23.4 C
Manado
Thursday, 8 December 2022

Realisasi PAD Manado Loyo, Baru 32 Persen

MANADOPOST.ID-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Manado Loyo. Hal ini terungkap dalam rapat yang dipimpin oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Bapenda, Senin (19/7/2021) pagi.

Diketahui, realisasi PAD sampai 15 Juli 2021 baru mencapai 32 % sudah termasuk dengan retribusi kebersihan yang dikelola bidang pendapatan. Sementara capaian PBB masih 9 persen.

Karena itu, Wali Kota Manado mendorong agar target pajak harus dikejar. “Kita harus punya strategi, jangan hanya perhatikan hal kecil tapi melupakan hal-hal besar,” ujar wali kota.

Menurut wali kota, seharusnya di bulan Juni sampai Juli ini setidaknya capaian pajak untuk Hotel dan Restoran sudah di atas 50 persen sebab sudah berjalan 6 bulan lebih. ”PAD kita mengkhawatirkan kalo orang kurang darah, amper pingsan,” sebut wali kota.

Baca Juga:  Wali Kota Terpilih Manado Blusukan ke TPA
1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Wali kota juga meminta alat perekam data ditempatkan pada Hotel dan Restoran atau tempat lain yang punya potensi ketidak cocokan dengan penghasilan.
“Ini yang harus diseriusi, harus ada orang yang turun lapangan untuk mencek kenyataannya,” kata wali kota.

Wali kota berharap, pajak parkir 30 persen dimaksimalkan. Dari penghasilan untuk pajak, terbesar ada di Mega Mas dan Bandara untuk bulan Juni.

Demikian juga pendapatan parkir di Mantos, pasar-pasar, RS Kandouw dan lain-lain akan dimaksimalkan pajak 30 persennya.

“Potensi besar yang dikejar adalah PBB termasuk BPHTB untuk menutupi kekurangan pajak disegmen yang lain,” kata wali kota.

Diakhir rapat ikut dibahas soal Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) di Kota Manado khususnya di sekitar jalan-jalan utama termasuk di tempat usaha berskala besar seperti di Mega Mall, Mantos, Bahu Mall, Marina Plaza serta perumahan seperti Citraland, Taman Sari dan lain-lain dalam penerbitan SPPT yang baru.

Baca Juga:  IDA Jadi Solusi Tambang Rakyat

Turut hadir dalam rapat tersebut, Wakil Wali kota Manado dr. Richard Sualang, Sekretaris Kota Manado Micler Lakat, Staf Ahli Steven Rende bersama jajaran Bapenda Manado. (ite)

 

MANADOPOST.ID-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Manado Loyo. Hal ini terungkap dalam rapat yang dipimpin oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Bapenda, Senin (19/7/2021) pagi.

Diketahui, realisasi PAD sampai 15 Juli 2021 baru mencapai 32 % sudah termasuk dengan retribusi kebersihan yang dikelola bidang pendapatan. Sementara capaian PBB masih 9 persen.

Karena itu, Wali Kota Manado mendorong agar target pajak harus dikejar. “Kita harus punya strategi, jangan hanya perhatikan hal kecil tapi melupakan hal-hal besar,” ujar wali kota.

Menurut wali kota, seharusnya di bulan Juni sampai Juli ini setidaknya capaian pajak untuk Hotel dan Restoran sudah di atas 50 persen sebab sudah berjalan 6 bulan lebih. ”PAD kita mengkhawatirkan kalo orang kurang darah, amper pingsan,” sebut wali kota.

Baca Juga:  Aspirasi Warga: Jalan Rusak, Lampu Jalan Mati, Normalisasi Sungai dan Drainase Harus Diperbaiki

Wali kota juga meminta alat perekam data ditempatkan pada Hotel dan Restoran atau tempat lain yang punya potensi ketidak cocokan dengan penghasilan.
“Ini yang harus diseriusi, harus ada orang yang turun lapangan untuk mencek kenyataannya,” kata wali kota.

Wali kota berharap, pajak parkir 30 persen dimaksimalkan. Dari penghasilan untuk pajak, terbesar ada di Mega Mas dan Bandara untuk bulan Juni.

Demikian juga pendapatan parkir di Mantos, pasar-pasar, RS Kandouw dan lain-lain akan dimaksimalkan pajak 30 persennya.

“Potensi besar yang dikejar adalah PBB termasuk BPHTB untuk menutupi kekurangan pajak disegmen yang lain,” kata wali kota.

Diakhir rapat ikut dibahas soal Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) di Kota Manado khususnya di sekitar jalan-jalan utama termasuk di tempat usaha berskala besar seperti di Mega Mall, Mantos, Bahu Mall, Marina Plaza serta perumahan seperti Citraland, Taman Sari dan lain-lain dalam penerbitan SPPT yang baru.

Baca Juga:  Empat Ribu PJU Tidak Menyala, Wali Kota Minta Turlap Dengan PLN Cek Lokasi

Turut hadir dalam rapat tersebut, Wakil Wali kota Manado dr. Richard Sualang, Sekretaris Kota Manado Micler Lakat, Staf Ahli Steven Rende bersama jajaran Bapenda Manado. (ite)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/