27.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

RSJ Ratumbuysang Peringati Hari Kesehatan Jiwa se-Dunia

MANADOPOST.ID-Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof dr V L Ratumbuysang, menggelar peringatan Hari Kesehatan Jiwa se-Dunia 10 Oktober 2021, melalui beberapa rangkaian kegiatan. Di antaranya sarasehan dan pemotongan Tumpeng 36 RSJ se- Indonesia.

Direktur RSJ Ratumbuysang dr Samuel A R Malingkas SpM K mengatakan, permasalahan kesehatan jiwa adalah masalah global. Di mana masalah gangguan jiwa masuk sepuluh besar, seperti Depresi Mayor, Anxietas, ODGJ (schizophrenia atau psikotik akut). Permasalahan di bidang kesehatan jiwa yang terus dibenahi adalah kurangnya layanan kesehatan jiwa, terbatasnya tenaga professional/SDM, kurangnya koordinasi lintas sektor/program dan sangat tingginya stigma buruk.

“Karenanya, pemerintah dalam hal ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wagub Sulut  Drs Steven Kandouw terus bekerja demi memenuhi kebutuhan masyarakat, sesuai prioritas pembangunan daerah di sektor kesehatan yang telah dicanangkan. Di antaranya membangun infrastruktur RSJ Ratumbuysang di Kalasey, serta peningkatan kapasitas SDM Kesehatan. Harapannya, rumah sakit yang kita cintai dengan pemandangan Teluk Manado, Pulau Manado Tua dan Pulau Bunaken ini, menjadi Pusat Rujukan Pelayanan Kesehatan Jiwa di Indonesia Bagian Timur,” kata Malingkas.

Apalagi, lanjut Malingkas, dengan sinergitas, atas support Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut yang dipimpin dr Debbie K R Kalalo MSc PH, dalam hal ini sebagai representasi pemilik, membuktikan hasil kerja keras bersama, yakni RSJ Ratumbuysang Terakreditasi Madya (3 bintang) edisi SNARS 1.0 dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Ini sesuai dengan Visi ‘Menjadikan Sulut Maju dan Sejahtera sebagai Pintu Gerbang Indonesia ke Asia Pacific’ dan Misi Peningkatan Kualitas Manusia Sulawesi Utara’. “Apalagi saat ini Sulut menjadi salah satu Primadona Destinasi Wisata,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dikatakan Malingkas, momentum Hari Kesehatan Jiwa se-dunia (HKJS) atau World Mental Health Day (WMHD) 10 Oktober 2021 diperingati bersama 36 Rumah Sakit Jiwa lainnya di Indonesia, dengan Tema “Mental Health in An Unequal World” dan Sub Tema “Kesetaraan dalam Kesehatan Jiwa untuk semua” ini.

“Berharap kita Keluarga Besar Civitas Hospitalia RSJ Ratumbuysang yang tentunya sebagai abdi masyarakat, untuk terus berperan dalam meningkatkan kesadaran terhadap isu kesehatan jiwa (baik pencegahan maupun pengendalian) dan memberikan layanan terbaik, prima dan konsisten kepada masyarakat sesuai harapan Gubernur Sulut yang disampaikan saat kegiatan Soft Launching RSJ Ratumbuysang belum lama ini. Kita layak bersyukur, karena boleh terlibat dalam penyediaan akses layanan kesehatan jiwa.
Sekali lagi, kita pasti berhasil bila bergandengan tangan menjawab beragam tantangan dalam rangka menjalankan tugas untuk kesejahteraan masyarakat di bidang Kesehatan Jiwa,” tutur Malingkas.

Malingkas menambahkan, RSJ akan terus memberikan pelayanan optimal dengan segala potensi yang ada, demi peningkatan kesehatan Jiwa masyarakat Sulut sebagai user. “Kita telah menyaksikan banyak kebaikan jika bergotong royong, sama halnya yang telah dilakukan Pemerintah Daerah dalam menghadapi Pandemi Covid 19, di Bidang Kesehatan untuk pemulihan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan. Demikian halnya dengan kita yang dalam proses pembenahan dan perpindahan tempat pelayanan. Karenanya, saya mengajak mari bersama terus bersinergi menyukseskan program Kesehatan ODSK, untuk Sulut yang lebih sehat dan Sulut yang lebih Hebat,” pungkas Malingkas. (gre/ite) 

MANADOPOST.ID-Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof dr V L Ratumbuysang, menggelar peringatan Hari Kesehatan Jiwa se-Dunia 10 Oktober 2021, melalui beberapa rangkaian kegiatan. Di antaranya sarasehan dan pemotongan Tumpeng 36 RSJ se- Indonesia.

Direktur RSJ Ratumbuysang dr Samuel A R Malingkas SpM K mengatakan, permasalahan kesehatan jiwa adalah masalah global. Di mana masalah gangguan jiwa masuk sepuluh besar, seperti Depresi Mayor, Anxietas, ODGJ (schizophrenia atau psikotik akut). Permasalahan di bidang kesehatan jiwa yang terus dibenahi adalah kurangnya layanan kesehatan jiwa, terbatasnya tenaga professional/SDM, kurangnya koordinasi lintas sektor/program dan sangat tingginya stigma buruk.

“Karenanya, pemerintah dalam hal ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wagub Sulut  Drs Steven Kandouw terus bekerja demi memenuhi kebutuhan masyarakat, sesuai prioritas pembangunan daerah di sektor kesehatan yang telah dicanangkan. Di antaranya membangun infrastruktur RSJ Ratumbuysang di Kalasey, serta peningkatan kapasitas SDM Kesehatan. Harapannya, rumah sakit yang kita cintai dengan pemandangan Teluk Manado, Pulau Manado Tua dan Pulau Bunaken ini, menjadi Pusat Rujukan Pelayanan Kesehatan Jiwa di Indonesia Bagian Timur,” kata Malingkas.

Apalagi, lanjut Malingkas, dengan sinergitas, atas support Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut yang dipimpin dr Debbie K R Kalalo MSc PH, dalam hal ini sebagai representasi pemilik, membuktikan hasil kerja keras bersama, yakni RSJ Ratumbuysang Terakreditasi Madya (3 bintang) edisi SNARS 1.0 dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Ini sesuai dengan Visi ‘Menjadikan Sulut Maju dan Sejahtera sebagai Pintu Gerbang Indonesia ke Asia Pacific’ dan Misi Peningkatan Kualitas Manusia Sulawesi Utara’. “Apalagi saat ini Sulut menjadi salah satu Primadona Destinasi Wisata,” ujarnya.

Dikatakan Malingkas, momentum Hari Kesehatan Jiwa se-dunia (HKJS) atau World Mental Health Day (WMHD) 10 Oktober 2021 diperingati bersama 36 Rumah Sakit Jiwa lainnya di Indonesia, dengan Tema “Mental Health in An Unequal World” dan Sub Tema “Kesetaraan dalam Kesehatan Jiwa untuk semua” ini.

“Berharap kita Keluarga Besar Civitas Hospitalia RSJ Ratumbuysang yang tentunya sebagai abdi masyarakat, untuk terus berperan dalam meningkatkan kesadaran terhadap isu kesehatan jiwa (baik pencegahan maupun pengendalian) dan memberikan layanan terbaik, prima dan konsisten kepada masyarakat sesuai harapan Gubernur Sulut yang disampaikan saat kegiatan Soft Launching RSJ Ratumbuysang belum lama ini. Kita layak bersyukur, karena boleh terlibat dalam penyediaan akses layanan kesehatan jiwa.
Sekali lagi, kita pasti berhasil bila bergandengan tangan menjawab beragam tantangan dalam rangka menjalankan tugas untuk kesejahteraan masyarakat di bidang Kesehatan Jiwa,” tutur Malingkas.

Malingkas menambahkan, RSJ akan terus memberikan pelayanan optimal dengan segala potensi yang ada, demi peningkatan kesehatan Jiwa masyarakat Sulut sebagai user. “Kita telah menyaksikan banyak kebaikan jika bergotong royong, sama halnya yang telah dilakukan Pemerintah Daerah dalam menghadapi Pandemi Covid 19, di Bidang Kesehatan untuk pemulihan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan. Demikian halnya dengan kita yang dalam proses pembenahan dan perpindahan tempat pelayanan. Karenanya, saya mengajak mari bersama terus bersinergi menyukseskan program Kesehatan ODSK, untuk Sulut yang lebih sehat dan Sulut yang lebih Hebat,” pungkas Malingkas. (gre/ite) 

Most Read

Artikel Terbaru

/