alexametrics
26.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

SSR Pelkesi Manado Peringati Hari TBC se-Dunia, Gelar Aksi Tingkatkan Kesadaran Warga 

MANADOPOST.ID – SSR Pelkesi Manado bekerjasama dengan PR Konsorsium Penabulu-STPI memperingatan Hari Tuberkulosis (TBC) se-dunia 2022 di Taman Kesatuan Bangsa (TKB), Kota Manado, Rabu (24/3/2022).

Peringatan hari TBC ini dilakukan dengan rangkaian kegiatan seperti pembagian leaflet edukasi tentang informasi TBC, etika batuk, pembagian masker kepada pengguna jalan raya.

Peringatan tahun ini mengambil tema “Investasi untuk Eliminasi TBC, Selamatkan Bangsa”.

Dr. dr. Christian Lombogia, MARS selaku Koordinator Program TBC SSR Pelkesi Manado mengatakan, TBC merupakan masalah kesehatan global dan salah satu penyebab utama kematian global termasuk di Indonesia.

“Notifikasi kasus TBC di Indonesia masih rendah yakni 47% dari target yang diharapkan yaitu 85. Artinya, masih terdapat kasus TBC yang belum ternotifikasi baik itu yang belum terjangkau, belum terdeteksi, maupun belum terlaporkan,” ujarnya.

Tahun 2021 kasus TBC di Kota Manado sebanyak 1.760 kasus yang ditemukan, Sementara itu target kasus TBC yang harus ditemukan sebanyak 1.875 kasus.

“Selaku Koordinator Program TBC saya sangat berterima kasih atas peran para kader TBC yang didukung dengan keterlibatan Dinas Kesehatan Kota Manado dalam upaya pencegahan dan penanggulangan TBC di Kota Manado ini,” katanya.

Menurut dr. Nova Wulur, SpOG(K) selaku Ketua Pelkesi Wilayah IV, diperlukan kerjasama lintas program, sektoral, baik dari unsur pemerintah, swasta dan masyarakat dalam upaya peningkatan penemuan kasus tuberkulosis. Maka dari itu dirinya mendukung kegiatan peringatan hari TBC yang diselenggaran SSR Pelkesi Manado bersama instansi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dan Dinas Kesehatan Kota Manado yang juga dihadiri petugas TB Puskesmas wilayah Kota Manado.

MANADOPOST.ID – SSR Pelkesi Manado bekerjasama dengan PR Konsorsium Penabulu-STPI memperingatan Hari Tuberkulosis (TBC) se-dunia 2022 di Taman Kesatuan Bangsa (TKB), Kota Manado, Rabu (24/3/2022).

Peringatan hari TBC ini dilakukan dengan rangkaian kegiatan seperti pembagian leaflet edukasi tentang informasi TBC, etika batuk, pembagian masker kepada pengguna jalan raya.

Peringatan tahun ini mengambil tema “Investasi untuk Eliminasi TBC, Selamatkan Bangsa”.

Dr. dr. Christian Lombogia, MARS selaku Koordinator Program TBC SSR Pelkesi Manado mengatakan, TBC merupakan masalah kesehatan global dan salah satu penyebab utama kematian global termasuk di Indonesia.

“Notifikasi kasus TBC di Indonesia masih rendah yakni 47% dari target yang diharapkan yaitu 85. Artinya, masih terdapat kasus TBC yang belum ternotifikasi baik itu yang belum terjangkau, belum terdeteksi, maupun belum terlaporkan,” ujarnya.

Tahun 2021 kasus TBC di Kota Manado sebanyak 1.760 kasus yang ditemukan, Sementara itu target kasus TBC yang harus ditemukan sebanyak 1.875 kasus.

“Selaku Koordinator Program TBC saya sangat berterima kasih atas peran para kader TBC yang didukung dengan keterlibatan Dinas Kesehatan Kota Manado dalam upaya pencegahan dan penanggulangan TBC di Kota Manado ini,” katanya.

Menurut dr. Nova Wulur, SpOG(K) selaku Ketua Pelkesi Wilayah IV, diperlukan kerjasama lintas program, sektoral, baik dari unsur pemerintah, swasta dan masyarakat dalam upaya peningkatan penemuan kasus tuberkulosis. Maka dari itu dirinya mendukung kegiatan peringatan hari TBC yang diselenggaran SSR Pelkesi Manado bersama instansi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dan Dinas Kesehatan Kota Manado yang juga dihadiri petugas TB Puskesmas wilayah Kota Manado.

Most Read

Artikel Terbaru

/