26.4 C
Manado
Rabu, 10 Agustus 2022

Tak Perlu Pakai Kondom, Cukup KB Vasektomi

MANADOPOST.ID–Banyak kaum pria yang takut menggunakan alat kontrasepsi jenis vasektomi di Kota Manado. Kepala  Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Kota Manado Meisje Wolah  mengatakan, pria yang menggunakan kontrasepsi jenis vasektomi tidak akan menurunkan atau merubah fungsi seksualnya.

Dia menjelaskan, hal ini untuk menangkal stigma masyarakat akan efek samping dari penggunaan alat kontrasepsi tersebut.

“Jangan takut menggunakan KB pria vasektomi, fungsi seks tidak akan berubah, tidak akan mengganggu hubungan seksual, apalagi menjadi gendut,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memahami manfaat penggunaan KB tersebut.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Bahkan terus menjalin kerjasama dengan pemerintahan baik tingkat kecamatan, kelurahan dan lingkungan untuk mensosialisasikan hal tersebut.

“Efektivitas tinggi untuk mencegah kehamilan, tidak perlu menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual dan metode vasektomi mudah dan singkat,” ungkapnya.

Selain itu katanya, tidak akan menganggu ereksi, pontensi seksual dan produksi hormon.

“Tahun lalu ada 25 orang yang ikut program KB ini, nah tahun ini kami berharap ada peningkatan dari tahun sebelumnya,” pungkasnya. (ite)

MANADOPOST.ID–Banyak kaum pria yang takut menggunakan alat kontrasepsi jenis vasektomi di Kota Manado. Kepala  Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Kota Manado Meisje Wolah  mengatakan, pria yang menggunakan kontrasepsi jenis vasektomi tidak akan menurunkan atau merubah fungsi seksualnya.

Dia menjelaskan, hal ini untuk menangkal stigma masyarakat akan efek samping dari penggunaan alat kontrasepsi tersebut.

“Jangan takut menggunakan KB pria vasektomi, fungsi seks tidak akan berubah, tidak akan mengganggu hubungan seksual, apalagi menjadi gendut,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memahami manfaat penggunaan KB tersebut.

Bahkan terus menjalin kerjasama dengan pemerintahan baik tingkat kecamatan, kelurahan dan lingkungan untuk mensosialisasikan hal tersebut.

“Efektivitas tinggi untuk mencegah kehamilan, tidak perlu menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual dan metode vasektomi mudah dan singkat,” ungkapnya.

Selain itu katanya, tidak akan menganggu ereksi, pontensi seksual dan produksi hormon.

“Tahun lalu ada 25 orang yang ikut program KB ini, nah tahun ini kami berharap ada peningkatan dari tahun sebelumnya,” pungkasnya. (ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/