32.4 C
Manado
Rabu, 17 Agustus 2022

Yoga Bantu Atasi Masalah Tulang Belakang Teratasi Cindy Wurangian

DI usianya hampir kepala 4, Cindy Wurangian masih terlihat abg. Rahasianya? Yoga! Tugasnya sebagai wakil rakyat memang menguras tenaga dan pikiran. Itulah kenapa, yoga mampu membuatnya tetap bugar. Dan yang terpenting, menjaga mental.

Semua bermula di tahun 2015. Kala itu, Cindy mencari sarana olahraga. Akhirnya ia melihat ada yoga. “Dari situ saya ikut kelas private-nya bersama tiga teman. Kelasnya seminggu dua sampai tiga kali,” ceritanya.

Awal-awal mulai, ia tidak terlalu begitu suka. Menurutnya susah dan agak membosankan karena berbeda dengan olahraga lainnya. Tapi karena sudah terlanjur membayar kelas, akhirnya mau tidak mau dijalani. “Eh, akhirnya kecantol. Karena semakin kita rutin, perubahan di tubuh benar-benar terasa dan akhirnya mau belajar terus,” jelas Cindy.

Selain melatih fisik, mental dan spiritual, ada satu masalah yang dia tak sadar bisa teratasi. “Saya kan punya masalah tulang belakang. Eh tahunya sembuh sendiri. Padahal tidak tahu dari awal kalau yoga bisa menyembuhkan itu juga,” jawab perempuan yang hobi traveling ini.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Selain banyak efek positifnya, alasan lain kenapa Cindy juga jatuh cinta dengan yoga karena tidak ribet. Yoga bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Tak perlu bawa peralatan dan tidak perlu sepatu. Jadwal yoga juga bisa menyesuaikan waktu dan kesempatan. “Intinya, jika yoga ini dianggap penting, pasti kamu akan bisa meluangkan waktu untuk melakukannya. Kalau saya biasanya yoga di pagi hari. Biasanya 1 sampai 2 jam. Kalau keburu waktu, 20 sampai 30 menit sudah cukup,” tuturnya.

Namun, kadang Cindy juga skip yoga dengan alasan bermacam-macam. Seperti sibuk, ada anak-anaknya yang mengganggu, anjing peliharaan yang mondar-mandir atau matras belum dicuci. “Tapi saya meditasi dan latihan pernapasan setiap hari. Kalau mau latihan yoga, coba 5 sampai 10 kali dulu ikut. Nanti bisa terjawab, apa yoga kamu butuhkan atau tidak,” paparnya.

Untuk durasi gerakan efektif yoga, menurut Cindy, bisa 1 sampai 5 menit. Asalkan dilakukan dengan pose yang benar. Seperti untuk meditasi, strength atau flexibility. “Secara umum, ‘teknik’ yoga ada di napas kita. Cara kita bernapas saat melakukan asanas,” ungkap legislator Partai Golkar ini. Teknik lain dari yoga, lanjut Cindy, soal alignment supaya badan tidak cidera. Ia menekankan, hal ini paling efektif saat diawasi oleh yoga instructor karena ada banyak sekali pose di yoga. “Tiap pose memiliki ceritanya sendiri. Menarik kan?” tuturnya.

Ditanya soal pengalaman menarik saat mengikuti yoga, ada beberapa. Salah satu yang tak terlupakan saat ia pernah tertidur pulas. “Pas savasana. Itu adalah resting pose yang mandatory dilakukan di akhir sesi yoga. Pas bangun, kelas sudah kosong, hehe,” kenangnya. Pengalaman berharga lainnya saat ia bisa mengikuti event yoga. Seperti Yoga School di Yandara International Yoga Academy dari America. Cindy mengikuti kelas selama kurang lebih 1 bulan di Singaraja, Bali. “Yoga is forever gonna be a part of my life,” kuncinya. (*)

DI usianya hampir kepala 4, Cindy Wurangian masih terlihat abg. Rahasianya? Yoga! Tugasnya sebagai wakil rakyat memang menguras tenaga dan pikiran. Itulah kenapa, yoga mampu membuatnya tetap bugar. Dan yang terpenting, menjaga mental.

Semua bermula di tahun 2015. Kala itu, Cindy mencari sarana olahraga. Akhirnya ia melihat ada yoga. “Dari situ saya ikut kelas private-nya bersama tiga teman. Kelasnya seminggu dua sampai tiga kali,” ceritanya.

Awal-awal mulai, ia tidak terlalu begitu suka. Menurutnya susah dan agak membosankan karena berbeda dengan olahraga lainnya. Tapi karena sudah terlanjur membayar kelas, akhirnya mau tidak mau dijalani. “Eh, akhirnya kecantol. Karena semakin kita rutin, perubahan di tubuh benar-benar terasa dan akhirnya mau belajar terus,” jelas Cindy.

Selain melatih fisik, mental dan spiritual, ada satu masalah yang dia tak sadar bisa teratasi. “Saya kan punya masalah tulang belakang. Eh tahunya sembuh sendiri. Padahal tidak tahu dari awal kalau yoga bisa menyembuhkan itu juga,” jawab perempuan yang hobi traveling ini.

Selain banyak efek positifnya, alasan lain kenapa Cindy juga jatuh cinta dengan yoga karena tidak ribet. Yoga bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Tak perlu bawa peralatan dan tidak perlu sepatu. Jadwal yoga juga bisa menyesuaikan waktu dan kesempatan. “Intinya, jika yoga ini dianggap penting, pasti kamu akan bisa meluangkan waktu untuk melakukannya. Kalau saya biasanya yoga di pagi hari. Biasanya 1 sampai 2 jam. Kalau keburu waktu, 20 sampai 30 menit sudah cukup,” tuturnya.

Namun, kadang Cindy juga skip yoga dengan alasan bermacam-macam. Seperti sibuk, ada anak-anaknya yang mengganggu, anjing peliharaan yang mondar-mandir atau matras belum dicuci. “Tapi saya meditasi dan latihan pernapasan setiap hari. Kalau mau latihan yoga, coba 5 sampai 10 kali dulu ikut. Nanti bisa terjawab, apa yoga kamu butuhkan atau tidak,” paparnya.

Untuk durasi gerakan efektif yoga, menurut Cindy, bisa 1 sampai 5 menit. Asalkan dilakukan dengan pose yang benar. Seperti untuk meditasi, strength atau flexibility. “Secara umum, ‘teknik’ yoga ada di napas kita. Cara kita bernapas saat melakukan asanas,” ungkap legislator Partai Golkar ini. Teknik lain dari yoga, lanjut Cindy, soal alignment supaya badan tidak cidera. Ia menekankan, hal ini paling efektif saat diawasi oleh yoga instructor karena ada banyak sekali pose di yoga. “Tiap pose memiliki ceritanya sendiri. Menarik kan?” tuturnya.

Ditanya soal pengalaman menarik saat mengikuti yoga, ada beberapa. Salah satu yang tak terlupakan saat ia pernah tertidur pulas. “Pas savasana. Itu adalah resting pose yang mandatory dilakukan di akhir sesi yoga. Pas bangun, kelas sudah kosong, hehe,” kenangnya. Pengalaman berharga lainnya saat ia bisa mengikuti event yoga. Seperti Yoga School di Yandara International Yoga Academy dari America. Cindy mengikuti kelas selama kurang lebih 1 bulan di Singaraja, Bali. “Yoga is forever gonna be a part of my life,” kuncinya. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/