29.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Penutupan Tempat Hiburan di Manado Diperpanjang

MANADOPOST.ID–Kasus positif Covid-19, di Kota Manado terus mengalami kenaikan. Karena itu, Pemerintah Kota Manado kembali memperpanjang penutupan tempat hiburan malam, Spa dan pusat olahraga (Fitness Center/Gym, dan dan usaha sejenisnya). Hal ini sesuai surat edaran Wali Kota GS Vicky Lumentut.

Kabag Pemerintahan dan Humas Sonny Takumangsan mengatakan, sesuai surat edaran perpanjangan penutupan tempat hiburan malam sampai 30 Juli.

Selain itu, lanjutnya, usaha permainan Daring (Game Online), tempat bermain anak/keluarga (seperti timezone, Amazone, Kndcity dan usaha sejenisnnya) juga ditutup untuk sementara

waktu sampai dengan tanggal 30 Juli 2020. “Hotel, restoran, gedung/ruang serbaguna agar tidak menyelenggarakan acara-acara seperti rapat, resepsi den kegiatan sejenisnya yang bersifat mengumpulkanbanyak orang sampai dengan tanggal 30 Juli 2020,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Wali kota juga berharap, TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja dan kepala perangkat daerah mendukung, mengawal dan meneruskan edaran ini sesuai fungsi dan tugasnya. “Khusus untuk TNI/Polri dan SatPol-PP dapat menindak bagi setiap pelanggar surat edaran ini,” pungkasnya. (ite)

MANADOPOST.ID–Kasus positif Covid-19, di Kota Manado terus mengalami kenaikan. Karena itu, Pemerintah Kota Manado kembali memperpanjang penutupan tempat hiburan malam, Spa dan pusat olahraga (Fitness Center/Gym, dan dan usaha sejenisnya). Hal ini sesuai surat edaran Wali Kota GS Vicky Lumentut.

Kabag Pemerintahan dan Humas Sonny Takumangsan mengatakan, sesuai surat edaran perpanjangan penutupan tempat hiburan malam sampai 30 Juli.

Selain itu, lanjutnya, usaha permainan Daring (Game Online), tempat bermain anak/keluarga (seperti timezone, Amazone, Kndcity dan usaha sejenisnnya) juga ditutup untuk sementara

waktu sampai dengan tanggal 30 Juli 2020. “Hotel, restoran, gedung/ruang serbaguna agar tidak menyelenggarakan acara-acara seperti rapat, resepsi den kegiatan sejenisnya yang bersifat mengumpulkanbanyak orang sampai dengan tanggal 30 Juli 2020,” ujarnya.

Wali kota juga berharap, TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja dan kepala perangkat daerah mendukung, mengawal dan meneruskan edaran ini sesuai fungsi dan tugasnya. “Khusus untuk TNI/Polri dan SatPol-PP dapat menindak bagi setiap pelanggar surat edaran ini,” pungkasnya. (ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/