23.6 C
Manado
Rabu, 17 Agustus 2022

Jalan di Samrat Ambruk, PUPR Respon Cepat Perbaiki

MANADOPOST.ID-Jalan Jalan Sam Ratulangi (Samrat) Manado, depan markas Kodim tiba-tiba Ambruk. Hal ini menimbulkan kemacetan di Samrat yang menjadi jalur utama di pusat kota.

Sehingga Wali Kota Manado Andrei Angouw, Sabtu (06/11/21), turun langsung memantau jalan tersebut dan memerintahkan Dinas PUPR Kota Manado untuk segera memperbaiki jalan tersebut.

“Ke depan jangan lagi terjadi seperti ini. Pembangunan jalan dan saluran harus terkoneksi baik,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kota Manado Jhon Suwu mengatakan, jalan yang ambruk yaitu jalan provinsi. Karena posisinya di Manado dan menimbulkan kemacetan sehingga pihaknya langsung turu menangani. “Sekarang sementara proses pengecoran. Supaya secepatnya bisa digunakan sehingga tidak menimbulkan kemacetan,” katanya, Minggu (7/11).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Menurut Suwuh, jalan yang ambruk karena dibawahnya terdapat gorong-gorong drainase zaman dulu. Kemungkinan betonnya sudah berumur sehingga tidak bisa menahan lagi beban dan ambruk. “Karena kalau dilihat, sebelum dilakukan pelebaran jalan, itu dulunya drainase,” pungkasnya. (ite)

 

 

 

MANADOPOST.ID-Jalan Jalan Sam Ratulangi (Samrat) Manado, depan markas Kodim tiba-tiba Ambruk. Hal ini menimbulkan kemacetan di Samrat yang menjadi jalur utama di pusat kota.

Sehingga Wali Kota Manado Andrei Angouw, Sabtu (06/11/21), turun langsung memantau jalan tersebut dan memerintahkan Dinas PUPR Kota Manado untuk segera memperbaiki jalan tersebut.

“Ke depan jangan lagi terjadi seperti ini. Pembangunan jalan dan saluran harus terkoneksi baik,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kota Manado Jhon Suwu mengatakan, jalan yang ambruk yaitu jalan provinsi. Karena posisinya di Manado dan menimbulkan kemacetan sehingga pihaknya langsung turu menangani. “Sekarang sementara proses pengecoran. Supaya secepatnya bisa digunakan sehingga tidak menimbulkan kemacetan,” katanya, Minggu (7/11).

Menurut Suwuh, jalan yang ambruk karena dibawahnya terdapat gorong-gorong drainase zaman dulu. Kemungkinan betonnya sudah berumur sehingga tidak bisa menahan lagi beban dan ambruk. “Karena kalau dilihat, sebelum dilakukan pelebaran jalan, itu dulunya drainase,” pungkasnya. (ite)

 

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/