26C
Manado
Minggu, 28 Februari 2021

Sekkot Pimpin Rapat Penanganan Sampah di Manado

MANADOPOST.ID–Masalah sampah menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Karena itu, Pemkot menggelar rapat penanganan masalah sampah untuk menindaklanjuti pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Sulut.

Rapat dipimpin Sekkot Manado Micler CS Lakat SH MH dan dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yanti Putri, Kepala Bapelitbangda DR Liny Tambajong, Asisten 1 Drs. Hery Saptono, Asisten 2 Philip Sondakh bersama 11 Camat se kota Manado.

Lakat menyampaikan, ada bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulut untuk membantu Pemkot Manado dalam penanganan sampah pasca bencana alam yang terjadi di kota Manado.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Philip Sondakh menuturkan, dari hasil pertemuan bersama Pemprov Sulut ada tiga poin penting yang dibahas diantaranya mengenai kesiapan TPA Regional yang berlokasi di Ilo – Ilo yang akan beroperasi paling lambat Januari 2022.

“Poin yang kedua yaitu adanya posko darurat bencana kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulut bersama Pemkot Manado yang berlokasi di kantor Dinas LH Provinsi Sulut yang akan memobilisasi penanganan sampah pasca bencana. Dan poin terakhir yaitu Pemerintah Kabupaten Minahasa siap menampung sampah dari kota manado,” ungkapnya.

Selain itu menurut Sondakh, Pemprov Sulut juga telah menyiapkan dua alat berat untuk membantu DLH Kota Manado untuk mengatasi sampah di TPA Sumompo.

“Hari ini Pemprov akan mengirim 2 ekskavator untuk membantu penanganan sampah di TPA Sumompa. Mudah – mudahan 1 atau 2 hari masalah sampah di TPA bisa secepatnya teratasi,” ujar Sondakh.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado Yanti Putri SH MH mengatakan, persoalan sampah merupakan masalah klasik, untuk itu dia meminta sinergitas antara Dinas Lingkungan Hidup bersama para camat di wilayah masing – masing.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi yang sudah membantu kami dalam penanganan sampah di kota manado,” tutur Yanti Putri.

Di tempat yang sama, Camat Wanea Mario Karundeng menyampaikan, kecamatan Wanea merupakan salah satu penghasil sampah terbesar di wilayah manado. Berdasarkan data yang ada, setiap hari sampah di Kecamatan Wanea mencapai seratus kubik perhari.

Menurut dia, saat ini memang benar di beberapa titik seperti di Tingkulu, Ranotana dan Pakowa ada penumpukan sampah akibat dari bencana banjir dan tanah longsor.

“Dengan adanya bantuan dari pemerintah provinsi semoga masalah sampah di Kecamatan Wanea juga bisa segera teratasi,” pungkasnya. (ite)

Artikel Terbaru