32 C
Manado
Selasa, 24 November 2020

JPAR: Dari Lahir Sampai Meninggal Kita Proteksi

MANADOPOST.ID-Tidak hanya menawarkan pembangunan rumah murah sebanyak 10.000 unit bagi pekerja informal seperti tukang ojek, karyawan hotel, karyawan rumah makan, karyawan toko, tukang bengkel, pedagang kaki lima, petani, peternak, buruh pelabuhan, buruh bangunan maupun buruh harian lainnya.

Namun, salah satu program mendasar yang disampaikan calon Wali Kota Manado Julyeta PA Runtuwene (JPAR) adalah, ikut memproteksi totalitas kehidupan masyarakat Kota Manado ketika masih berada di dalam kandungan, lahir, hidup, bahkan sampai dengan meninggal.

Ketika masih lahir menurut mantan Rektor Universitas Negeri Manado di Tondano ini, dirinya bersama calon Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan sepakat untuk meningkatkan kebutuhan gizi para ibu hamil.

“Melalui pemberian bantuan gizi nutrisi, maka kita harapkan akan mampu menjaga kesehatan janin di dalam kandungan, termasuk kita mampu juga menjaga kesehatan ibu hamil selama masa kehamilan,” kata Runtuwene.

Setelah bayi lahir dan tumbuh menjadi anak-anak, pihaknya juga komitmen untuk tetap memastikan anak-anak didik bisa melaksanakan kegiatan belajar dengan baik, meskipun masih dalam suasana pandemi global.

“Kita juga akan memberikan perhatian serius kepada mahasiswa dari kelompok anak-anak yang berprestasi tapi kurang mampu, agar mereka bisa menyelesaikan pendidikan mulai sarjana sampai doktor,” ungkap Wakil Ketua Komisi Wanita Kaum Ibu Sinode GMIM ini.

Guna menekan angka pengangguran di Sulut yang cukup tinggi, maka ketika menyelesaikan studi di SMA atau sederajat maupun perguruan tinggi, maka dirinya bersama Harley Mangindaan, akan konsisten untuk memberdayakan UMKM melalui bantuan langsung tunai maupun bantuan pendampingan pelatihan.

“Mulai dari sopir angkot, sopir umum, buruh, karyawan, THL, karyawan swasta, buruh lepas bahkan tenaga lainnya akan menjadi prioritas kami dalam pemberian bantuan UMKM,” janji Runtuwene.

Hin Mondigir, salah satu petugas kebersihan di kecamatan Mapanget merasa terharu dengan janji moral yang disampaikan calon Walikota Manado Julyeta PA Runtuwene (JPAR) tersebut.

Bahkan menurut mantan Pelsus di GMIM wilayah Manado Timur III ini, belum terpilih saja, JPAR sudah membuktikan komitmen moralnya tersebut ketika menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado.

“Sudah dibuktikan selama 5 tahun. Disituasi covid seperti ini kami butuh pemimpin yang peduli kemanusian, bukan pemimpin yang ingin membangun kerajaan bisnis bersama kolega-koleganya di kota Manado,” pungkasnya.(*)

-

Artikel Terbaru

517 Guru Honorer di Bolsel Bakal Terima BSU

MANADOPOST.ID--Sebanyak 517 guru honorer di Kabupaten Bolsel akan mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Tegas! Belum Kuorum, Silangen Skors Paripurna Penetapan RAPBD 2021

MANADOPOST.ID—Paripurna penetapan RAPBD 2021 yang digelar DPRD Provinsi Sulut terpaksa diskors. Agenda ini sebelumnya dijadwalkan pukul 11.00.

OJK Luncurkan Aplikasi UMKM-MU

MANADOPOST.ID— Minggu (22/11) pekan lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) genap berusia 9 tahun. Bertepatan dengan momentum itu pun, OJK meluncurkan aplikasi UMKM-MU, yaitu platform digital dalam bentuk website dan mobile app yang dikembangkan oleh OJK untuk membantu UMKM binaan dalam memperluas akses pasar secara digital.

11 Mitra Binaan Sulut `Disuntik` 1,7 Miliar

MANADOPOST-ID-- Pagi tadi sekira Pukul 10.22 WITA, Bertempat di Four Point by Sheraton Manado, PT Pertamina

FDW-PYR Banjir Dukungan di Kecamatan Sinonsayang

MANADOPOST.ID—Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar dan Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR), terus menuai dukungan penuh masyarakat.