Andrei Angou dan Wakil Wali Kota Richard Sualang bersama Sekretaris Daerah Steaven Dandel saat menyampaikan keterangan pers awal tahun 2026, Jumat (23/1).

MANADOPOST.ID- Kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan secara refleks, seperti membuang botol air mineral atau tisu langsung dari kaca mobil.

Hal itu disayangkan Wali Kota Manado, Andrei Angouw. Disampaikannya, masyarakat sering kali tahu bahwa membuang sampah sembarangan itu salah.

"Namun tetap melakukannya. Padahal pemerintah telah menetapkan jam pembuangan sampah, yaitu di atas jam 11 malam di depan rumah masing-masing agar bisa diangkut oleh motor sampah," kata Wali Kota.

​Dirinya juga menyayangkan masih banyak warga yang menaruh sampah di pinggir jalan umum sejak jam 8 malam. Yang dimana itu mengganggu estetika kota dan kenyamanan wisatawan.

"Kami harap masyarakat disiplin dalam mengeluarkan sampahnya. Kan ada waktu jam buang sampah. Apa lagi kalau hanya ditaru di pinggir jalan," singgungnya.

Wali Kota menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah membiasakan masyarakat membuang sampah pada tempatnya dan pada jam yang tepat.

​"Kita belum bisa berharap banyak pada program pemilahan sampah jika dasar kedisiplinan membuang sampah saja belum terpenuhi," tandasnya.

Terkait hal ini, maka koordinasi intensif dengan para pimpinan wilayah terkait penjadwalan pembuangan sampah agar lebih tertata, diperlukan.

​Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pun diminta segera memulai sosialisasi mengenai pemilahan sampah kepada masyarakat. (Livrando Kambey)

Editor : Tanya Rompas