25.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

460 Pejabat H2C, Takut Dirolling Usai Uji Kompetensi

MANADOPOST.ID-Sebanyak 460 pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Manado Harap-harap Cemas (H2C). Karena takut dirolling usai mengikuti uji kompetensi (Assessment), di gedung paripurna DPRD Kota Manado, Selasa (12/10/21).

Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang menegaskan, assessment ini biasa dilakukan pemerintah untuk peningkatan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Karena kami mau ASN berkualitas dan berintegritas. Kalau ada assessment ini hal yang wajar dilakukan,” ungkap Sualang, Senin (11/10/21). “Bukan berarti dilakukan assessment akan dilakukan rolling, karena ini wajar dilakukan setiap pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Manado Donald Supit mengatakan, uji kompetensi ini akan dilaksanakan selama 3 hari, dimulai 12-14 Oktober.
“Yang akan ikut assessment adalah seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas khusus, lurah dan kepala puskesmas,” bebernya.

Supit mengatakan, tujuan diadakan uji kompetensi di lingkungan Pemerintahan Kota Manado yang tak lain adalah untuk memetakan kompetensi para pejabat.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Agar penempatan pejabat ke depan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki,” pungkasnya. (ite)

 

MANADOPOST.ID-Sebanyak 460 pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Manado Harap-harap Cemas (H2C). Karena takut dirolling usai mengikuti uji kompetensi (Assessment), di gedung paripurna DPRD Kota Manado, Selasa (12/10/21).

Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang menegaskan, assessment ini biasa dilakukan pemerintah untuk peningkatan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Karena kami mau ASN berkualitas dan berintegritas. Kalau ada assessment ini hal yang wajar dilakukan,” ungkap Sualang, Senin (11/10/21). “Bukan berarti dilakukan assessment akan dilakukan rolling, karena ini wajar dilakukan setiap pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Manado Donald Supit mengatakan, uji kompetensi ini akan dilaksanakan selama 3 hari, dimulai 12-14 Oktober.
“Yang akan ikut assessment adalah seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas khusus, lurah dan kepala puskesmas,” bebernya.

Supit mengatakan, tujuan diadakan uji kompetensi di lingkungan Pemerintahan Kota Manado yang tak lain adalah untuk memetakan kompetensi para pejabat.

“Agar penempatan pejabat ke depan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki,” pungkasnya. (ite)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/