29 C
Manado
Selasa, 24 November 2020

Kawanua Creative Geber Event Muda Berkarya

KAWANUA Creative punya cara khusus merayakan Sumpah Pemuda tahun ini. Yakni dengan menggelar pameran lukisan. Ada goal khusus di balik event tersebut. Harapannya, agar dunia seni di bumi Nyiur Melambai terus bernyawa.

Perempuan berambut panjang dengan tatapan kosong. Di sekelilingnya, penuh coretan abstrak warna-warni. Itulah terlihat dari lukisan berjudul The Unseen Storm. Lukisan karya Ifli Hamzah itu terpajang dalam event bertajuk Muda Berkarya.

“Lukisan saya ini ceritanya tentang kejadian-kejadian yang menimpa perempuan. Seperti bullying dan kekerasan seksual. Maka potretnya ada sketsa perempuan di bagian tengah. Ukurannya dibuat besar,” tuturnya saat diwawancarai di Nuseum of Tanta Mien.

Ia membuat karya tersebut setelah menonton serial hit Netflix, Sex Education. Dalam salah satu episodenya, ada beberapa gadis yang ditahan. Saat terkumpul mereka menjelaskan apa yang menyatukan mereka semua sebagai seorang perempuan. Yang saat itu adalah mereka semua telah diteror oleh laki-laki pada satu titik dalam hidup mereka.

Hal ini menimbulkan serangkaian pemikiran bagi saya tentang perempuan. Terutama tentang pelecehan seksual, rasisme terhadap perempuan, dan hal-hal buruk lainnya yang menimpa perempuan. Juga penyakit mental yang ditimbulkan dari mereka,” ujarnya.

Karya di atas kertas kanvas berukuran 8,3 x 11,7 inci itu benar-benar dalam maknanya. Ifli berharap, lukisannya dapat mengingatkan semua betapa pentingnya membangun lingkungan dimana perempuan bisa merasa lebih aman. Selain dari film, kebanyakan sumber inprasi Ifli saat melukis adalah pengalaman pribadi. “Untuk melukis abstrak baru mulai jalan tahun 2020 ini,” imbuhnya.

Sebagai Event Director Kawanua Creative, event ini menjadi wadah bagi dirinya dan para pelukis lain dalam mengekspresikan diri. Apalagi karena pandemi COVID-19, para pelaku seni banyak ikut terdampak. “Acara mereka ada yang di-cancel. Pemasukannya jadi menipis,” ungkapnya.
Namun, pengalaman berbeda datang dari Renaldy Tangka dan Rivaldo Bryant. Kedua pelukis digital yang juga ikut dalam event Muda Berkarya itu malah dapat banyak job. “Mungkin karena karya kita kan digital. Jadi order-an terus datang,” kata Renaldy yang kemudian diamini Rivaldo.

Event Muda Berkarya ini digelar dua hari, yakni 28 Oktober dan 1 November. Tak hanya pameran lukisan, ada juga pameran foto, penampilan musisi lokal dan baca puisi. “Terima kasih atas semua yang sudah support. Tunggu event Kawanua Creative selanjutnya,” tukas Ifli.(*)

-

Artikel Terbaru

OJK Luncurkan Aplikasi UMKM-MU

MANADOPOST.ID— Minggu (22/11) pekan lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) genap berusia 9 tahun. Bertepatan dengan momentum itu pun, OJK meluncurkan aplikasi UMKM-MU, yaitu platform digital dalam bentuk website dan mobile app yang dikembangkan oleh OJK untuk membantu UMKM binaan dalam memperluas akses pasar secara digital.

11 Mitra Binaan Sulut `Disuntik` 1,7 Miliar

MANADOPOST-ID-- Pagi tadi sekira Pukul 10.22 WITA, Bertempat di Four Point by Sheraton Manado, PT Pertamina

FDW-PYR Banjir Dukungan di Kecamatan Sinonsayang

MANADOPOST.ID—Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar dan Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR), terus menuai dukungan penuh masyarakat.

Serunya Event Akhir Tahun Hasjrat Fair Secara Virtual, Banyak Hadiah Langsung Diberikan!

Event akhir tahun terbesar PT Hasjrat Abadi selesai diselenggarakan Sabtu (21/11).

Warga Teteli Ditemukan Mengambang di Pantai Bulo

Sesosok mayat ditemukan mengambang di Pantai Bulo, Kecamatan Mandolang, Minahasa, Selasa (24/11).