33.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

BIKIN PUSING! Tangkal Omicron Varian BA.4 dan BA.5, Dokter Thailand Sarankan Booster Sampai 3 Kali

MANADOPOST.ID–Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 lebih menular dan ditetapkan sebagai variant of concern oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Vaksinasi menjadi kunci perlindungan dari keparahan dan kematian.

Bahkan tak cukup dosis ketiga atau sekali booster, tetapi ahli menyarankan dosis keempat atau booster tambahan.

Dilansir dari Thai PBS World, Selasa (28/6), seorang dokter senior Thailand telah memperingatkan orang-orang untuk tidak meremehkan ancaman yang ditimbulkan subvarian Covid-19 Omicron BA.4 dan BA.5. Dia merekomendasikan suntikan booster tambahan.

Menurut dia, hal itu dapat membantu meringankan konsekuensi serius dari infeksi oleh virus yang bermutasi. Dekan Fakultas Kedokteran di Rumah Sakit Siriraj, Profesor Dr. Prasit Watanapa mengatakan, meskipun tidak ada bukti jelas bahwa subvarian BA.4 dan BA.5 dapat menyebabkan gejala yang lebih serius, ada beberapa yang telah melaporkan bahwa mereka mentransmisikan lebih cepat dan mulai menyalip subvarian BA.2 saat ini.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Booster 2 kali dan 3 Kali

Dia mengatakan, lebih banyak suntikan booster dapat membantu melindungi orang dari infeksi subvarian baru. Dia menyarankan, mereka yang telah menerima tiga dosis vaksin untuk menerima dosis keempat atau booster 2 kali dan staf medis garis depan untuk menerima suntikan kelima atau booster 3 kali.

Sementara itu, Sekretaris Tetap Kesehatan Masyarakat Thailand Dr. Kiattibhoom Vongrachit mengatakan, di Amerika Serikat dan Inggris, ditemukan bahwa subvarian BA.4 dan BA.5 menyebar lebih cepat daripada subvarian BA.2 sebesar 1,3–1,4 kali.

Dia juga mengatakan, belum ada laporan subvarian BA.4 dan BA.5 yang menyebabkan gejala yang lebih serius di Thailand. Hampir 140 juta dosis vaksin telah diberikan di Thailand sejauh ini.

Dia menjelaskan, sebanyak 60 juta orang telah menerima setidaknya dosis pertama. Mengenai vaksinasi anak-anak berusia enam bulan hingga lima tahun, dia mengatakan, Food and Drug Administration AS telah menyetujui vaksinasi kelompok ersebut. Sebab anak-anak merupakan kelompok rentan tertular yang belum divaksinasi seluruhnya.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 lebih menular dan ditetapkan sebagai variant of concern oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Vaksinasi menjadi kunci perlindungan dari keparahan dan kematian.

Bahkan tak cukup dosis ketiga atau sekali booster, tetapi ahli menyarankan dosis keempat atau booster tambahan.

Dilansir dari Thai PBS World, Selasa (28/6), seorang dokter senior Thailand telah memperingatkan orang-orang untuk tidak meremehkan ancaman yang ditimbulkan subvarian Covid-19 Omicron BA.4 dan BA.5. Dia merekomendasikan suntikan booster tambahan.

Menurut dia, hal itu dapat membantu meringankan konsekuensi serius dari infeksi oleh virus yang bermutasi. Dekan Fakultas Kedokteran di Rumah Sakit Siriraj, Profesor Dr. Prasit Watanapa mengatakan, meskipun tidak ada bukti jelas bahwa subvarian BA.4 dan BA.5 dapat menyebabkan gejala yang lebih serius, ada beberapa yang telah melaporkan bahwa mereka mentransmisikan lebih cepat dan mulai menyalip subvarian BA.2 saat ini.

Booster 2 kali dan 3 Kali

Dia mengatakan, lebih banyak suntikan booster dapat membantu melindungi orang dari infeksi subvarian baru. Dia menyarankan, mereka yang telah menerima tiga dosis vaksin untuk menerima dosis keempat atau booster 2 kali dan staf medis garis depan untuk menerima suntikan kelima atau booster 3 kali.

Sementara itu, Sekretaris Tetap Kesehatan Masyarakat Thailand Dr. Kiattibhoom Vongrachit mengatakan, di Amerika Serikat dan Inggris, ditemukan bahwa subvarian BA.4 dan BA.5 menyebar lebih cepat daripada subvarian BA.2 sebesar 1,3–1,4 kali.

Dia juga mengatakan, belum ada laporan subvarian BA.4 dan BA.5 yang menyebabkan gejala yang lebih serius di Thailand. Hampir 140 juta dosis vaksin telah diberikan di Thailand sejauh ini.

Dia menjelaskan, sebanyak 60 juta orang telah menerima setidaknya dosis pertama. Mengenai vaksinasi anak-anak berusia enam bulan hingga lima tahun, dia mengatakan, Food and Drug Administration AS telah menyetujui vaksinasi kelompok ersebut. Sebab anak-anak merupakan kelompok rentan tertular yang belum divaksinasi seluruhnya.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/