30.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Nataru Sepi Tanpa Perayaan, Wali Kota Larang Pawai dan Acara Old and New Year

MANADOPOST.ID-Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Manado bakal sepi tanpa perayaan. Karena Wali Kota Manado Andrei Angouw telah mengeluarkan surat edaran tentang antisipasi peningkatan kasus Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru di Kota Manado.

Dalam surat edaran tersebut, wali kota meminta warga sedapat mungkin tinggal di rumah berkumpul bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Melarang pawai dan arak-arakan tahun baru serta melarang acara old and new year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” ungkapnya.

Selain itu kata wali kota, menggunakan aplikasi peduli lindungi saat masuk dan keluar mall, pusat perbelanjaan, tempat hiburan malam. “Hanya pengunjung yang hanya kategori kuning dan hijau saja yang boleh masuk,” ungkapnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lanjutnya, meniadakan event Natal dan Tahun Baru di pusat perbelanjaan dan mall. Sementara jam operasional usaha hanya dibatasi sampai pukul 22.00 Wita dengan jumlah pengunjung tidak melebihi 50 persen dari kapasitas serta menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Bioskop dan kegiatan makanan dan minum di mall dan pusat perbelanjaan dibuka dengan kapasitas 50 persen tidak lebih dan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (ite)

MANADOPOST.ID-Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Manado bakal sepi tanpa perayaan. Karena Wali Kota Manado Andrei Angouw telah mengeluarkan surat edaran tentang antisipasi peningkatan kasus Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru di Kota Manado.

Dalam surat edaran tersebut, wali kota meminta warga sedapat mungkin tinggal di rumah berkumpul bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Melarang pawai dan arak-arakan tahun baru serta melarang acara old and new year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” ungkapnya.

Selain itu kata wali kota, menggunakan aplikasi peduli lindungi saat masuk dan keluar mall, pusat perbelanjaan, tempat hiburan malam. “Hanya pengunjung yang hanya kategori kuning dan hijau saja yang boleh masuk,” ungkapnya.

Lanjutnya, meniadakan event Natal dan Tahun Baru di pusat perbelanjaan dan mall. Sementara jam operasional usaha hanya dibatasi sampai pukul 22.00 Wita dengan jumlah pengunjung tidak melebihi 50 persen dari kapasitas serta menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Bioskop dan kegiatan makanan dan minum di mall dan pusat perbelanjaan dibuka dengan kapasitas 50 persen tidak lebih dan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/