alexametrics
31.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Akses Jalan Kendaraan Ditutup

Mulai Hari Ini, Pasar Pinasungkulan Terapkan Sistem Ganjil Genap

MANADOPOST.ID–Untuk memutus mata rantai Covid-19, Pemerintah Kota Manado mulai memberlakukan rekayasa di Pasar Pinasungkulan, Karombasan

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Manado Sanil Marentek mengatakan, mulai Selasa (26/5) hari ini Pasar Pinasungkulan akan dilakukan rekayasa. “Untuk jalan di pasar akan ditutup dari kendaraan roda dua dan empat. Area jalan akan dibuat lapak-lapak yang baru,” ujarnya.

Lanjut Sanil, penjual juga akan diundi dan dibuat sistem ganjil genap. Penjual di tengah akan dipindahkan keluar untuk mengurangi kepadatan hanggar.

“Setiap hari akan disemprot disinfektan dan akses masuk dibuat menjadi empat. Di setiap akses masuk akan dilakukan screning ketat pemeriksaan. Karena di situ ada tim medis,” sebutnya.

Dia menegaskan, pembeli dan penjual wajib menggunakan masker. Kalau tidak pakai masker tidak diizinkan masuk ke dalam pasar.

“Rakayasa ini akan kerja sama dengan TNI, Polri, dan instansi lainnya. Rekayasa ini juga akan diberlakukan di Pasar Tuminting dan Bersehati serta pasar tradisional lainnya. Karena pilot project di Pasar Pinasungkulan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Ivan Marthen Sumenda mengatakan, protokoler kesehatan ketat diberlakukan di Pasar Pinasungkulan. Penjual yang berjualan di Pasar Pinasungkulan wajib sudah mengikuti rapid test.

“Penjual yang tidak melakukan rapid test tidak diperkenankan untuk berjualan untuk memutus mata rantai Covid-19. Bagi yang sudah rapid test akan diberikan stiker bebas Covid-19,” pungkasnya. (ite)

MANADOPOST.ID–Untuk memutus mata rantai Covid-19, Pemerintah Kota Manado mulai memberlakukan rekayasa di Pasar Pinasungkulan, Karombasan

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Manado Sanil Marentek mengatakan, mulai Selasa (26/5) hari ini Pasar Pinasungkulan akan dilakukan rekayasa. “Untuk jalan di pasar akan ditutup dari kendaraan roda dua dan empat. Area jalan akan dibuat lapak-lapak yang baru,” ujarnya.

Lanjut Sanil, penjual juga akan diundi dan dibuat sistem ganjil genap. Penjual di tengah akan dipindahkan keluar untuk mengurangi kepadatan hanggar.

“Setiap hari akan disemprot disinfektan dan akses masuk dibuat menjadi empat. Di setiap akses masuk akan dilakukan screning ketat pemeriksaan. Karena di situ ada tim medis,” sebutnya.

Dia menegaskan, pembeli dan penjual wajib menggunakan masker. Kalau tidak pakai masker tidak diizinkan masuk ke dalam pasar.

“Rakayasa ini akan kerja sama dengan TNI, Polri, dan instansi lainnya. Rekayasa ini juga akan diberlakukan di Pasar Tuminting dan Bersehati serta pasar tradisional lainnya. Karena pilot project di Pasar Pinasungkulan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Ivan Marthen Sumenda mengatakan, protokoler kesehatan ketat diberlakukan di Pasar Pinasungkulan. Penjual yang berjualan di Pasar Pinasungkulan wajib sudah mengikuti rapid test.

“Penjual yang tidak melakukan rapid test tidak diperkenankan untuk berjualan untuk memutus mata rantai Covid-19. Bagi yang sudah rapid test akan diberikan stiker bebas Covid-19,” pungkasnya. (ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/