29.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Pedagang `Kumabal` Lawan Protokoler Kesehatan

MANADOPOST.ID—Pedagang tradisional yang berjualan di Pasar Bersehati ‘kepala batu’. Pasalnya banyak pedagang yang melawan protokoler kesehatan ketika berjualan.

Pantauan Manado Post, banyak pedagang yang tidak menggunakan masker ketika berjualan, ada yang menggunakan masker tetapi hanya sampai diduga baik pedagang masih muda, maupun lanjut usia.

Salah satu pedagang sayur ketika diwawancarai mengatakan, lupa membawa masker, dan ketinggalan di rumah. “Di sini kadang Satpol-PP melakukan sweeping,” sebutnya. Hal yang sama juga diungkapkan pedagang rempah-rempah. “Saya lupa pakai masker karena baru selesai makan,” sambungnya.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Yohanis Waworuntu mengatakan, setiap hari tim gabungan yang terdiri dari SatPol-PP, TNI dan Polri melakukan razia di tempat keramaian, di jalan dan pasar.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Menurut dia,  grafik orang yang tidak memakai masker sekarang menurun, berbeda dengan awal-awal razia, banyak yang tidak memakai masker. “Jika kedapatan warga tidak menggunakan masker akan diberikan sanksi sosial yaitu menyapu atau mengangkat sampah,” ujarnya.

Dia juga mengimbau  masyarakat Kota Manado, jika keluar rumah untuk selalu menggunakan masker, jaga jarak, selalu mencuci tangan dengan sabun untuk memutus mata rantai Covid-19. (*/ite)

MANADOPOST.ID—Pedagang tradisional yang berjualan di Pasar Bersehati ‘kepala batu’. Pasalnya banyak pedagang yang melawan protokoler kesehatan ketika berjualan.

Pantauan Manado Post, banyak pedagang yang tidak menggunakan masker ketika berjualan, ada yang menggunakan masker tetapi hanya sampai diduga baik pedagang masih muda, maupun lanjut usia.

Salah satu pedagang sayur ketika diwawancarai mengatakan, lupa membawa masker, dan ketinggalan di rumah. “Di sini kadang Satpol-PP melakukan sweeping,” sebutnya. Hal yang sama juga diungkapkan pedagang rempah-rempah. “Saya lupa pakai masker karena baru selesai makan,” sambungnya.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Yohanis Waworuntu mengatakan, setiap hari tim gabungan yang terdiri dari SatPol-PP, TNI dan Polri melakukan razia di tempat keramaian, di jalan dan pasar.

Menurut dia,  grafik orang yang tidak memakai masker sekarang menurun, berbeda dengan awal-awal razia, banyak yang tidak memakai masker. “Jika kedapatan warga tidak menggunakan masker akan diberikan sanksi sosial yaitu menyapu atau mengangkat sampah,” ujarnya.

Dia juga mengimbau  masyarakat Kota Manado, jika keluar rumah untuk selalu menggunakan masker, jaga jarak, selalu mencuci tangan dengan sabun untuk memutus mata rantai Covid-19. (*/ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/