32.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Meski Terapkan Pola Hidup Sehat Deddy Corbuzier Kena Covid-19, Ini Penjelasan Dokter Gunawan

MANADOPOST.ID— Menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya, Deddy Corbuzier tak habis pikir dirinya positif Covid-19 bahkan diserang badai Sitokin.

Dalam podcast dengan Dokter Gunawan, dokter yang merawatnya hingga sembuh, Deddy bertanya mengapa hal tersebut bisa terjadi.

“Pada saat itu saya masuk badai sitokin, kok bisa? Kenapa ada yang kena baik-baik aja, padahal tidak lebih sehat dibanding saya?” tanya Deddy kepada Dokter Gunawan, Minggu (22/8).

Menjawab pertanyaan itu, Dokter Gunawan mengatakan bahwa memang jika dalam teori, orang sehat harusnya lebih dapat bertahan. Namun, dalam kondisi Deddy, itu tidak terjadi karena respons imun tubuh yang berlebihan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Ada beberapa teori, yang sehat respons imunnya berlebihan. Jadi, sel darah putih (untuk imunitas) yang mengenali virusnya memberikan dia (virus) makan, waktu dia makan (sel darah putih), virus itu sulit dibunuh, jadi sel darah putih itu bunuh diri. Waktu dia (sel darah putih) bunuh diri, dia pecah dan mengeluarkan zat peradangan, itu yang terjadi kalau respons imun berlebihan,” ungkap dia.

Dikatakan dalam penelitian bahwa orang yang berolahraga 150 menit dalam 1 minggu tidak mudah untuk terserang penyakit, hal itu benar, namun tidak berlaku bagi virus Covid-19.

“Betul, tapi untuk covid ini tidak berlaku. Itu adalah riset dari skala besar, masalahnya covid ini respons imun masing-masing orang berbeda-beda, kadang kita menangani pasien case by case, tidak bisa langsung tembak,” ujarnya.

Deddy juga bertanya, apakah pola hidupnya yang sehat membantu dirinya melewati masa krisis. Hal itu pun dibenarkan oleh Dokter Gunawan. “Iya (membantu), karena waktu treatment itu responsnya cukup responsif dan dalam waktu 1×24 jam itu demam dan tanda peradangan langsung turun dan masa recovery lebih cepat dengan yang memang sudah ada komorbid atau lansia. Obesitas mempengaruhi sekali,” katanya. (jawapos.com)

MANADOPOST.ID— Menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya, Deddy Corbuzier tak habis pikir dirinya positif Covid-19 bahkan diserang badai Sitokin.

Dalam podcast dengan Dokter Gunawan, dokter yang merawatnya hingga sembuh, Deddy bertanya mengapa hal tersebut bisa terjadi.

“Pada saat itu saya masuk badai sitokin, kok bisa? Kenapa ada yang kena baik-baik aja, padahal tidak lebih sehat dibanding saya?” tanya Deddy kepada Dokter Gunawan, Minggu (22/8).

Menjawab pertanyaan itu, Dokter Gunawan mengatakan bahwa memang jika dalam teori, orang sehat harusnya lebih dapat bertahan. Namun, dalam kondisi Deddy, itu tidak terjadi karena respons imun tubuh yang berlebihan.

“Ada beberapa teori, yang sehat respons imunnya berlebihan. Jadi, sel darah putih (untuk imunitas) yang mengenali virusnya memberikan dia (virus) makan, waktu dia makan (sel darah putih), virus itu sulit dibunuh, jadi sel darah putih itu bunuh diri. Waktu dia (sel darah putih) bunuh diri, dia pecah dan mengeluarkan zat peradangan, itu yang terjadi kalau respons imun berlebihan,” ungkap dia.

Dikatakan dalam penelitian bahwa orang yang berolahraga 150 menit dalam 1 minggu tidak mudah untuk terserang penyakit, hal itu benar, namun tidak berlaku bagi virus Covid-19.

“Betul, tapi untuk covid ini tidak berlaku. Itu adalah riset dari skala besar, masalahnya covid ini respons imun masing-masing orang berbeda-beda, kadang kita menangani pasien case by case, tidak bisa langsung tembak,” ujarnya.

Deddy juga bertanya, apakah pola hidupnya yang sehat membantu dirinya melewati masa krisis. Hal itu pun dibenarkan oleh Dokter Gunawan. “Iya (membantu), karena waktu treatment itu responsnya cukup responsif dan dalam waktu 1×24 jam itu demam dan tanda peradangan langsung turun dan masa recovery lebih cepat dengan yang memang sudah ada komorbid atau lansia. Obesitas mempengaruhi sekali,” katanya. (jawapos.com)

Most Read

Artikel Terbaru

/