alexametrics
25.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Masih Zona Merah, Belajar Tatap Muka di Sekolah Ditunda

MANADOPOST.ID–Naiknya kasus Covid-19 di Kota Manado membuat pemerintah menunda rencana memulai sekolah dengan cara tatap muka di tahun 2021.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) mengatakan, seluruh sekolah di Kota Manado masih menerapkan proses belajar secara daring atau belajar dari rumah.

“Manado masih di zona merah, kalau sudah di zona oranye dengan nilai ambang batas yang baik, kita akan tinjau dan putuskan kembali apakah akan mulai belajar secara tatap muka atau masih secara daring,” kata GSVL usai apel perdana 2021 di Kantor Wali Kota Manado, Senin (4/1) kemarin.

Menurut dia, di awal tahun 2021 ini seluruh staf Pemkot Manado juga masih menerapkan pembatasan kerja atau sebagian ASN melakukan kerja dari rumah (work from home).

“Saya minta masyarakat Kota Manado disiplinlah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kita bersama-sama pemerintah, TNI dan polisi putuskan mata rantai Covid-19 dengan disiplin pakai masker, jaga jarak, menjauhi kerumunan dan cuci tangan di air mengalir pakai sabun,” ajak wali kota.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Daglan Walangitan mendukung kebijakan Wali Kota Manado menunda belajar secara tatap muka di sekolah, demi untuk memutus mata rantai Covid-19 karena Manado masih zona merah. “Kalau Manado sudah zona oranye maka belajar tatap muka akan ditinjau lagi,” pungkasnya. (ite)

MANADOPOST.ID–Naiknya kasus Covid-19 di Kota Manado membuat pemerintah menunda rencana memulai sekolah dengan cara tatap muka di tahun 2021.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) mengatakan, seluruh sekolah di Kota Manado masih menerapkan proses belajar secara daring atau belajar dari rumah.

“Manado masih di zona merah, kalau sudah di zona oranye dengan nilai ambang batas yang baik, kita akan tinjau dan putuskan kembali apakah akan mulai belajar secara tatap muka atau masih secara daring,” kata GSVL usai apel perdana 2021 di Kantor Wali Kota Manado, Senin (4/1) kemarin.

Menurut dia, di awal tahun 2021 ini seluruh staf Pemkot Manado juga masih menerapkan pembatasan kerja atau sebagian ASN melakukan kerja dari rumah (work from home).

“Saya minta masyarakat Kota Manado disiplinlah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kita bersama-sama pemerintah, TNI dan polisi putuskan mata rantai Covid-19 dengan disiplin pakai masker, jaga jarak, menjauhi kerumunan dan cuci tangan di air mengalir pakai sabun,” ajak wali kota.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Daglan Walangitan mendukung kebijakan Wali Kota Manado menunda belajar secara tatap muka di sekolah, demi untuk memutus mata rantai Covid-19 karena Manado masih zona merah. “Kalau Manado sudah zona oranye maka belajar tatap muka akan ditinjau lagi,” pungkasnya. (ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/