31.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Sopir, Tukang, Gojek dan Pembantu di Manado Dapat Jaminan Keselamatan Kerja Dari AA-RS

MANADOPOST.ID–Pekerja informal meliput sopir, gojek, tukang, buruh, nelayan, pembantu dan petani, di Kota Manado akan diberikan jaminan keselamatan kerja dari BPJS Tenagakerjaan oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang (AA-RS).

Hal ini terungkap dalam sosialisasi dan penyerahan simbolis tanda kepesertaan bagi perlindungan pekerja rentan, melalui program tumou tou keluarga besar Korpri Kota Manado, di Swiss Bell Hotel Maleosan, Jumat (4/6/2021). Dihadiri Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang dan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku Arif Budiarto.

Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang mengatakan, ini merupakan program yang sangat baik dari kawan – kawan Korpri yang menyisihkan berkat yang diaplikasikan di BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini suatu contoh yang baik, sinergitas teman – teman Korpri Pemkot Manado yang memperhatikan para pekerja informal,” ujar Sualang.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Ditambahkannya, sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian Pemerintah Kota Manado, Wali Kota Manado Andrei Angouw juga akan mengaplikasikannya dalam APBD kota Manado. Hingga lebih banyak lagi warga Manado yang tercover melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

“Nanti tenaga harian lepas dan kepala lingkungan akan kita cover dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ini sudah ada perencanaan THL dan kepala lingkungan, yang lain sementara kita sinkronkan mudah-mudahan di APBD perubahan kalau tidak di APBD induk,” jelas Sualang.

Sementara itu, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku Arif Budiarto, mengapresiasi Pemkot Manado yang sudah melindungi pekerja informal.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemkot Manado yang sudah menjadi pionir. Dimana Korpri telah menyisihkan sedikit sedekah dan memberikannya kepada para pekerja rentan ini,” ujar Arief.

Kepala Cabang BPJS Ketenaga kerjaan Kota Manado Mincewati menambahkan, Pemkot Manado melalui Dinas Tenaga Kerja akan menyiapkan kurang lebih 13 ribu tenaga kerja informal yang akan dicover melalui APBD. (ite)

MANADOPOST.ID–Pekerja informal meliput sopir, gojek, tukang, buruh, nelayan, pembantu dan petani, di Kota Manado akan diberikan jaminan keselamatan kerja dari BPJS Tenagakerjaan oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang (AA-RS).

Hal ini terungkap dalam sosialisasi dan penyerahan simbolis tanda kepesertaan bagi perlindungan pekerja rentan, melalui program tumou tou keluarga besar Korpri Kota Manado, di Swiss Bell Hotel Maleosan, Jumat (4/6/2021). Dihadiri Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang dan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku Arif Budiarto.

Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang mengatakan, ini merupakan program yang sangat baik dari kawan – kawan Korpri yang menyisihkan berkat yang diaplikasikan di BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini suatu contoh yang baik, sinergitas teman – teman Korpri Pemkot Manado yang memperhatikan para pekerja informal,” ujar Sualang.

Ditambahkannya, sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian Pemerintah Kota Manado, Wali Kota Manado Andrei Angouw juga akan mengaplikasikannya dalam APBD kota Manado. Hingga lebih banyak lagi warga Manado yang tercover melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

“Nanti tenaga harian lepas dan kepala lingkungan akan kita cover dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ini sudah ada perencanaan THL dan kepala lingkungan, yang lain sementara kita sinkronkan mudah-mudahan di APBD perubahan kalau tidak di APBD induk,” jelas Sualang.

Sementara itu, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku Arif Budiarto, mengapresiasi Pemkot Manado yang sudah melindungi pekerja informal.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemkot Manado yang sudah menjadi pionir. Dimana Korpri telah menyisihkan sedikit sedekah dan memberikannya kepada para pekerja rentan ini,” ujar Arief.

Kepala Cabang BPJS Ketenaga kerjaan Kota Manado Mincewati menambahkan, Pemkot Manado melalui Dinas Tenaga Kerja akan menyiapkan kurang lebih 13 ribu tenaga kerja informal yang akan dicover melalui APBD. (ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/