24.4 C
Manado
Selasa, 9 Agustus 2022

Makan Besar Saat Lebaran, Ini Saran Pakar Kesehatan

MANADOPOST.ID—Merayakan Idul Fitri tak lengkap jika makanan khasnya tidak disantap. Tapi hati-hati, opor ayam Cs itu bisa mengganggu kesehatan jika tak diatur dengan baik. Ada tips dari pakar kesehatan untuk mensterilkan tubuh dari hidangan Lebaran.

”Santan memiliki kandungan lemak, termasuk asam lemak jenuh. Intinya, jangan terlalu banyak ambil santannya. Mau makan lemak jenuh, siasati setelah itu dengan serat supaya bisa menurunkan absorbsi lemak yang kita makan. Pilih hidangan sayur yang tak mengandung santan di dalamnya,” kata dokter spesialis gizi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Anna Maurina Singal seperti dilansir dari Antara dalam bincang RSUI via daring pada Jumat (14/5), dikutip dari jawapos.com.

Ternyata bukan saja santapan santan yang bisa memicu penyakit dalam tubuh. Hidangan manis termasuk minuman bersoda juga harus diwaspadai. Anna menyarankan untuk meningkatkan asupan serat usai menyantap hidangan tersebut. Misalnya dari buah-buahan yang lagi mengandung serat, ditambah air minum yang cukup.

Asupan serat dan cairan cukup bisa membantu pencernaan bekerja secara baik dan mencegah terkena sembelit ataupun kembung, yang diderita sebagian orang usai merayakan Lebaran.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

”Lemak yang sangat tinggi dalam makanan membutuhkan pencernaan lebih lama. Konsumsi lemak tinggi membuat lambung bekerja lebih lama, makanan mengandung lemak lebih lama dalam lambung, oleh sebab itu (makanan) yang ada lemaknya diturunkan (porsinya). Intake lemak jangan terlalu tinggi, intake sayuran dan asupan cairan yang cukup,” terang Anna.(*)

MANADOPOST.ID—Merayakan Idul Fitri tak lengkap jika makanan khasnya tidak disantap. Tapi hati-hati, opor ayam Cs itu bisa mengganggu kesehatan jika tak diatur dengan baik. Ada tips dari pakar kesehatan untuk mensterilkan tubuh dari hidangan Lebaran.

”Santan memiliki kandungan lemak, termasuk asam lemak jenuh. Intinya, jangan terlalu banyak ambil santannya. Mau makan lemak jenuh, siasati setelah itu dengan serat supaya bisa menurunkan absorbsi lemak yang kita makan. Pilih hidangan sayur yang tak mengandung santan di dalamnya,” kata dokter spesialis gizi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Anna Maurina Singal seperti dilansir dari Antara dalam bincang RSUI via daring pada Jumat (14/5), dikutip dari jawapos.com.

Ternyata bukan saja santapan santan yang bisa memicu penyakit dalam tubuh. Hidangan manis termasuk minuman bersoda juga harus diwaspadai. Anna menyarankan untuk meningkatkan asupan serat usai menyantap hidangan tersebut. Misalnya dari buah-buahan yang lagi mengandung serat, ditambah air minum yang cukup.

Asupan serat dan cairan cukup bisa membantu pencernaan bekerja secara baik dan mencegah terkena sembelit ataupun kembung, yang diderita sebagian orang usai merayakan Lebaran.

”Lemak yang sangat tinggi dalam makanan membutuhkan pencernaan lebih lama. Konsumsi lemak tinggi membuat lambung bekerja lebih lama, makanan mengandung lemak lebih lama dalam lambung, oleh sebab itu (makanan) yang ada lemaknya diturunkan (porsinya). Intake lemak jangan terlalu tinggi, intake sayuran dan asupan cairan yang cukup,” terang Anna.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/