25 C
Manado
Rabu, 25 November 2020

MOR Jadi Panglima Tertinggi Brigade Santiago

MANADO— Mor Dominus Bastiaan (MOR), resmi menjadi Panglima Tertinggi Brigade Santiago, seletah dikukuhkan tua-tua adat Nusa Utara, Sabtu (14/11). Pengukuhan dilakukan lewat upacara adat di hadapan Panglima Brigade Santiago Daniel Aling SH MH, serta pengurus Brigade Santiago Kota Manado atau dikenal dengan sebutan Kulano Manado.

MOR pun mengucapkan terima kasih atas kepercayaan tersebut. Katanya, ini bukan hanya soal pengukuhan, bukan cuma soal seremonial, tapi soal tanggungjawab. “Kita bertanggungjawab bukan hanya diri kita masing-masing, bukan hanya untuk masyarakat Nusa Utara, tapi untuk semua warga kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara, untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan,” tutur calon wali kota Manado ini.

Sementara itu, Panglima Brigade Santiago Daniel Aling menuturkan, sejak Hengky Baramuli meninggal dunia, belum ada sosok yang ditunjuk tua-tua adat menjadi Panglima Tertinggi Brigade Santiago. “Setelah lama menunggu, kami bersyukur setelah tua-tua adat menyatakan bahwa pengganti bapak Hengky Baramuli adalah pak Mor Dominus Bastiaan. Pak Mor merupakan sosok yang tepat untuk jabatan tersebut. Apalagi beliau memiliki titisan dari Raja Sanger (Nusa Utara, red) yakni Raja Bastiaan,” jelasnya.

Aling pun mengajak seluruh pengurus dan anggota Brigade Santiago dan bahkan seluruh masyarakat Nusa Utara di Sulawesi Utara dan khususnya Kota Manado untuk bersatu di bawah komando MOR selaku Panglima Tertinggi. “Mari semua rapatkan barisan. Kita punya Panglima Tertinggi yang baru pak Mor Dominus Bastiaan,” tukasnya seraya mengatakan pengukuhan MOR bukan kepentingan politik tapi kepentingan warga Nusa Utara dan masyarakat pada umumnya.

Dalam kesempatan itu juga dilantik pengurus Brigade Santiago atau Kulano Manado. “Setelah pelantikan Kulano Manado ini langsung melakukan konsolidasi ke tingkat kecamatan, kelurahan bahkan lingkungan,” tandasnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut, calon wakil wali kota Manado Hanny Joost Pajouw dan Anggota DPRD Manado Bobby Daud.(*)

-

Artikel Terbaru

Zaman Kapolri Idham Azis, tidak Ada Anjak yang Habis Sekolah

Dalam Apel Kasatwil 2020 di Mabes Polri pada Rabu (25/11), Kapolri Jenderal Idham Azis menyampaikan perihal pembinaan personel kepolisian. Ada hukuman dan penghargaan bagi anggotanya. Bahkan, seluruh personel Bhayangkara akan mendapatkan jabatan sesuai dengan kompetensi individu.

Perselisihan Dua Desa, Kapolres Turun Tangan

MANADOPOST.ID- Anak-anak muda di dua desa yakni Desa Tenga dan Desa Pakuure, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) belum lama ini sempat terjadi perselisihan.

Lansia 80 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai

MANADOPOST.ID--Desterina Talamuda (80), warga Kuma Kecamatan Essang Selatan, ditemukan tak bernyawa di Sungai Liumbarango.

Hadirkan Ketum GMNI, Liow Apresiasi Bedah Buku OD-SK

MANADOPOST.ID--Mahasiswa dan generasi milenial Sulut mengikuti Diskusi bedah buku ‘Moving Forward: Memahami Revolusi Mental dan Politics of Hope Dalam Kepemimpinan Aksi Nyata dan Tata Kelola Pemerintahan ODSK’ di Grand Puri Hotel Manado, Rabu (25/11).

Percepat dan Perluas ETP Daerah

MANADOPOST.ID--Bupati Sitaro Evangelian Sasingen didampingi Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Herry Bogar menghadiri webinar akselerasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), secara virtual di Media Center Sitaro, Selasa (24/11).