29.4 C
Manado
Senin, 27 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Tarif Tes Antigen Ikut Turun, Segini Harganya

- Advertisement -

MANADOPOST.ID— Setelah menurunkan tarif tes Polymerase Chain Reaction (PCR) PT Kimia Farma Tbk juga menurunkan tarif swab test antigen.

Plt Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) Agus Chandra menuturkan, harga tes antigen menjadi Rp85.000 untuk jenis alat regular dan untuk merk Abbot Panbio turun jadi Rp125.000. “Selain menurunkan harga tes PCR Rp495.000, kami juga menurunkan tarif/harga swab/rapid test antigen,” ujarnya.

Agus menambahkan profesionalisme akan berlaku pada seluruh klinik Kimia Farma yang menyelenggarakan tes PCR dan swab Antigen. “Kimia Farma siap membantu pemerintah dalam melakukan pemeriksaan atau testing Covid-19,” katanya.

Sementara itu, penurunan tarif tes Covid-19 itu dalam rangka menjalankan keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tentang penurunan harga tes PCR) berdasarkan Surat Edaran (SE) Dirjen Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2824/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription PCR yang berlaku mulai 17 Agustus.

- Advertisement -

“Kimia Farma langsung melaksanakan arahan pemerintah tentang penurunan tarif tes PCR sebagai bentuk komitmen kami untuk memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Dengan demikian akan semakin mudah bagi masyarakat untuk mengakses tes COVID-19 yang berujung pada perbaikan iklim Kesehatan Indonesia secara menyeluruh,” kata Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk Verdi Budidarmo.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo meminta agar harga maksimal tes PCR sebesar Rp550 ribu dan hasilnya dapat diketahui maksimal 1×24 jam. Tes PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS CoV-2 dengan mendeteksi DNA virus. WHO juga merekomendasikan metode tes PCR untuk mendeteksi COVID-19. Presiden Jokowi berharap dengan rentang harga tersebut maka tes COVID-19 akan semakin banyak. (antara/jpnn)

MANADOPOST.ID— Setelah menurunkan tarif tes Polymerase Chain Reaction (PCR) PT Kimia Farma Tbk juga menurunkan tarif swab test antigen.

Plt Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) Agus Chandra menuturkan, harga tes antigen menjadi Rp85.000 untuk jenis alat regular dan untuk merk Abbot Panbio turun jadi Rp125.000. “Selain menurunkan harga tes PCR Rp495.000, kami juga menurunkan tarif/harga swab/rapid test antigen,” ujarnya.

Agus menambahkan profesionalisme akan berlaku pada seluruh klinik Kimia Farma yang menyelenggarakan tes PCR dan swab Antigen. “Kimia Farma siap membantu pemerintah dalam melakukan pemeriksaan atau testing Covid-19,” katanya.

Sementara itu, penurunan tarif tes Covid-19 itu dalam rangka menjalankan keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tentang penurunan harga tes PCR) berdasarkan Surat Edaran (SE) Dirjen Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2824/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription PCR yang berlaku mulai 17 Agustus.

“Kimia Farma langsung melaksanakan arahan pemerintah tentang penurunan tarif tes PCR sebagai bentuk komitmen kami untuk memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Dengan demikian akan semakin mudah bagi masyarakat untuk mengakses tes COVID-19 yang berujung pada perbaikan iklim Kesehatan Indonesia secara menyeluruh,” kata Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk Verdi Budidarmo.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo meminta agar harga maksimal tes PCR sebesar Rp550 ribu dan hasilnya dapat diketahui maksimal 1×24 jam. Tes PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS CoV-2 dengan mendeteksi DNA virus. WHO juga merekomendasikan metode tes PCR untuk mendeteksi COVID-19. Presiden Jokowi berharap dengan rentang harga tersebut maka tes COVID-19 akan semakin banyak. (antara/jpnn)

Most Read

Artikel Terbaru

/