25.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Realisasi Pajak Baru 70 Miliar, Wali Kota Manado Minta Ditingkatkan

MANADOPOST.ID–Realisasi pajak Pemkot Manado hingga Mei 2021 baru mencapai Rp 70-an miliar  dari target 2021 sebesar Rp 300 miliar.

Ini terungkap dalam rapat yang dipimpin
Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang bersama para pejabat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Senin (31/05/21).

“Realisasi 70-an miliar ini terlalu lambat, makanya perlu didorong kerja-kerja Bapenda dalam hal pengelolaan pendapatan dan pajak retribusi,” kata wali kota.

Wali kota meminta update PBB dan pajak-pajak lainnya termasuk mengejar hutang di-stressing. “Kita harus mencapai target dengan waktu tujuh bulan mana yang harus kita lakukan,” tegasnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Wali kota menanyakan beberapa hal berkenaan dengan realisasi pajak dan kendala-kendala yang dihadapi di lapangan. “Kedepannya diharapkan saya mendapatkan peta potensi pajak di Kota Manado. Pajak hotel dan restoran masih menjadi andalan pendapatan pajak,” katanya.

Wali kota juga menanyakan beberapa pengusaha hotel dan restoran yang belum membayar pajak, bulan-bulan tertentu yang masih ‘bolong’ atau belum sempat membayar pajak.

“Harus ada kiat-kiat dan upaya meningkatkan pendapatan. Pembayaran pajak yang baik akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur yang baik untuk kepentingan masyarakat,”  kata Andrei Angouw.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Richard Sualang mengatakan, tak ada cara selain meningkatkan pendapatan yaitu tingkatkan kinerja.

“Tingkatkan etos kerja, mari kita berjalan bersama dalam gerbong ‘kapal’ yang sama,” pungkas Richard Sualang.

Diketahui, iut dibahas soal PBB dan NJOP yakni NJOP Bumi dan NJOP Bangunan termasuk zona nilai tanah, boulevard II, ringroad dan perumahan. (ite)

MANADOPOST.ID–Realisasi pajak Pemkot Manado hingga Mei 2021 baru mencapai Rp 70-an miliar  dari target 2021 sebesar Rp 300 miliar.

Ini terungkap dalam rapat yang dipimpin
Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang bersama para pejabat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Senin (31/05/21).

“Realisasi 70-an miliar ini terlalu lambat, makanya perlu didorong kerja-kerja Bapenda dalam hal pengelolaan pendapatan dan pajak retribusi,” kata wali kota.

Wali kota meminta update PBB dan pajak-pajak lainnya termasuk mengejar hutang di-stressing. “Kita harus mencapai target dengan waktu tujuh bulan mana yang harus kita lakukan,” tegasnya.

Wali kota menanyakan beberapa hal berkenaan dengan realisasi pajak dan kendala-kendala yang dihadapi di lapangan. “Kedepannya diharapkan saya mendapatkan peta potensi pajak di Kota Manado. Pajak hotel dan restoran masih menjadi andalan pendapatan pajak,” katanya.

Wali kota juga menanyakan beberapa pengusaha hotel dan restoran yang belum membayar pajak, bulan-bulan tertentu yang masih ‘bolong’ atau belum sempat membayar pajak.

“Harus ada kiat-kiat dan upaya meningkatkan pendapatan. Pembayaran pajak yang baik akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur yang baik untuk kepentingan masyarakat,”  kata Andrei Angouw.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Richard Sualang mengatakan, tak ada cara selain meningkatkan pendapatan yaitu tingkatkan kinerja.

“Tingkatkan etos kerja, mari kita berjalan bersama dalam gerbong ‘kapal’ yang sama,” pungkas Richard Sualang.

Diketahui, iut dibahas soal PBB dan NJOP yakni NJOP Bumi dan NJOP Bangunan termasuk zona nilai tanah, boulevard II, ringroad dan perumahan. (ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/