23 C
Manado
Selasa, 27 Oktober 2020

Ini Cara Reynaldi Lengkong Tarik Pelanggan di Kedai Kopi Selama Pandemi

MANADOPOST.ID – Menjadi pemilik kedai kopi, beban ganda dirasakan Reynaldi Lengkong saat wabah Covid-19 melanda. Tak hanya diri sendiri yang harus dipikir, tapi nasib rekan kerja lainnnya.

“Kedai kami tutup dalam waktu yang tidak singkat. Tidak sedikit teman-teman yang memutuskan untuk berhenti dan tinggal di rumah demi menghindari resiko terkena virus. Akhirnya banyak tugas di kedai yang bolong, harus saya gantikan dulu,” jujur cowok kelahiran Nabire 17 Maret 1998 ini.

Kerja dan tanggung jawab Reynaldi menjadi lebih banyak. Ia harus mencari jalan keluar untuk bisa bertahan. “Saya sempat berpikir untuk berhenti berwirausaha,” akunya.

Beberapa waktu kemudian, niat menyerahnya tenggelam. Ia lanjut buka kedai dengan banyak perubahan.

“Awalnya saya terima layanan aplikasi delivery dulu. Memang masih canggung dengan sistem online. Karena tadinya kami sering menyapa dan bercerita lama dengan pelanggan, sekarang hanya ada pertemuan singkat sebatas mengantar pesanan,” beber si barista ini.

Dijelaskannya, omset dari delivery ini memang tak banyak. Namun setidaknya bisa mengatasi isi kas untuk sementara. “Tetap bersyukur lah,” singkatnya.

Karena banyak kafe yang beralih konsep dari dine in menjadi takeaway, perebutan hati pelanggan harus dilakukan dengan cara menarik. Reynaldi sendiri juga sudah melakukan hal itu. Ia membuat minuman kopi botolan yang bisa disimpan dan berkapasitas lebih banyak. Segala bentuk promo juga disebar di media sosial. Seperti paket hemat, free delivery dan lainnya.

“Intinya menyerah itu bukan opsi. Sesulit apapun ujian itu, pasti ada jalan keluar yang harus kita cari dengan sabar dan penuh hikmat. Itu semangat yang selalu tanamkan pada diri saya. Dan semangat itu akan redup jika tidak ada support system. Yaitu orang-orang tersayang yang selalu mendukung saya dari awal hingga saat ini,” simpulnya. (tkg)

-

Artikel Terbaru

Silangen Dilantik, MJP Tantang Tetap Kritis pada Pemprov

Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiscus Andi Silangen sah dilantik, kemarin. Banyak ucapan dan harapan mengalir dari rekan sekerjanya di DPRD Sulut. Salah satunya dari personel Komisi IV DPRD Sulut Melky J Pangemanan (MJP).

Taati Protokol Kesehatan saat Berlibur, Clay: Harus Disiplin dan Peduli

Akhir pekan ini, bakal ada libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad, 28-30 Oktober. Momen liburan panjang seperti ini biasanya dimanfaatkan untuk liburan. Mengingat pandemic Covid-19 belum berlalu, Pjs Bupati Clay JH Dondokambey SSTP MAP pun meminta masyarakat Minahasa Utara yang hendak berlibur, agar menerapkan protokol kesehatan secara disiplin supaya tidak terjadi kenaikan kasus Covid-19.

Warga Bitung Siap Bawa Kemenangan untuk VAP-HR

Dukungan untuk calon gubernur dan wakil gubernur Sulut, Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP) dan Dr Hendry Runtuwene STh (HR), terus mengalir. Warga dari segala penjuru Sulut tak henti menyatakan dukungan untuk paslon nomor urut dua yang diusung partai NasDem ini. Seperti terpantau Senin (26/10), saat VAP-HR menggelar kampanye terbatas di sejumlah lokasi di Bitung, antusias warga tak terbendung meski kegiatan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

Keke Minahasa Lolos Pantukhir Seleksi WARA Tingkat Sulut

Mariska Onibala, berhasil lolos kegiatan penentuan terakhir (pantukhir) seleksi Penerimaan Bintara PK (WARA) Wanita Angkatan Udara Gelombang II TA 2020, di Balai Prajurit Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, Manado, Sulut, Senin (26/10).

Nostalgia di Persekolahan Advent Unklab, Clay: Saya Jualan Roti

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Minut Clay June Dondokambey SSTP MAP, Senin (26/10) diundang ke talkshow Unklab Adventist Laboratory School. Kepala Biro Umum Pemprov Sulut ini pun diajak bernostalgia di Persekolahan Advent Unklab.