29.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Vaksinasi Efektif Turunkan Kasus Covid-19, Kontu Imbau Harus Dua Dosis

MANADOPOST.ID-Vaksin Hebat dilaksanakan di Kota Manado menjadi langkah strategis Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota, dr. Richard Sualang (AA-RS)  efektif mengendalikan serta berhasil turunkan kasus konfirmasi dan kematian akibat Covid-19.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Manado menjelaskan fakta-faktanya. Menurut Kadis, publikasi CNN, data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC menunjukkan lebih dari 151,6 juta orang Amerika sepenuhnya divaksinasi.

“Pada hari Jumat (25/06) hampir 45,7% dari total populasi AS sudah divaksin setidaknya pada dosis pertama. Perkembangan dalam 6 bulan terakhir kondisi di Amerika Serikat jauh lebih baik dalam pengendalian Covid19. Hal ini menunjukkan bahwa vaksin efektif, meskipun mereka memiliki beberapa batasan perlindungan ketika menghadapi varian virus yang lebih agresif,” ujar mantan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat mengutip publikasi CNN, Jumat (30/06/21).

Dengan gaya khasnya, Pejabat yang bertanggung jawab penuh terhadap Komunikasi Publik Pemerintah Kota Manado ini mencontohkan di Los Angeles County misalnya. ”Karena belum menjalani vaksinasi sejak Desember 2020, 99,8% dari 12.234 orang yang meninggal akibat Covid-19,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kontu juga menjelaskan,  vaksin menjadi sangat penting bagi kita, termasuk di Amerika Serikat karena pada kondisi kekinian, 21 persen jumlah kasus Covid di Amerika Serikat disumbang oleh Varian Delta.

Sumber lain katanya, memberikan gambaran di Inggris yang cakupan vaksinasinya di atas 50% dan Amerika di atas 40%, kasus Covid-19 sudah turun dengan angka yang luar biasa. Awal Januari 2021, kasus di Inggris hingga 70.000, sekarang hanya 2000-3000 kasus per hari.

”Dalam konteks Indonesia, Vaksin Hebat Manado turut memberikan kontribusi penting bagi pencapaian target Vaksinasi Nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey. Merilis data, dari target 40 juta lebih vaksinasi tahap satu dan tahap dua, dengan kelompok sasaran tenaga kesehatan, lanjut usia, dan pelayan publik, sudah 29 juta lebih atau 72 persen sudah divaksin dosis satu, dan 13 juta lebih atau 33 persen lebih sudah divaksin dosis kedua. Khusus tenaga kesehatan dan petugas pelayan publik memang sudah melampaui target, tapi khusus lansia, capaiannya baru mencapai 21 persen dosis satu dan 12 persen dosis dua,” katanya.

Selain itu, Kadis Erwin Kontu menambahkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Manado, dari target sasaran sebanyak 369.259 orang, sudah 158.040 orang atau 42.7% yang melaksanakan Vaksinasi Dosis Satu. Sementara yang sudah melaksanakan Vaksinasi Dosis Tahap Dua mencapai angka 62.734 orang atau hampir 17%. Dari segi target, capain dapat dikatakan melampaui karena pada bulan pertama dengan 20 hari kerja yang ditargetkan 140 ribu.

”Meski demikian kita masih perlu terus menerus mengajak masyarakat untuk aktif terlibat dalam program Vaksin Hebat, baik dosis kesatu maupun dosis kedua karena meskipun tidak memberikan jaminan bebas covid19, data dan fakta telah membuktikan bahwa vaksin efektif turunkan kasus konfirmasi dan kematian akibat Covid19,” ungkapnya. “Jadi, mari jo torang ba vaksin. Jang lupa dua kali neh, dosis satu deng dosis dua,” pungkasnya. (ite)

MANADOPOST.ID-Vaksin Hebat dilaksanakan di Kota Manado menjadi langkah strategis Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota, dr. Richard Sualang (AA-RS)  efektif mengendalikan serta berhasil turunkan kasus konfirmasi dan kematian akibat Covid-19.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Manado menjelaskan fakta-faktanya. Menurut Kadis, publikasi CNN, data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC menunjukkan lebih dari 151,6 juta orang Amerika sepenuhnya divaksinasi.

“Pada hari Jumat (25/06) hampir 45,7% dari total populasi AS sudah divaksin setidaknya pada dosis pertama. Perkembangan dalam 6 bulan terakhir kondisi di Amerika Serikat jauh lebih baik dalam pengendalian Covid19. Hal ini menunjukkan bahwa vaksin efektif, meskipun mereka memiliki beberapa batasan perlindungan ketika menghadapi varian virus yang lebih agresif,” ujar mantan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat mengutip publikasi CNN, Jumat (30/06/21).

Dengan gaya khasnya, Pejabat yang bertanggung jawab penuh terhadap Komunikasi Publik Pemerintah Kota Manado ini mencontohkan di Los Angeles County misalnya. ”Karena belum menjalani vaksinasi sejak Desember 2020, 99,8% dari 12.234 orang yang meninggal akibat Covid-19,” ujarnya.

Kontu juga menjelaskan,  vaksin menjadi sangat penting bagi kita, termasuk di Amerika Serikat karena pada kondisi kekinian, 21 persen jumlah kasus Covid di Amerika Serikat disumbang oleh Varian Delta.

Sumber lain katanya, memberikan gambaran di Inggris yang cakupan vaksinasinya di atas 50% dan Amerika di atas 40%, kasus Covid-19 sudah turun dengan angka yang luar biasa. Awal Januari 2021, kasus di Inggris hingga 70.000, sekarang hanya 2000-3000 kasus per hari.

”Dalam konteks Indonesia, Vaksin Hebat Manado turut memberikan kontribusi penting bagi pencapaian target Vaksinasi Nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey. Merilis data, dari target 40 juta lebih vaksinasi tahap satu dan tahap dua, dengan kelompok sasaran tenaga kesehatan, lanjut usia, dan pelayan publik, sudah 29 juta lebih atau 72 persen sudah divaksin dosis satu, dan 13 juta lebih atau 33 persen lebih sudah divaksin dosis kedua. Khusus tenaga kesehatan dan petugas pelayan publik memang sudah melampaui target, tapi khusus lansia, capaiannya baru mencapai 21 persen dosis satu dan 12 persen dosis dua,” katanya.

Selain itu, Kadis Erwin Kontu menambahkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Manado, dari target sasaran sebanyak 369.259 orang, sudah 158.040 orang atau 42.7% yang melaksanakan Vaksinasi Dosis Satu. Sementara yang sudah melaksanakan Vaksinasi Dosis Tahap Dua mencapai angka 62.734 orang atau hampir 17%. Dari segi target, capain dapat dikatakan melampaui karena pada bulan pertama dengan 20 hari kerja yang ditargetkan 140 ribu.

”Meski demikian kita masih perlu terus menerus mengajak masyarakat untuk aktif terlibat dalam program Vaksin Hebat, baik dosis kesatu maupun dosis kedua karena meskipun tidak memberikan jaminan bebas covid19, data dan fakta telah membuktikan bahwa vaksin efektif turunkan kasus konfirmasi dan kematian akibat Covid19,” ungkapnya. “Jadi, mari jo torang ba vaksin. Jang lupa dua kali neh, dosis satu deng dosis dua,” pungkasnya. (ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/