25.7 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Belum Semua Tenant Dibuka, Mantos-Mega Mall Masih Sepi

MANADOPOST.ID—Pusat perbelanjaan di Sulawesi Utara (Sulut) kembali beroperasi, kemarin. Meski begitu, di hari perdana belum nampak tumpukan pengunjung sebagaimana prediksi banyak pihak.

Pantauan Manado Post, parkiran di sejumlah mal memang mulai padat. Pemandangan yang urung terlihat di masa-masa awal pandemi Covid-19 mewabah di Sulut.

Di Manado Town Square (Mantos) misalnya. Sejak dibuka pukul 12.00 WITA, kemarin, kendaraan roda dua dan empat mulai terparkir. Memasuki area mal terbesar di Sulut ini, pengunjung diwajibkan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan. Sejak di pintu masuk, antrian untuk cuci tangan dan pemeriksaan suhu dilakukan petugas. Menggunakan alat otomatis sehingga tidak harus menyetuh langsung.

Begitu masuk di area Mantos 1, situasi di dalam mal masih renggang. Jumlah pengunjung tidak seperti sebelum pandemi. Nampak banyak toko yang masih belum dibuka pemiliknya. Namun mayoritas restoran telihat sudah beroperasi.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sama halnya dengan kondisi di area Mantos 3. Tenant di tiga lantai juga belum banyak beroperasi. Keadaan serupa juga terpantau di area Mantos 2. Petugas Satgas Covid-19 Mantos nampak sigap di tiap sudut mal. Juga himbauan dan tulisan sosialisasi pencegahan Covid-19 terpampang jelas di semua akses masuk.

Para pegawai di masing-masing toko nampak lengkap dengan protokol kesehatan. Pakai masker dan face shield. Jaga jarak turut diberlakukan. Toko yang sudah beropeasi terlihat membatasi pengunjung yang ingin masuk. Sehingga penggunjung yang lain antri untuk bergantian masuk. Juga mewajibkan pengunjung memakai handsanitizer sebelum masuk.

Kondisi Megamall Manado tampak sama. Antrian masuk juga diterapkan sesuai protokol dan ketentuan pemerintah. Anak di bawah 12 tahun, ibu hamil, orang sakit dan lansia dilarang masuk. Bedanya, pengunjung yang ingin masuk, wajib menunjukkan identitas. Pintu keluar dan masuk juga dibedakan.

Nampak kondisi dalam mal sangat renggang. Beberapa toko dan tempat makan juga banyak belum dibuka. Petugas Satgas Covid-19 Megamall juga bersiaga di tiap sudut, mengawal protokol kesehatan tetap dilaksanakan.

Diketahui, mal di Manado dibatasi jam pengoperasiannya. Sekira 6 jam. Pukul 12.00 WITA sampai 18.00 WITA. Ketika tepat waktu tutup, pengunjung langsung diarahkan keluar dari dua mal tersebut. Akses masuk langsung ditutup sesuai batas waktu yang diberikan. Bahkan lampu juga langsung dipadamkan.

Ridel Sumampow, salah satu pengunjung di Mantos mengatakan senang bisa memuaskan hasratnya kembali berbelanja. Dia mengaku sudah menantikan pembukaan mal karena ingin membeli iphone baru. “Ibox kan cuma ada di Mantos. Kalau mau pesan online kan ribet lagi,” akuinya.

Dia mengaku patuh dengan imbauan pemerintah untuk menggunakan masker dan menjaga jarak selama berbelanja. Pun dengan petugas mal yang dia nilai sigap. “Kami warga mengapresiasi. Dengan begini ketakutan bisa tertular virus di mal bisa sedikit berkurang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Mega Mall Amelia Tungka memastikan pihaknya patuh dengan semua regulasi yang dikeluarkan Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Manado. Sejak dari pintu masuk pemeriksaan ketat terhadap identitas pengunjung dilakukan.

Juga terhadap suhu tubuh dan kepatuhan menggunakan masker. “Pengunjung balita dan yang berusia rentan tertular belum kita izinkan masuk sebagaimana anjuran pemerintah,” bebernya.

Selain itu, diakuinya belum semua tenant di Mega Mall yang beroperasi. Beberapa masih belum diizinkan karena hasil rapid test karyawan belum keluar. “Kami menunggu itu, kalau sudah ada baru boleh buka. Tapi informasi tadi malam dan besok (hari ini, red) pagi, sudah ada hasilnya. Kalau non reaktif kita persilahkan. Jadi prediksi kami akan lebih banyak yang mulai beroperasi,” ungkapnya.

Olehnya, mewakili manajemen Tungka meminta maaf kepada pengunjung atas pengetatan akses masuk. Ini demi kebaikan bersama. “Kami mohon maaf kalau harus mengantri lama dan mungkin ada beberapa yang terpaksa kami tidak izinkan masuk karena belum memenuhi standar kesehatan,” tutur dia.

Menurutnya, jumlah pengunjung juga belum terlalu banyak. Seiring dengan pembatasan jam operasional. Dia memperkirakan sepanjang kemarin, jumlah pengunjung kurang dari 1000 orang.

Senada, General Manager Mantos Yono Akbar mengaku belum semua tenant di mal yang dia kelola dibuka. Beberapa dikarenakan hasil rapid test belum keluar. “Salah satu yang besar itu Matahari. Tapi tadi (kemarin, red) malam, sudah ada hasil rapid test karyawannya. Jadi besok (hari ini, red), sudah bisa buka. Itu sama dengan tenant-tenant lain yang belum buka. Mungkin besok sudah lebih banyak buka,” beber Akbar.

Penerapan protokol ketat juga diungkapkan akan terus dilakukan selama masa pandemi ini. Olehnya, kerjasama dari para pengunjung sangat diharapkan. Dia merinci jumlah pengunjung diperkirakan belum sampai lima ribu orang. Jauh dibanding biasanya sebelum pandemi.

Hanya saja, pihaknya tetap siap menyikapi adanya penumpukan pengunjung dengan adanya pembatasan. “Untuk sementara operasional juga dibatasi. Kami harap agar bisa secara bergantian. Apalagi besok (hari ini, red) malam minggu. Petugas kami akan mengingatkan pengunjung yang mungkin nanti lalai dalam penerapan protokol kesehatan seperti membuka masker atau tidak menjaga jarak. Ini demi kebaikan bersama,” tandanya. (cw-02/jen)

MANADOPOST.ID—Pusat perbelanjaan di Sulawesi Utara (Sulut) kembali beroperasi, kemarin. Meski begitu, di hari perdana belum nampak tumpukan pengunjung sebagaimana prediksi banyak pihak.

Pantauan Manado Post, parkiran di sejumlah mal memang mulai padat. Pemandangan yang urung terlihat di masa-masa awal pandemi Covid-19 mewabah di Sulut.

Di Manado Town Square (Mantos) misalnya. Sejak dibuka pukul 12.00 WITA, kemarin, kendaraan roda dua dan empat mulai terparkir. Memasuki area mal terbesar di Sulut ini, pengunjung diwajibkan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan. Sejak di pintu masuk, antrian untuk cuci tangan dan pemeriksaan suhu dilakukan petugas. Menggunakan alat otomatis sehingga tidak harus menyetuh langsung.

Begitu masuk di area Mantos 1, situasi di dalam mal masih renggang. Jumlah pengunjung tidak seperti sebelum pandemi. Nampak banyak toko yang masih belum dibuka pemiliknya. Namun mayoritas restoran telihat sudah beroperasi.

Sama halnya dengan kondisi di area Mantos 3. Tenant di tiga lantai juga belum banyak beroperasi. Keadaan serupa juga terpantau di area Mantos 2. Petugas Satgas Covid-19 Mantos nampak sigap di tiap sudut mal. Juga himbauan dan tulisan sosialisasi pencegahan Covid-19 terpampang jelas di semua akses masuk.

Para pegawai di masing-masing toko nampak lengkap dengan protokol kesehatan. Pakai masker dan face shield. Jaga jarak turut diberlakukan. Toko yang sudah beropeasi terlihat membatasi pengunjung yang ingin masuk. Sehingga penggunjung yang lain antri untuk bergantian masuk. Juga mewajibkan pengunjung memakai handsanitizer sebelum masuk.

Kondisi Megamall Manado tampak sama. Antrian masuk juga diterapkan sesuai protokol dan ketentuan pemerintah. Anak di bawah 12 tahun, ibu hamil, orang sakit dan lansia dilarang masuk. Bedanya, pengunjung yang ingin masuk, wajib menunjukkan identitas. Pintu keluar dan masuk juga dibedakan.

Nampak kondisi dalam mal sangat renggang. Beberapa toko dan tempat makan juga banyak belum dibuka. Petugas Satgas Covid-19 Megamall juga bersiaga di tiap sudut, mengawal protokol kesehatan tetap dilaksanakan.

Diketahui, mal di Manado dibatasi jam pengoperasiannya. Sekira 6 jam. Pukul 12.00 WITA sampai 18.00 WITA. Ketika tepat waktu tutup, pengunjung langsung diarahkan keluar dari dua mal tersebut. Akses masuk langsung ditutup sesuai batas waktu yang diberikan. Bahkan lampu juga langsung dipadamkan.

Ridel Sumampow, salah satu pengunjung di Mantos mengatakan senang bisa memuaskan hasratnya kembali berbelanja. Dia mengaku sudah menantikan pembukaan mal karena ingin membeli iphone baru. “Ibox kan cuma ada di Mantos. Kalau mau pesan online kan ribet lagi,” akuinya.

Dia mengaku patuh dengan imbauan pemerintah untuk menggunakan masker dan menjaga jarak selama berbelanja. Pun dengan petugas mal yang dia nilai sigap. “Kami warga mengapresiasi. Dengan begini ketakutan bisa tertular virus di mal bisa sedikit berkurang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Mega Mall Amelia Tungka memastikan pihaknya patuh dengan semua regulasi yang dikeluarkan Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Manado. Sejak dari pintu masuk pemeriksaan ketat terhadap identitas pengunjung dilakukan.

Juga terhadap suhu tubuh dan kepatuhan menggunakan masker. “Pengunjung balita dan yang berusia rentan tertular belum kita izinkan masuk sebagaimana anjuran pemerintah,” bebernya.

Selain itu, diakuinya belum semua tenant di Mega Mall yang beroperasi. Beberapa masih belum diizinkan karena hasil rapid test karyawan belum keluar. “Kami menunggu itu, kalau sudah ada baru boleh buka. Tapi informasi tadi malam dan besok (hari ini, red) pagi, sudah ada hasilnya. Kalau non reaktif kita persilahkan. Jadi prediksi kami akan lebih banyak yang mulai beroperasi,” ungkapnya.

Olehnya, mewakili manajemen Tungka meminta maaf kepada pengunjung atas pengetatan akses masuk. Ini demi kebaikan bersama. “Kami mohon maaf kalau harus mengantri lama dan mungkin ada beberapa yang terpaksa kami tidak izinkan masuk karena belum memenuhi standar kesehatan,” tutur dia.

Menurutnya, jumlah pengunjung juga belum terlalu banyak. Seiring dengan pembatasan jam operasional. Dia memperkirakan sepanjang kemarin, jumlah pengunjung kurang dari 1000 orang.

Senada, General Manager Mantos Yono Akbar mengaku belum semua tenant di mal yang dia kelola dibuka. Beberapa dikarenakan hasil rapid test belum keluar. “Salah satu yang besar itu Matahari. Tapi tadi (kemarin, red) malam, sudah ada hasil rapid test karyawannya. Jadi besok (hari ini, red), sudah bisa buka. Itu sama dengan tenant-tenant lain yang belum buka. Mungkin besok sudah lebih banyak buka,” beber Akbar.

Penerapan protokol ketat juga diungkapkan akan terus dilakukan selama masa pandemi ini. Olehnya, kerjasama dari para pengunjung sangat diharapkan. Dia merinci jumlah pengunjung diperkirakan belum sampai lima ribu orang. Jauh dibanding biasanya sebelum pandemi.

Hanya saja, pihaknya tetap siap menyikapi adanya penumpukan pengunjung dengan adanya pembatasan. “Untuk sementara operasional juga dibatasi. Kami harap agar bisa secara bergantian. Apalagi besok (hari ini, red) malam minggu. Petugas kami akan mengingatkan pengunjung yang mungkin nanti lalai dalam penerapan protokol kesehatan seperti membuka masker atau tidak menjaga jarak. Ini demi kebaikan bersama,” tandanya. (cw-02/jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/