29.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Incinerator Tak Efektif Atasi Masalah Sampah di Manado

MANADOPOST.ID—Tempat pembakaran sampah (incinerator) yang ditempatkan di lima kecamatan dinilai mubazir. Karena tidak bisa mengatasi masalah sampah di Kota Manado.

Buktinya, sampah dari motor sampah yang seharusnya dibakar di incinerator, malah diangkut truk sampah dan dibuang di TPA Sumompo. Dari informasi yang dihimpun incinerator yang diresmikan pemerintah ini sudah tidak melakukan aktivitas pembakaran.

Anggota DPRD Kota Manado Hengky Kawalo sangat menyayangkan incinerator yang dibeli dengan uang rakyat ini sudah tidak membakar sampah dan dinilai tidak efekfif atasi masalah sampah di Kota Manado.

“Kalau incinerator ini berfungsi dan melakukan kegiatan pembakaran mungkin tidak ada sampah di jalan selama empat hari menunggu truk sampah,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Menurut dia, incenerator dibeli ini untuk mengurai sampah di Kota Manado, supaya tidak di buang di TPA Sumompo. Karena TPA sudah over kapasitas. Padahal pembelian ini sudah ada kajian dari pemerintah.

“Karena sampah di Kota Manado jadi momok yang menakutkan jika tidak terselesaikan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado, Franky Porawouw ketika dikonfirmasi mengatakan, dari lima incinerator hanya satu yang tidak berfungsi. “Proses pembakaran sampah masih jalan,” katanya.

Dia juga mengakui, kapasitas incinerator dengan produksi sampah tidak sebanding, sehingga yang lain harus di buang di TPA Sumompo. (ite)

MANADOPOST.ID—Tempat pembakaran sampah (incinerator) yang ditempatkan di lima kecamatan dinilai mubazir. Karena tidak bisa mengatasi masalah sampah di Kota Manado.

Buktinya, sampah dari motor sampah yang seharusnya dibakar di incinerator, malah diangkut truk sampah dan dibuang di TPA Sumompo. Dari informasi yang dihimpun incinerator yang diresmikan pemerintah ini sudah tidak melakukan aktivitas pembakaran.

Anggota DPRD Kota Manado Hengky Kawalo sangat menyayangkan incinerator yang dibeli dengan uang rakyat ini sudah tidak membakar sampah dan dinilai tidak efekfif atasi masalah sampah di Kota Manado.

“Kalau incinerator ini berfungsi dan melakukan kegiatan pembakaran mungkin tidak ada sampah di jalan selama empat hari menunggu truk sampah,” ujarnya.

Menurut dia, incenerator dibeli ini untuk mengurai sampah di Kota Manado, supaya tidak di buang di TPA Sumompo. Karena TPA sudah over kapasitas. Padahal pembelian ini sudah ada kajian dari pemerintah.

“Karena sampah di Kota Manado jadi momok yang menakutkan jika tidak terselesaikan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado, Franky Porawouw ketika dikonfirmasi mengatakan, dari lima incinerator hanya satu yang tidak berfungsi. “Proses pembakaran sampah masih jalan,” katanya.

Dia juga mengakui, kapasitas incinerator dengan produksi sampah tidak sebanding, sehingga yang lain harus di buang di TPA Sumompo. (ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/