29.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

91 Persen tak Masalah Wali Kota Beda Agama

MANADOPOST.ID—Elektabilitas pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang (AA-RS) menjelang Pilkada 9 Desember 2020, masih tertinggi.

Paslon PDI Perjuangan dan Partai Gerindra tersebut unggul dalam survei yang dibeber Indonesian Observer Survei And Consulting di Hotel Quality, Selasa (3/11). Peneliti Indonesian Observer Andre mondong yamg kala itu didampingi Dr Joy Tulung dan Noldy Salindeho, memaparkan hasil survei tingkat elektabilitas 4 pasangan calon pada Oktober 2020 melalui pertanyaan tertutup kepada masyarakat.

Paslon Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS) diusung PDI Perjuangan dan Gerindra meraih 38,5 persen, Mor Bastiaan-Hanny Pajouw (Mor-HJP) diusung Demokrat dan PAN 25,9 persen, Paulina Runtuwene-Harley Mangindaan (Paham) diusung Nasdem, PSI dan Hanura 18,2 persen, Sonya Selviana Kembuan-Syarifudin Saafa (SSK-S2) diusung Golkar dan Hanura 6,1 persen.

Hasil survei juga mengungkap 5,4 persen responden masih merahasiakan pilihan, dan TT/TJ 5,9 persen. Dijelaskan Mongdong, survei tersebut merupakan yang ketiga di tahun ini. Dimana kata dia yang pertama dilakukan pada bulan Juni, kedua Agustus dan ketiga Oktober.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Waktu pelaksanaan survei 19-22 Oktober 2020, dengan menggunakan teknik sampling multi stage random sampling secara bertingkat dan acak. Hasilnya pasangan AA-RS mengalami tren kenaikan, dan MOR-HJP stagnan, ada kenaikan tapi sedikit, kemudia SSK-S2 kita tidak merekam tren karena mereka berpasangan di injury time,” jelas dia.

Selain elektabilitas Paslon Indonesian Observer juga melakukan survei perilaku pemilih untuk Pilkada Kota Manado 2020. Dibeberkan Mongdong, pihaknya juga melakukan survei menanyakan kepada responden, apakah isu suku, agama, ras dan antar golongan (Sara) yang belakangan ini berkembang dapat mempengaruhi pilihan ibu/bapak?

“Dari pertanyaan ini, yang menjawab ya, mempengaruhi pilihan hanya 14,9 persen, sementara mayoritas responden sebesar 83,1 persen menjawab tidak mempengaruhi pilihan, tidak tahu atau tidak jawab 1,9 persen,” jelas Mongdong.

Sementara, untuk pertanyaan apakah keberatan atau tidak keberatan dipimpin wali kota beda agama? “Sebanyak 91 persen menjawab tidak keberatan, keberatan hanya 7,9 persen, dan tidak tahu atau tidak jawab 1,1 persen. Ini berarti pemilih Kota Manado terima siapapun Walikotanya, tidak memandang suku, ras, dan agama,” terangnya.

Diketahui survei ini ditanyakan berdasarkan beberapa kategori yakni, bersih dan jujur, peduli dan merakyat, berpengalaman, pintar dan visioner, tegas dan berani, penampilan menarik. Diketahui juga Kota Manado memiliki populasi 328.357 jiwa sesuai DPT Pemilu 2020, dan responden 522 orang, margin of eror 4,52 pada tingkat kepercayaan 95 persen.(cw-01/gnr)

SURVEI PILKADA MANADO:

AA-RS

Juni 28,9 %

Agustus 30,8 %

Oktober 38,5 %

Sonya-Syarifudin

Juni –

Agustus –

Oktober 6,3 %

Mor-HJP

Juni 24,1 %

Agustus 25,7 %

Oktober 25,9 %

JPAR-Ai

Juni 12 %

Agustus 20,5 %

Oktober 18,2 %

Calon Lain

Juni –

Agustus 8,9 %

Oktober 8,8 %

Rahasia

Juni 11,8 %

Agustus 1,3 %

Oktober 5,4 %

TT/TJ

Juni 7,6 %

Agustus 12,8 %

Oktober 5,7 %

Trend Elektabilitas

AA-RS 38,5 %

Mor-HJP 25,9 %

Paula-Harley 18,2 %

SSK-SS 6,1 %

Efektifitas Popularitas

AA-RS 88,3%

Mor-HJP 83,1%

Paula-Harley 71,6%

SSK-SS 49,2%

*Sumber: Indonesian Observer November 2020

MANADOPOST.ID—Elektabilitas pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang (AA-RS) menjelang Pilkada 9 Desember 2020, masih tertinggi.

Paslon PDI Perjuangan dan Partai Gerindra tersebut unggul dalam survei yang dibeber Indonesian Observer Survei And Consulting di Hotel Quality, Selasa (3/11). Peneliti Indonesian Observer Andre mondong yamg kala itu didampingi Dr Joy Tulung dan Noldy Salindeho, memaparkan hasil survei tingkat elektabilitas 4 pasangan calon pada Oktober 2020 melalui pertanyaan tertutup kepada masyarakat.

Paslon Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS) diusung PDI Perjuangan dan Gerindra meraih 38,5 persen, Mor Bastiaan-Hanny Pajouw (Mor-HJP) diusung Demokrat dan PAN 25,9 persen, Paulina Runtuwene-Harley Mangindaan (Paham) diusung Nasdem, PSI dan Hanura 18,2 persen, Sonya Selviana Kembuan-Syarifudin Saafa (SSK-S2) diusung Golkar dan Hanura 6,1 persen.

Hasil survei juga mengungkap 5,4 persen responden masih merahasiakan pilihan, dan TT/TJ 5,9 persen. Dijelaskan Mongdong, survei tersebut merupakan yang ketiga di tahun ini. Dimana kata dia yang pertama dilakukan pada bulan Juni, kedua Agustus dan ketiga Oktober.

“Waktu pelaksanaan survei 19-22 Oktober 2020, dengan menggunakan teknik sampling multi stage random sampling secara bertingkat dan acak. Hasilnya pasangan AA-RS mengalami tren kenaikan, dan MOR-HJP stagnan, ada kenaikan tapi sedikit, kemudia SSK-S2 kita tidak merekam tren karena mereka berpasangan di injury time,” jelas dia.

Selain elektabilitas Paslon Indonesian Observer juga melakukan survei perilaku pemilih untuk Pilkada Kota Manado 2020. Dibeberkan Mongdong, pihaknya juga melakukan survei menanyakan kepada responden, apakah isu suku, agama, ras dan antar golongan (Sara) yang belakangan ini berkembang dapat mempengaruhi pilihan ibu/bapak?

“Dari pertanyaan ini, yang menjawab ya, mempengaruhi pilihan hanya 14,9 persen, sementara mayoritas responden sebesar 83,1 persen menjawab tidak mempengaruhi pilihan, tidak tahu atau tidak jawab 1,9 persen,” jelas Mongdong.

Sementara, untuk pertanyaan apakah keberatan atau tidak keberatan dipimpin wali kota beda agama? “Sebanyak 91 persen menjawab tidak keberatan, keberatan hanya 7,9 persen, dan tidak tahu atau tidak jawab 1,1 persen. Ini berarti pemilih Kota Manado terima siapapun Walikotanya, tidak memandang suku, ras, dan agama,” terangnya.

Diketahui survei ini ditanyakan berdasarkan beberapa kategori yakni, bersih dan jujur, peduli dan merakyat, berpengalaman, pintar dan visioner, tegas dan berani, penampilan menarik. Diketahui juga Kota Manado memiliki populasi 328.357 jiwa sesuai DPT Pemilu 2020, dan responden 522 orang, margin of eror 4,52 pada tingkat kepercayaan 95 persen.(cw-01/gnr)

SURVEI PILKADA MANADO:

AA-RS

Juni 28,9 %

Agustus 30,8 %

Oktober 38,5 %

Sonya-Syarifudin

Juni –

Agustus –

Oktober 6,3 %

Mor-HJP

Juni 24,1 %

Agustus 25,7 %

Oktober 25,9 %

JPAR-Ai

Juni 12 %

Agustus 20,5 %

Oktober 18,2 %

Calon Lain

Juni –

Agustus 8,9 %

Oktober 8,8 %

Rahasia

Juni 11,8 %

Agustus 1,3 %

Oktober 5,4 %

TT/TJ

Juni 7,6 %

Agustus 12,8 %

Oktober 5,7 %

Trend Elektabilitas

AA-RS 38,5 %

Mor-HJP 25,9 %

Paula-Harley 18,2 %

SSK-SS 6,1 %

Efektifitas Popularitas

AA-RS 88,3%

Mor-HJP 83,1%

Paula-Harley 71,6%

SSK-SS 49,2%

*Sumber: Indonesian Observer November 2020

Most Read

Artikel Terbaru

/