Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Adobe Hadirkan Asisten AI Generatif di Creative Cloud, Bantu Desainer Lebih Produktif

Prisilia Rumengan • Kamis, 13 November 2025 | 13:38 WIB

firefly adobe
firefly adobe

MANADOPOST.ID- Raksasa perangkat lunak kreatif Adobe Inc. resmi memperkenalkan asisten AI generatif terbaru yang terintegrasi ke dalam platform Creative Cloud.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam transformasi dunia desain digital yang kini semakin bergantung pada kecerdasan buatan.

Fitur baru ini dirancang untuk membantu para desainer, editor video, dan fotografer bekerja lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas.

Menurut laporan dari TechAimAG, asisten AI Adobe mampu memahami konteks proyek kreatif pengguna dan memberikan saran otomatis.

Misalnya, sistem dapat merekomendasikan palet warna, gaya desain, hingga layout yang paling sesuai berdasarkan isi proyek.

Adobe menamai teknologi ini “Firefly Design Assistant”, bagian dari ekspansi besar ekosistem Adobe Sensei AI.

Fitur ini juga dapat menghasilkan visual generatif berbasis teks seperti “buat poster retro warna hangat dengan nuansa 80-an”.

Bagi pengguna Premiere Pro, asisten AI ini mampu memotong video otomatis berdasarkan ritme musik atau ekspresi wajah.

Sementara di Photoshop, AI dapat mengenali objek kompleks dan melakukan penghapusan latar belakang hanya dalam satu klik.

Adobe menyebut integrasi ini sebagai “kolaborasi manusia-AI” yang dirancang untuk meningkatkan kreativitas, bukan menggantikannya.

Baca Juga: Banyak Perusahaan AI Gagal Lindungi Data Pengguna

Menurut Chief Product Officer Adobe, Ely Greenfield, teknologi ini dikembangkan untuk “memperkuat intuisi kreatif manusia.”

Fitur ini juga mendukung input suara, memungkinkan pengguna memberikan instruksi verbal langsung saat bekerja di aplikasi.

Selain itu, semua hasil generatif dilengkapi label “Content Credentials”, yang berfungsi untuk membedakan karya asli dan buatan AI.

Dengan pendekatan ini, Adobe ingin menjaga keaslian dan transparansi karya digital di era AI.

Banyak desainer menyambut positif inovasi ini karena menghemat waktu hingga 40% dalam alur kerja proyek mereka.

Adobe juga memastikan semua data kreatif pengguna diproses secara lokal dan aman tanpa disimpan di cloud publik.

Langkah ini memperkuat posisi Adobe sebagai pemimpin inovasi di industri kreatif global yang semakin kompetitif.

Asisten AI generatif ini diperkirakan akan tersedia penuh di seluruh pengguna Creative Cloud pada awal 2026.

Era baru desain digital telah dimulai, di mana AI dan manusia berkolaborasi untuk menciptakan karya luar biasa. (AR)

Editor : Prisilia Rumengan
#adobe ai #cloud #Digital Art #tech #creative #Editing #inovasi