26.6 C
Manado
Jumat, 30 Oktober 2020

Viral Perempuan Disanksi, Pakar Hukum: Kita Lawan Covid Bukan Warga

MANADOPOST.ID—Video penindakan terhadap seorang perempuan yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Manado, menimbulkan pro dan kontra. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Yohanis Waworuntu menyebutkan, kejadian ini jadi bahan evaluasi. Agar penindakan dan pengambilan keputusan bisa lebih baik lagi.

“Saat petugas dapati, perempuan itu tak bermasker di sekitar pusat perbelanjaan. Jadi kami memberikan pilihan kepada perempuan itu, sanksi memungut sampah atau olahraga. Dan perempuan itu memilih squat jump sebanyak 20 kali,” sebut Waworuntu saat dikonfirmasi Manado Post, kemarin.

Dia juga menyinggung, yang dipermasalahkan warga terkait ada petugas tidak melakukan sosial distancing saat memberikan sanksi terhadap pelanggar tersebut. “Itu akan menjadi evaluasi ke depan. Karena ketika tim penindakan ini turun, kami sudah memberikan arahan di apel agar memperhatikan protokoler kesehatan. Petugas harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Ini akan menjadi bahan evaluasi dan kami juga meminta maaf kepada masyarakat atas kekhilafan petugas kami,” ujarnya.

Menurut dia, penindakan yang dilakukan untuk menegakan disiplin protokoler kesehatan sesuai Perwal 24/2020. Ini dilakukan tim Satgas Covid yang terdiri unsur Polres, Brimob, Kodim, Lantamal, Danpol dan Satpol-PP. “Penindakan ini memberikan untuk efek jera supaya masyarakat disiplin menjalankan protokoler kesehatan,” pungkasnya.

Kejadian ini juga turut disorot pengamat hukum Toar Palilingan SH MH. Ia menilai, sosialisasi harus gencar dilakukan semua pihak. Pasalnya kemungkinan masyarakat belum sepenuhnya mengetahui tentang adanya sanksi yang akan diberikan.

“Kalau tahu ada hukuman seperti itu, tentunya wanita tersebut (dalam video) akan memberi perhatian. Baik tentang penggunaan masker, jaga jarak dan cuci tangan. Artinya yang bersangkutan tidak tau, mungkin sosialisasi atas adanya sanksi belum tersosialisai dengan baik,” terangnya.

Lanjut akademisi fakultas Hukum Unsrat ini, sanksi harus dibedakan, antara laki-laki dan perempuan. “Untuk sanksi juga sebaiknya jangan disamakan bagi wanita dan laki-laki. Karena bentuk sanksi yang viral, sangat tidak pantas dikenakan pada wanita. Apalagi saat itu busananya (wanita) juga tidak tepat diberi sanksi seperti itu,” terang Palilingan, sembari menambahkan Tim Satgas Covid-19 agar harus lebih santun dalam bertugas.

Lanjut Palilingan, ini adalah perang melawan Covid-19. Bukan untuk melawan masyarakat yang tidak menggunakan masker. “Tim satgas sebaiknya sebelum turun di-briefing dulu, dan harus santun ketika mau bertugas. Karena intinya kita mau mengajak seluruh masyarakat untuk berperang melawan Covid-19. Bukan melawan mereka yang tidak menggunakan masker. Apalagi petugas dalam video tersebut, ada yang tampak tidak menjaga jarak juga. Jadi menegakan aturan sebaiknya juga diperhatikan, mulai dari lingkungan para tim satgas atau petugas,” kritik Palilingan.

Tambah Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unsrat ini, Perwako dibuat dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19. “Sebaiknya tim tersebut dilengkapi dengan cadangan masker dan diberikan setelah (warga) menjalani sanksi. Agar mereka (masyarakat) bisa langsung memahami maksud dan tujuan penertiban tersebut. Di mana semua daya upaya pemerintah memerangi Covid-19, hanya bisa berhasil dengan baik atas dukungan seluruh masyarakat,” ungkapnya sembari mengatakan ini bukan sanksi tindakan kriminal.

“Ini lebih pada bentuk kerja sama kita, agar Covid ini bisa segera berakhir. Kecuali kita secara sengaja ingin sebarkan virus corona, pasti akan berhadapan dengan ancaman pidana pada UU nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular,” tegas Palilingan.(ctr-02/gnr)

-

Artikel Terbaru

Limpahkan Kasus ASN `Nakal` ke KASN

MANADOPOST.ID---Kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN Kotamobagu berinisial SA, segera dilimpahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Bocah 7 Tahun Asal Mitra Ditetapkan Kasus Suspek

MANADOPOST.ID—Bocah laki-laki 7 Tahun asal Kecamatan Tombatu Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) ditetapkan kasus suspek terbaru, berdasarkan data Satgas Covid-19 Mitra, Kamis (29/10) kemarin.

Polres Minsel Ciduk Lima Tersangka Togel

MANADOPOST.ID—Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Polres Minahasa Selatan (Minsel), mengamankan lima tersangka kasus judi togel yang beroperasi di Kecamatan Tumpaan dan Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minsel.

Pantai Malalayang Jadi TPS Sementara

MANADOPOST.ID---Kelurahan Malalayang Satu dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara. Pantauan Manado Post, sampah dari semua kelurahan di Kecamatan Malalayang di buang

Terangi Empat Desa di Morowali Utara, PLN Ukir Sejarah di 75 Tahun Indonesia Merdeka

MANADOPOST.ID – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sulawesi Tengah kembali berhasil melistriki desa